Lazismu Solo Bersama Aisyiyah Salurkan Gerobak untuk Penguatan Ekonomi

Ditulis oleh jf
23:33, 12/04/2021
Cover Lazismu Solo Bersama Aisyiyah Salurkan Gerobak untuk Penguatan Ekonomi

SURAKARTA - Pemberdayaan ekonomi melalui sektor UMKM terus digalakkan oleh Lazismu Solo. Kali ini Lazismu Solo bekerja sama dengan Majlis Ekonomi dan Kewirausahaan Aisyiyah Kota Surakarta menyalurkan bantuan gerobak usaha kepada Ibu Asih. 

Ibu Asih sehari-hari berjualan tahu kupat di depan Pegadaian Gading. Tapi setahun terakhir kondisi gerobak sudah tidak layak, maka inisiatif Pimpinan Aisyiyah untuk mengajukan bantuan kepada Lazismu. 

Sinergi berkelanjutan antara Lazismu dan MEK PDA tersebut akhirnya berhasil merealisasikan gerobak ke-6, dari seluruh gerobak yang sudah diberikan kepada penerima manfaat. 

Ibu Prawi, perwakilan MEK PDA mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terus berlangsung hingga saat ini.

"Terbukti bantuan gerobak ataupun modal usaha selama ini sangat bermanfaat khususnya bagi ibu-ibu jamaah Aisyiyah untuk mengembangkan usahanya,” ujar Prawi.

Ditemui disela-sela serah terima gerobak, Ibu Asih mengatakan bahwa usahanya ini adalah melanjutkan usaha orang tua. Karena selama pandemi usahanya terdampak maka rencana untuk memperbaiki gerobak urung dilaksanakan. 

"Alhamdulillah, karena sering mengikuti pengajian Aisyiyah di Ranting ada informasi bantuan gerobak dari Lazismu, saya mengajukan kepada Pimpinan Ranting Aisyiyah,” ungkapnya. 

Hal yang sama dikatakan oleh Isnan, bagian Program Lazismu Solo. Ia menyebut bahwa bantuan gerobak usaha merupakan komitmen Lazismu untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan yang berkelanjutan. 

“Menggalakkan dana-dana zakat untuk program yang produktif adalah ikhtiar bersama kita bertahan menghadapi pandemi,” ujar Isnan. 

Menurutnya, dana yang diamanahkan oleh muzakki dan donatur kepada Lazismu akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan dan tepat sasaran untuk dibantu. Sehingga tercipta proses kemandirian dan pendayagunaan yang berkelanjutan dan bukan hanya jangka pendek. 

Reporter: Yusuf