SIGAP RESPONS BANJIR BANDANG DI KABUPATEN PATI, LAZISMU DAN MDMC SERAHKAN BANTUAN KOMPOR GAS

Ditulis oleh Doddy
Ditulis pada 17:28, 06/07/2022
Cover SIGAP RESPONS BANJIR BANDANG DI KABUPATEN PATI, LAZISMU DAN MDMC SERAHKAN BANTUAN KOMPOR GAS
KABUPATEN PATI -- Banjir bandang yang terjadi pada Senin (29/06) malam di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah menyebabkan kerusakan pada rumah warga. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), 26 rumah mengalami kerusakan kategori sedang hingga berat. Rumah-rumah terdampak tersebut berada di Desa Tunjungrejo RT. 02 RW. 05 dan RT. 02 RW. 06.

Merespons kejadian ini, Muhammadiyah melalui Lazismu bersama beberapa personil Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Pati bergerak untuk membantu. Selain bantuan moral berupa kehadiran dan tenaga di lokasi bencana, Muhammadiyah juga memberikan bantuan material untuk meringankan beban warga terdampak banjir bandang tersebut.

Bantuan yang diberikan berupa 22 unit kompor gas yang diberikan kepada 22 kepala keluarga (KK) terdampak banjir bandang yang telah kehilangan berbagai peralatan dapur serta harta benda lainnya. Bantuan ini diserahkan oleh Lazismu Kabupaten Pati secara langsung kepada Kepala Desa Tunjungrejo Margoyoso, Ali Zuhdi di Balai Desa pada Rabu (29/06).

Ali Zuhdi mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Muhammadiyah kepada warganya. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti mengingat banjir bandang yang datang tiba-tiba tersebut menyebabkan banyak warga kehilangan harta benda, terutama peralatan rumah tangga. "Bantuan ini sangat berarti dan diperlukan oleh sebagian warga terdampak yang banyak kehilangan peralatan rumah tangga akibat bencana banjir bandang yang datang secara tiba-tiba pada hari Senin malam kemarin," ujarnya.

Manajer Lazismu Kabupaten Pati, Bukhori Muslim menyebutkan, bantuan yang diberikan oleh pihaknya ini merupakan wujud empati atas kejadian bencana guna meringankan beban bagi warga yang terdampak banjir bandang tersebut. "Lazismu Pati memberikan bantuan ini sebagai wujud empati dalam rangka meringankan beban warga terdampak bencana," terangnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, beberapa di antara rumah yang diterjang banjir bandang roboh. Sebelum diterjang banjir bandang, daerah tersebut diguyur hujan deras sehingga menyebabkan jebolnya tanggul sungai sepanjang 25 meter. Jebolnya tanggul tersebut karena tidak mampu menahan derasnya air sungai yang berhulu di Pegunungan Muria dan Kendeng Utara.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]