WARNAI SATU ABAD MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA, LAZISMU SALURKAN BANTUAN LIMA PILAR

Ditulis oleh Doddy
Ditulis pada 15:24, 03/11/2021
Cover WARNAI SATU ABAD MUHAMMADIYAH KOTA SURABAYA, LAZISMU SALURKAN BANTUAN LIMA PILAR
KOTA SURABAYA -- Milad Muhammadiyah ke-109 dan Satu Abad Muhammadiyah Kota Surabaya diwarnai dengan kegiatan Pentasyarufan Program Lima Pilar Lazismu Kota Surabaya di Aula Pusat Pemuda Muhammadiyah (PUSDAM), Jalan Wuni No. 09 Kota Surabaya pada Sabtu (30/10). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya H. Hamri Al Jauhari, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur Aditio Yudono, serta Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Surabaya Sunarko.

Ketua PDM Kota Surabaya, H. Hamri Al Jauhari dalam sambutannya mengajak generasi muda untuk terus berusaha dengan sungguh-sungguh. "Kalau usahanya sungguh-sungguh maka hasilnya juga sangat luar biasa, jadi mari mencari yang utama jangan hanya yang biasa-biasa saja, jadilah yang luar biasa," ajaknya.

Hamri juga menambahkan agar para pelajar dan mahasiswa dapat terus meningkatkan nilainya seiring dengan meningkatnya semangat belajar. "Jangan hanya sekedar belajar yang biasa. Semangat belajarnya harus ditingkatkan, nilainya harus cum laude, nilainya harus meningkat tidak biasa-biasa saja karena itu adalah nafas Islam. Hari ini harus lebih baik dari hari sebelumnya, selalu optimis ingin meningkat untuk mencari yang utama," tegasnya.

Sementara itu Aditio Yudono selaku Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Wilayah Jawa Timur memberikan motivasi kepada amil Lazismu Kota Surabaya untuk terus meningkatkan kinerjanya. "Inovasi sosial untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan, Lazismu Surabaya bisa meningkatkan kinerja, bagi yang kurang mampu menjadi mampu, tidak hanya membantu tetapi lebih kepada pemberdayaan sehingga mereka yang awalnya mustahik menjadi muzakki," ungkapnya.

Terakhir Aditio berharap agar bantuan yang diterima dapat bermanfaat dan mengangkat kehidupan masyarakat. "Mudah-mudahan masyarakat biasa terangkat kehidupan menjadi lebih baik. Saya berharap semoga bapak ibu yang mendapatkan manfaat bisa lebih meningkat, anak kita menjadi anak yang memiliki karakter Islam yang kuat, berbakti kepada orang tua," pungkasnya.

Saat penyerahan bantuan Peduli Guru, Ketua Lazismu Kota Surabaya, Sunarko menyebut bahwa ada sembilan guru yang dibantu kali ini. "Bantuan Peduli Guru Lazismu Kota Surabaya belum seberapa banyak, hanya ada sembilan guru yang sudah dibantu Lazismu," tuturnya. Ia menambahkan, "Dari data yang ada di Lazismu Kota Surabaya penerima manfaat Peduli Guru yakni Ibu Ernawati dari TK Aisyiyah 19, Ibu Nuril Musyahidatul dari TK Aisyiyah 34, Siti Masyitho dari SDM 09, Wiwit Novianti dari SDM 21, Budi Hariyati dari SMPM 11, Isna Muflihatun Nikmah dari SMAM 07, Shohifah dari SMAM 09, Ummi Salamah dari SDM 08."

Salah satu penerima manfaat program Peduli Guru, Ernawati mengucapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah sebagai guru TK Aisyiyah 19 kami diperhatikan oleh Lazismu Kota Surabaya dalam program Peduli Guru, terima kasih kami sampaikan kepada Lazismu Kota Surabaya," ucapnya. Baginya, program ini dapat memberikan motivasi kepada para guru di Kota Surabaya. "Program Peduli Guru Lazismu Kota Surabaya ini setidaknya memberi motivasi penyemangat kepada pahlawan tanpa tanda jasa di Kota Pahlawan Surabaya," tutupnya.

Pentasyarufan Program Lima Pilar Lazismu Kota Surabaya tersebut di antaranya adalah Pilar Lingkungan yaitu Urban Farming dengan menanam 500 benih ikan gurami yang dialokasikan untuk tambahan gizi dhuafa, Pilar Sosial yaitu bantuan 10 unit kursi roda kepada sahabat disabilitas dan bantuan operasional Taman Pendidikan Al-Qur'an (BOT), serta pada Pilar Ekonomi berupa bantuan modal usaha hibah, pinjaman usaha tanpa bunga dan penyerahan tiga unit RombongMu. Sedangkan untuk Pilar Pendidikan, Lazismu Kota Surabaya memberikan bantuan beasiswa dalam program Beasiswa Mentari Ayo Sekolah Rek untuk siswa SD, SMP, dan SMA, kemudian Beasiswa Sang Surya Ayo Kuliah Rek untuk mahasiswa, serta bantuan Peduli Guru dan Sepeda Prestasi untuk Dhuafa.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]