

Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo menjelaskan, ada tiga titik yang dipilih pada pelaksanaan kegiatan Pesantren Ramadhan. "Pada Ramadhan tahun ini, Lazismu menggelar Pesantren Ramadhan di Masjid Tauhid di Jalan Pendidikan, Sidomulyo Barat dan Darul Ihsan di Jalan Cipta Karya, Sialang Munggu, serta Musholla Mumtahid di Jalan Kenanga, Mentangor, Tenayan Raya.
Pesantren Ramadhan tersebut digelar selama 10 hingga 20 hari, menyesuaikan kondisi masing-masing masjid yang menjadi mitra. Setiap pesantren melibatkan 50 hingga 100 lebih peserta, mulai dari SD hingga SMA. Peserta adalah anak-anak warga yang tinggal di sekitar masjid.
Di Pesantren Ramadhan Lazismu, mereka akan diberi materi tentang Iqro, Tahsin, dan Tahfizh. Di samping itu juga ada materi lain seperti Dirosah Islamiyah, Siroh Nabi, Fiqih, Adab dan Akhlak, Ibadah, Doa Harian serta Siroh Para Sahabat oleh tim pengajar yang didatangkan dari mentor Lazismu Kota Pekanbaru.
"Anak-anak akan mendapat materi usai sholat Ashar sampai memasuki sholat Isya. Untuk mendaftar di Pesantren Ramadhan tidak dipungut biaya, semua kami gratiskan," ungkap Agung Pramuryantyo pada Senin (11/4).
Agung juga mengungkapkan, tujuan utama digelarnya program tersebut adalah untuk menanamkan cinta terhadap Al-Qur'an. Selain itu, program tersebut dapat memberikan motivasi pada para remaja masjid atau musholla untuk mengadakan kegiatan serupa dengan mandiri.
"Kami berharap dengan program ini, anak-anak bisa mengoptimalkan waktunya dengan memperbanyak ibadah dan menambah pemahamannya tentang Islam. Dengan begitu syiar Islam terus berkelanjutan di negeri ini," tutupnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

