Tentang LAZISMU

#MemberiUntukNegeri
LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

LAZISMU yang didirikan pada tahun 2002 dan dikukuhkan legalitasnya hingga SK Menteri Agama No. 90 Tahun 2022, mengelola dana zakat dan infaq melalui manajemen modern yang amanah dan transparan. Keunggulan jaringannya yang tersebar luas di seluruh Indonesia menjadikan LAZISMU solusi nyata (problem solver) dalam memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
Selengkapnya

Pilar Program Lazismu

Mari kita dukung program-program yang dilaksanakan oleh Lazismu
Klik logo untuk melihat detail pilar
Selengkapnya

Info Terkini Lazismu

Berita terkini kegiatan Lazismu
Hadirkan Fasilitas Belajar Modern, BPKH dan Lazismu Persembahkan Program Kemaslahatan  untuk Santri Ponpes Amanah

Hadirkan Fasilitas Belajar Modern, BPKH dan Lazismu Persembahkan Program Kemaslahatan  untuk Santri Ponpes Amanah

TASIKMALAYA – Badan Pengelola Keuangan Haji terus berkomitmen memberikan nilai manfaat dari Dana Abadi Umat. Pada kesempatan ini, Lazismu sebagai mitra kemaslahatan kembali dipercaya menyalurkan bantuan di Pondok Pesantren Amanah Muhammadiyah, Jalan Sambong Jaya, Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, pada Rabu, (6/5/2026).

Mudir Pesantren Amanah Muhammadiyah, Arip Somantri, menyampaikan rasa syukur atas bantuan pendidikan ini. Arip menekankan, bantuan yang diterima akan dimanfaatkan untuk melengkapi fasilitas yang ada di pesantren.

"Bantuan program kemaslahatan dari BPKH, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh internal pesantren, tapi juga tamu yang datang ke pesantren”, paparnya. Bantuan fasilitas yang diterima pesantren berupa laboratorium sains, perpustakaan dan ruang multimedia.

Arip mengatakan, ada barcode tersedia di ruang makan dan ruang tamu yang bisa diakses untuk membaca di perpustakaan digital. Pesantren secara teknis akan menerapkan aturan dalam penggunaan teknologi dalam lingkungan pendidikan. “Salah satunya pengasuh bertanggung jawab atas santri yang membawa laptop dan HP pribadi melalui mekanisme yang ramah anak”, pungkasnya.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Dadang Syarifudin, mengapresiasi kolaborasi antara BPKH dan Lazismu. “Sinergi yang dibangun bukti nyata peran pemerintah dan Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul di lingkungan pesantren”, ungkapnya.

"Mudah-mudahan kolaborasi ini tidak sekadar penyerahan biasa untuk meningkatkan keilmuan anak-anak dan masyarakat sekitar pesantren", kata Dadang yang juga sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah Lazismu Pusat. Prinsipnya, BPKH bermitra dengan Lazismu Pusat sebagai mitra kemaslahatan menjamin program berjalan tepat manfaat.

Seementara itu, Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Pusat, Gunawan Hidayat, menegaskan Lazismu berkomitmen mengawal distribusi bantuan tersebut. “Aspek tata kelola dari awal sampai akhir dan pelaporan dilakukan secara akuntabel dan transparans”, bebernya.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Pengawas BPKH, Deni Suardini, menyoroti sumber pendanaan yang digunakan. "Sumber dana berasal dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU). Bukandari setoran awal haji milik jamaah”, paparnya Karena itu, prinsip transparansi tetap terjaga yang dikelola dengan profesional dan nilai manfaatnya kembali kepada umat.

Pengasuh dan santri Pondok Pesantren berbahagia. Fasilitas baru untuk menunjang pendidikan nantinya bisa dimanfaatkan dengan tepat guna. Dalam kesempatan itu, BPKH, Lazismu, PWM Jawa Barat dan pengasuh pondok pesantren meninjau langsung bangunan yang sudah rampung.

Bangunan terdiri dari laboratorium untuk praktik sains dan teknologi, Ruang Multimedia sebagai pusat media pembelajaran digital, dan Perpustakaan yang berdiri representatif sehingga bisa meningkatkan minat baca para santri.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
7 Mei 2026
Muhammadiyah Luncurkan Pesantren Eco-Saintek Berbasis Filantropi, 60 Santri Peroleh Beasiswa Pendidikan

Muhammadiyah Luncurkan Pesantren Eco-Saintek Berbasis Filantropi, 60 Santri Peroleh Beasiswa Pendidikan

BOGOR – Krisis lingkungan ada di sekitar kita. Kesadaran ekologis selalu mendapat perhatian luas. Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan mendorong aktualisasi gerakan lingkungan yang dimulai dari lembaga pendidikan untuk terlibat aktif yaitu pesantren.       

Melalui infrastruktur pendidikan dalam merespons krisis lingkungan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah meluncurkan Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah, di Kampus Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah, Kawasan Rancamaya, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Ahad, (3/5/2026).

Peluncuran pesantren tersebut menjadi momentum penting dalam menghadirkan model pendidikan pesantren modern yang mensintesiskan nilai keislaman, sains, teknologi, dan kesadaran ekologis dalam satu sistem kurikulum pendidikan terintegrasi yang berbasis filantropi.

Hadir dalam peluncuran itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief.

Secara simbolik, prosesi peresmian dilakukan oleh Abdul Mu’ti bersama Hilman Latief, dan Dedie A. Rachim selaku Wali Kota Bogor. Hal ini kian mengukuhkan Muhammadiyah untuk terlibat aktif dalam krisis lingkungan bahwa pesantren menjadi bagian aktor penting di dalamnya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah lahir sebagai ikhtiar menyiapkan generasi masa depan yang cerdas dan progresif. “Diharapkan generasi ini memiliki dampak berkelanjutan yang dibentengi karakter iman, berakhlak mulia, unggul dalam sains dan teknologi, serta memiliki empati terhadap kelestarian lingkungan”, ujarnya.  

Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah, sambung Abdul Mu’ti, dicitakan menjadi model pendidikan pesantren masa depan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Dikdasmen & Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen PNF) PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta sebagai dukungan nyata dalam pengembangan Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah.

Bantuan ini menurutnya bisa memperkuat sarana dan fasilitas pendukung pada program pendidikan inovatif berkelanjutan. “Ini adalah wujud komitmen kami dalam menggerakan lahirnya pesantren Muhammadiyah yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu melahirkan generasi berkemajuan,” pungkasnya.

Sebagai pesantren berbasis filantropi yang didukung penuh oleh Lazismu, dalam peresmiannya, Muhammadiyah turut meluncurkan Program Beasiswa Santri Unggul 2026 sebagai komitmen membuka akses pendidikan bermutu bagi putra-putri terbaik bangsa.

Kesempatan belajar di Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah diberikan kepada 60 santri terpilih dengan skema program beasiswa pendidikan. Beasiswa diberikan dalam bentuk pembiayaan pendidikan berbasis asrama meliputi pembelajaran terpadu, pembinaan karakter, hingga penguatan nilai-nilai kepemimpinan.  

Program beasiswa pendidikan itu didesain sebagai alur kaderisasi untuk melahirkan generasi santri unggul tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, inovatif, yang siap menjadi kader pemimpin masa depan.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengungkapkan pesantren berbasis filantropi ini merupakan kolaborasi bersama lintas majelis dan lembaga yang ada di Muhammadiyah.

“Berbasis gerakan filantropi merupakan upaya mendayagunakan wakaf dan lahan berikut bangunan di kawasan Rancamaya ini melalui peran penting sinergi antara majelis pendayagunaan wakaf, Lazismu, Dikdasmen PNF, dan Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2PM)”, jelasnya.

Mujadid mengatakan, pendanaan awalnya untuk renovasi sebagian bangunan, jalan di dalam kompleks pesantren, hingga penyediaan beasiswa calon santri semua berasal dari wujud nyata gerakan filantropi Islam. Dalam perkembangannya, kata Mujadid, Lazismu menyalurkan Rp 250 juta untuk program beasiswa. 

Sebagai informasi, Program Beasiswa Santri Unggul 2026 telah dibuka secara nasional dan memberikan kesempatan luas bagi calon santri dari seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi berbasis kualitas kompetensi.  

Pesantren Eco-Saintek Muhammadiyah merupakan pesantren modern setingkat SMA yang mengintegrasikan kurikulum nasional, kurikulum pesantren, serta penguatan sains, teknologi, dan kesadaran ekologis dalam satu sistem pendidikan terpadu untuk mencetak generasi berdaya saing global, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap keberlanjutan alam.  

Turut hadir dalam peresmian ini, Ketua Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah, Didik Suhardi, Wakil Ketua R. Alpha Amirracahman, dan Wakil Sekretaris Baharuddin, beserta jajaran pimpinan majelis dan lembaga Muhammadiyah serta masyarakat di lingkungan pesantren.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
4 Mei 2026
Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Baru SD Muhammadiyah Sarilamak, Sinergi Program Kemaslahatan BPKH dan Lazismu

Mendikdasmen Resmikan Ruang Kelas Baru SD Muhammadiyah Sarilamak, Sinergi Program Kemaslahatan BPKH dan Lazismu

LIMA PULUH KOTA – Satu unit Gedung baru berupa ruang kelas SD Muhammadiyah Fullday Sarilamak, di Komplek Perguruan Muhammadiyah Hj. Yuliana, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, diresmikan dengan khidmat oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, pada Jum’at (17/4/2026).

Peresmian juga disaksikan langsung Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, Badan Pengurus Lazismu Pusat Muarawati Nurmalinda, Anggota Badan Pelaksana Harian BPKH Harry Alexander, Kepala Divisi Pengelolaan Kepesertaan Haji BPKH Muhammad Thabrani Nuril Anwar, Forkopimda, unsur OPD, Forkopinca Harau, jajaran pimpinan Muhammadiyah Sumbar, kepala sekolah, wali murid serta masyarakat setempat.

Abdul Mu’ti mengatakan bahwa bantuan sarana pendidikan ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program revitalisasi sekolah. “Pembangunan ruang kelas baru serta dukungan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas adalah harapan masyarakat”,  ujarnya.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pemenuhan sarana prasarana sekolah, termasuk fasilitas pendukung yang masih membutuhkan perhatian.

Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menyampaikan, dalam upaya menjangkau akses pendidikan yang bermutu bagi masyarakat, langkah pengembangan lembaga pendidikan muhammadiyah di Sarilamak merupakan bagian dari memberikan nilai manfaat yang seluas-luasnya.  

Selaras dengan hal itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi sekolah muhammadiyah di daerah sebagai wujud nyata memajukan dunia pendidikan di Indonesia agar akses pendidikan bermutu bisa dirasakan masyarakat.

Peresmian gedung unit sekolah baru itu, menurut Manager Program Kemitraan Lazismu Pusat, Upik Rahmawati, merupakan hasil kolaborasi BPKH dan Lazismu. “Sumber pembiayaannya berasal dari dana abadi umat yang dikelola BPKH dan diperuntukkan kembali untuk mendukung kegiatan pendidikan, sosial dan dakwah umat Islam”, ungkapnya.

Upik menambahkan, dalam prosesnya pembangunan berlangsung di mulai pada Desember 2025 hingga Februari 2026. Dan resmi diserahkan pada pekan pertama bulan Maret lalu lewat program kemaslahatan BPKH kepada pengelola.

Nurmis Madiati, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sarilamak, mengungkapkan sudah lama kami ingin memiliki ruang kelas baru untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.  Alhamdulillah ruang kelas itu kini hadir membersamai kegiatan guru dan peserta didik.

“Kami berterima kasih kepada BPKH, Lazismu dan Kemendikdasmen atas bantuan yang diberikan. Semua bangga dan bahagia,” kata Nurmis yang juga pengelola TK Aisyiyah Sarilamak.

Sekarang sekolah ini sudah ada gedung lokal yang representatif. Kali ini, lanjut Nurmis, dapat 1 ruang kelas belajar baru. Sebelumnya murid-murid hanya belajar dari gedung yang sekarang ini.  Bekas rumah yang dihibahkan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“Di sini muridnya banyak ada 360 peserta didik dengan 18 ruang kelas. Ia berharap BPKH bisa memberikan bantuan kembali berupa musola. Selama ini murid-murid dan guru salat berjamaah di teras yang menjadi tempat peresmian ini,” pungkasnya.

Adapun Gedung Baru TK Aisyiyah Sarilamak merupakan bantuan dari Kemendikdasmen melalui program revitalisasi pendidikan yang diresmikan secara bersamaan di Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.     

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
22 April 2026
Badan dan Lembaga Amil Zakat Komitmen Optimalkan Potensi Zakat di Indonesia, Wujudkan Distribusi Program Berdampak

Badan dan Lembaga Amil Zakat Komitmen Optimalkan Potensi Zakat di Indonesia, Wujudkan Distribusi Program Berdampak

JAKARTA -- Badan Amil Zakat Nasional dan Lembaga Amil Zakat Nasional berkumpul di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, (9/4/2026), berbagi gagasan untuk optimalisasi potensi zakat di Indonesia. Penghimpunan tidak sekadar angka, tapi bagaimana penyaluran program mampu memberikan dampak bagi penerima manfaat. Riset menjadi kunci bagaimana angka bisa memberi makna pada kesejahteraan masyarakat.

Para pegiat filantropi tercengang, pasalnya berdasarkan riset, potensi zakat di Indonesia hampir menyentuh Rp 1000 triliun. Data ini perlu dicermati kembali, mengingat peneliti baik dari akademisi, BPS, BI dan Bappenas memiliki data berbeda-beda, yang pasti potensi zakat tersebut mendorong pelaku filantropi untuk saling bersinergi.

Hal ini terungkap dari acara Silaturahmi Halal Bihalal yang diselenggarakan Lazismu, Baznas dan Kementerian Agama yang menghadirkan lembaga amil zakat nasional di Aula Masjid At-Tanwir Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan tema Fundraising 1447 H Bersama Gerakan Zakat Menguatkan Indonesia.  

Pimpinan Baznas Republik Indonesia, Rizaludin Kurniawan mengatakan, saat ini banyak sekali kita dapatkan informasi dan sering kali disampaikan pemerintah baik oleh BPS, Bappenas dan lainnya tentang berapa potensi zakat nasional. “Jika ada sensus riil potensi dana zakat bisa di survei dan biayanya senilai Rp 20 miliar,” ujarnya.

Terakhir informasi dari Bapak Menteri, kata Rizal, hampir Rp 1000 triliun. Poinnya apa, potensinya besar dan perhatian global tertuju ke Indonesia serta menjadi rujukan dalam iklim pengelolaan zakat.

“Semua potensi itu tidak sekadar angka tapi bagaimana strateginya dan teknis program serta sumber daya amilnya,” terang Rizal. Harusnya ada total potensi dan ada potensi yang diraih dan potensi mininum yang bisa dicapai.

Merespons hal itu, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hilman Latief, menuturkan bahwa inilah pentingnya mencatat potensi zakat di tanah air.  “Berdasarkan riset saya di tahun 2017, waktu itu di Muhammadiyah potensinya hampir Rp 470 miliar, saat itu dan itu dulu Lazismu baru menghimpun sebesar Rp 70 miliar,” ungkap peneliti dan pegiat filantropi ini.

Uniknya, sambung Hilman, proyeksi riset itu menarik dan baru bisa tercapai di tahun 2022. Pada sisi lain, saya pribadi ingin ingatkan juga bahwa justeru perhatian pentingnya pada bagaimana distribusinya. Sebagai peneliti dan pegiat filantropi, rancangan besar (grand desain) capaian distribusinya seperti apa dan bagaimana serta apa saja. Bagaimana zakat mampu berkontribusi pada pembangunan dan SDGs.

Saya masih ingat Baznas pernah menerbitkan dokumen Fikih SDGs. Dokumen itu saya baca sebagai dokumen menarik. “Dulu kita ada dalil tentang zakat profesi. Meski tidak semua mempraktikannya, baru MUI dan Muhammadiyah serta lainnya yang menerapkan.

Maksud saya, bagaimana Fikih SDGs itu dimaknai dan saat ini belum saya temukan menjadi suatu strategi yang ada dampaknya. Rancangan besar kemaslahatannya seperti apa? “Kita baru dapat angka secara umum, dampaknya belum dirumuskan menjadi temuan kontribusi,” pesan Hilman menggaris bawahi.

Hal ini harus diseriusi dan proses distribusinya bagaimana. Saya belum menemukan dampak. Ini yang selanjutnya bisa dikaji dan dibaca secara internasional. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa berlanjut dan lebih berdampak.

Belajar Filantropi dari Muhammadiyah

Menarik apa yang disampaikan Rizaludin Kurniawan dan Hilman Latief tentang potensi zakat dan dampak pendistribusiannya. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, Waryono Abdul Ghofur, mengungkapkan untuk mencapai semua itu, kita harus bersinergi bersama.   

“Kita harus belajar dari Muhammadiyah. Terutama terkait filantropi yang sejak berdirinya sudah melakukan hal itu untuk memberikan nilai manfaat kepada masyarakat.” tandasnya.

Mengenai kekuatan potensi zakat di Indonesia, memang belum menjadi berita menarik dan besar di dunia. Kapan orang lain akan melihat kita. Karena itu, mari kita sama-sama merumuskan undang-undang zakat yang adaptif dengan perubahan zaman.

Kami sangat menerima kritik dan masukan. Hilman Latief telah menekuni gagasan Mohammed Arkoun dalam kajian pemikiran Islam tentang korpus resmi terbuka dan korpus resmi tertutup. "Undang-undang zakat ini adalah korpus resmi terbuka. Berharap ada saran dan masukan secara terbuka dari semua lembaga amil zakat nasional untuk sama-sama kita rumuskan," tandasnya.

Perihal data tunggal sosial dan ekonomi nasional, lanjut Waryono, memang ada ketidaktepatan penyaluran dana sosial dan itu cukup tinggi. Ketika belajar dari Bappenas ketidaktepatan anggaran dana sosial itu Rp 70 triliun, ini dalam satu tahun. Waryono menilai, betapa pentingnya penggunaan data dan update serta validasi sehingga bukan data mati.

Sekali lagi terima kasih kepada semua lembaga amil zakat yang telah berkontribusi. Sinergi, saran dan masukan sangat berarti bahwa zakat ke depannya akan betul-betul menguatkan Indonesia, tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
9 April 2026
Anak-anak Palestina Penyintas Kanker Terima 160 Paket Bantuan Kemanusiaan di Yordania

Anak-anak Palestina Penyintas Kanker Terima 160 Paket Bantuan Kemanusiaan di Yordania

YORDANIA – Senyum anak perempuan dan anak laki-laki asal Palestina itu adalah senyum penuh harapan. Yang membuat takjub adalah mereka penyintas kanker. Anak-anak yang berjuang melawan penyakitnya di saat tanah kelahirannya terampas oleh genosida Israel.

Kebahagiaan mereka terpancar ketika Lazismu bersama Fajar Kusuma Wardhana dari perwakilan KBRI Amman atas nama Duta besar RI di Amman, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Iistimewa Aisyiyah Yordania serta Muhammadiyah Aid pada Sabtu, 4 April lalu, berkunjung ke Rumah Sakit King Hussein Cancer Foundation and Center (KHCC) Yordania.

Agenda kunjungan itu juga bagian dari misi kemanusiaan Lazismu untuk warga Palestina dengan meyalurkan bantuan sebanyak 160 paket. Bantuan kemanusiaan berupa makanan, dana pengobatan sebesar 100 dolar Amerika Serikat untuk setiap penerima, serta mainan bagi anak-anak, kata Ketua Pelaksana, Rodiatun Mardiah dari PCIM Yordania.

Rodiatun mengatakan, secara pelaksanaan atas rekomendasi RS KHCC, penyerahan bantuan berpindah lokasi ke Hotel Al Fanar Amman. “Hotel khusus yang didedikasikan oleh kerajaan Yordania untuk menampung seluruh pasien anak dari Gaza, yang mengidap kanker,” jelasnya saat dikonfirmasi tim media Lazismu pada Rabu, 8 April 2026.

Mengingat jumlah penerima manfaat yang banyak dan agar aktivitas kegiatan rumah sakit dalam melayani pasien yang lain dikhawatirkan terganggu maka kepindahan ini merupakan antisipasi yang sudah dikoordinaiskan pihak rumah sakit bersama Lazismu dan PCIM Yordania.  

"Program bantuan terhadap anak-anak Gaza penyintas Kanker ini merupakan bentuk kepedulian kami, mewakili Lazizmu Pusat, dalam hal kemanusiaan,” ujarnya. Selain itu, program kemanusiaan ini semakin menunjukkan keseriusan Lazizmu dalam memberikan perhatian terhadap saudara-saudara kita warga Palestina khususnya yang saat ini berada di Yordania.

PCIM Yordania berharap, program dan bantuan terhadap warga Palestina di Yordania dapat terus berlangsung, mengingat posisi Yordania sebagai rumah pengungsi Palestina terbesar di dunia.

Duta Besar Indonesia di Aman yang diwakili Fajar Dwi Khusuma Whardana, memberikan dukungan langsung terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran tersebut kata Fajar, menjadi bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kondisi anak-anak Palestina di Yordania.

“Anak-anak yang mengikuti kegiatan tampak antusias dan ceria. Sebagian dari mereka hadir didampingi oleh orang tua, yang turut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” pungkasnya.

Salah seorang penerima manfaat, Mujahid (10), menyampaikan rasa bahagianya dapat mengikuti kegiatan ini. Ia mengaku senang dapat bernyanyi, mewarnai, dan bermain bersama para relawan.

Relawan yang mendampingi, Roro menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang bermakna serta menjadi wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.

“Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar berkat koordinasi semua pihak yang mendukung misi kemanusiaan Lazismu, hal ini tidak terlepas dari meningkatnya jumlah relawan yang berpartisipasi,” ungkapnya.

Rumah Sakit King Hussein Cancer Foundation and Center (KHCC) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazizmu yang telah memberikan perhatian kepada penyintas kanker, khususnya anak-anak Gaza di Yordania.

Rumah sakit tersebut juga berharap hubungan antara Lazismu dan KHCC dapat semakin kuat, utamanya pascakunjungan Lazismu dan Muhammadiyah Aid pada tahun lalu, yang delegasinya dipimpin oleh Yayah Khisbiyah dan Mujadid Rais.

Nilai penting komitmen kemanusiaan ini adalah bagaimana bantuan ini ditujukan bagi anak-anak Palestina penyintas kanker yang tengah menjalani perawatan di Yordania sehingga dapat memberikan dukungan baik secara material maupun psikologis.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
8 April 2026
Arus Balik Lebaran 2026, 13.000 Pengunjung Manfaatkan Layanan Posko Mudikmu Aman

Arus Balik Lebaran 2026, 13.000 Pengunjung Manfaatkan Layanan Posko Mudikmu Aman

BREBES -- Gelombang arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mengalami puncaknya. Hari Senin 30 Maret, aktivitas perkantoran dan sekolah kembali dimulai.

Terpantau sejak Sabtu hingga Ahad (28 - 29/03/2026), kendaraan memadati ruas jalan penghubung antar kota antar provinsi. Seperti di perempatan Buntu; Banyumas, Jawa Tengah volume kendaraan roda empat dan dua beriringan terkonsentrasi menuju Jakarta dan Bandung.

Operasional Posko Mudikmu Aman Lazismu masih bergiat melayani pemudik yang beristirahat. Penanggung Jawab Posko Mudikmu Aman, Amirudin dari Masjid Ahmad Dahlan Kompleks Perguruan Muhammadiyah Jalan Raya Paguyangan Brebes, mengatakan para petugas telah disiapkan sejak 15 Maret 2026.

"Pemudik mendapatkan layanan gratis berupa Air Bersih, Toilet, Charger, Cek dan konsultasi kesehatan, Obat-obatan dan P3K yang dilengkapi layanan ambulans untuk situasi darurat," jelasnya.

Amirudin mengungkapkan dengan area parkir yang luas dan nyaman pemudik bisa beristirahat dengan aman dan tetap bisa solat di masjid dua lantai ini. Di Posko Kesehatan, kata Amir, pemudik memanfaatkan layanan kesehatan gratis dengan melakukan cek gula darah, kolesterol, asam urat dan tensi darah termasuk toilet untuk disabilitas.

Salah seorang pemudik, Ahmad mengaku sangat terbantu dengan adanya Posko Mudikmu Aman dari Lazismu. "Layanan yang disediakan lengkap dengan masjid yang luas, bersih dan nyaman," ujarnya.

Menurut laporan dari Posko Mudikmu Aman Paguyangan, Brebes, selama operasional posko terdapat tiga belas ribu orang menerima manfaat layanan gratis tersebut.

Amir menuturkan ada empat ribuan kendaraan yang terdiri dari roda dua dan roda empat yang masuk untuk singgah pemudik melepas lelah sejenak. Alhamdulillah sampai tengah malam tadi, Sabtu 28 Maret 2026, pemudik masih datang untuk rehat.

Di lokasi terpisah Cilegon, Merak, Banten, Posko Mudikmu Aman juga masih bergiat operasional layanannya. Koordinator Posko Muhammad Rifai, mengatakan bahwa petugas posko bersiaga selama 12 hari.

Rifai mengungkapkan Posko Mudikmu Aman di Merak tidak hanya melayani pemudik yang menggunakan kendaraan. Lebih dari itu melayani pemudik yang berpindah moda transportasi menggunakan bis menuju Sumatera dengan memanfaatkan kapal laut.

Menurut Rifai, sebanyak 148 orang yang mudik menerima manfaat pelayanan kesehatan. Ada pijat refleksi dan cek kesehatan serta bantuan informasi jalur pemudik.

"Sebelum lebaran pemudik singgah dan beristirahat sambil menikmati takjil di waktu berbuka puasa. Tercatat sebanyak 63 pemudik datang memeriksakan kesehatannya karena kelelahan," paparnya.

Sementara itu, Rudi Susanto pengelola Posko Mudikmu Aman dari Lazismu Pusat, menuturkan kepadatan pemudik di Brebes dan Merak terpantau selalu ramai di malam hari. Di Merak, sambung Rudi, pemudik kebanyakan memilih malam hari menunggu kapal penyeberangan.

"Di tahun depan Posko Mudikmu Aman akan terus ditingkatkan pelayanannya agar pemudik tetap aman dan nyaman," pungkasnya.

Terutama di Merak, karena konsentrasi pemudik ada di dermaga, maka tahun depan kata Rudi, Posko Mudikmu Aman akan sangat mungkin bisa berada di ruang tunggu agar pemudik lebih banyak menerima manfaat.

Sebagai informasi tambahan, ungkap Rudi, Posko Mudikmu Aman juga terdapat di lokasi lain yang dikelola oleh masing - masing Lazismu di daerah dan wilayah yang berkolaborasi dengan banyak pihak.

(Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat)

SELENGKAPNYA
29 Maret 2026
Lihat Berita Lainnya

Mitra

Dalam menyukseskan visi & misi Lazismu, kami selalu berkolaborasi dengan beberapa mitra
Selengkapnya

Masih Bingung Untuk Berzakat?

Untuk membantu kamu, maka terlebih dahulu klik tombol dibawah ini

Konsultasi

Sampaikan pertanyaan kamu kepada tim Layanan kami
Selengkapnya

Kalkulator Zakat

Hitung dan tunaikan zakat kamu
Selengkapnya

Laman Donasi

Beragam pilihan donasi zakat, infak dan sedekah dengan tema yang menarik
Selengkapnya
Kunjungi Pusat Layanan

Artikel Lazismu

Berita terkini kegiatan Lazismu
Perintah Ibadah Berkurban, Ujian Tanpa Batas

Perintah Ibadah Berkurban, Ujian Tanpa Batas

Diperintahkannya Ibadah Qurban dalam Islam, tidak bisa dilepaskan dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai relasi cinta dan kebenaran antara orangtua dan anaknya. Kisahnya diabadikan Al-Qur’an sebagai bukti kepatuhan dan pengorbanan atas nama Tauhid.

Kisah teladan ini terlukis di Surat As-Saffat ayat 102, yang artinya: "Ibrahim berkata: Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu?"

Ismail yang mendengar cerita ini, langsung meminta ayahnya melaksanakan perintah Allah. Tidak sedikit pun rasa gentar terlihat di wajahnya. Bahkan, Ia rela berkorban untuk taat kepada perintah Allah dan ayahnya tercinta.

Ismail berkata: Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah, engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Ujian Tanpa Batas

Perintah Allah kepada Nabi Ibrahim diperoleh dari mimpi untuk menyembelih putranya, Ismail. Ia dihadapkan pada suatu dilema, harus memilih antara mengikuti kata hatinya untuk menyelamatkan anaknya, Nabi Ismail atau tunduk patuh mentaati perintah Allah.

Hatinya bergejolak, harus memilih salah satu di antara keduanya. Ia hampir diambang pada kelemahan iman. Bisa saja Ia mempertaruhkan nyawanya sendiri demi perintah Allah. Tetapi setelah merenung secara mendalam, Nabi Ibrahim tidak ingin mementingkan diri sendiri hanya demi “ketaatan semu” kepada Allah.

Ia berupaya menepis rasa ragu di dalam dirinya. Seruan datang lagi kepada Nabi Ibrahim, “Wahai Ibrahim,” Pasrahkan dirimu atas anakmu Ismail. Dengan tegas Allah mengatakan, “Korbankanlah Ismail Anakmu!”

Setelah melewati ujian tanpa batas ini, akhirnya dengan pasrah dan penuh Ikhlas, Ia merelakan anaknya untuk mengikuti perintah Allah. Bayangkan, betapa cintanya seorang ayah kepada anaknya.

Perintah Korbankan Ismail tidak sekadar menunjuk suatu kata yang bermakna saran, tapi suatu keharusan yang di dalamnya terdapat rahasia yang Nabi Ibrahim sendiri sebagai manusia tak mampu memaknainya.

Atas kehendak dan ijin dari Allah (mukjizat), pikiran, hati dan jiwa Nabi Ibrahim meraih cahaya kebenaran. Nabi Ismail yang semula sudah Ikhlas untuk dikorbankan, dengan sekejap berubah menjadi domba yang siap disembelih.     

Pelajaran yang Dipetik dari Kisah ini

Apa hikmah yang bisa dipetik dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail? Perintah “mengorbankan Ismail” menurut Ali Syari’ati dalam karyanya HAJI, mengandung esensi makna bahwa manusia itu harus membuang kebahagiaan semu, kecintaanmu kepada harta, sesuatu dan buah hatimu sekali pun merupakan ujian hidup.

Hal itu terungkap dalam Al-Qur’an Surat Al-Anfal ayat 28, yang artinya: “Ketahuilah bahwa harta kekayaan dan anak-anakmu adalah sebagai ujian ……”. Allah mengingatkan hambanya untuk tidak tergoda pada cinta duniawi. Apalagi tergoda oleh tipu daya setan.

Seberat apa pun ujian datang, pertolongan Allah pasti akan datang dengan tetap berikhtiar dan taat perintah Allah dengan Ikhlas sebagai prinsip utama Ibadah. Peristiwa ini bukti nyata bahwa kebenaran Al-Qur’an tak diragukan lagi dan menjadi dasar perintah dalam Islam dalam ibadah kurban.

Umat Islam yang mampu diperintahkan untuk berkurban. Memberikan hewan terbaik untuk disembelih dan dibagikan kepada mereka yang betul-betul membutuhkan. Oleh karena itu, ketulusan dan keikhlasan adalah kuncinya, agar ibadah kurban yang dilaksanakan menjadi bermakna. Inilah Ikhlas yang tak membutuhkan balasan. Ikhlas berbuat untuk kemaslahatan sosial melalui ibadah kurban.             

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]   

SELENGKAPNYA
7 Mei 2026
Ibadah Haji dan Kesanggupan Menggali Hikmah Berkunjung ke Baitullah

Ibadah Haji dan Kesanggupan Menggali Hikmah Berkunjung ke Baitullah

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang dijalankan umat Islam bagi yang mampu. Ibadah ini dilakukan satu kali dalam hidupnya. Dalam pelaksanaanya, ibadah khusus ini terikat ruang dan waktu. Terkandung simbol-simbol serta rahasia bagi yang melaksanakannya. Mulai dari persiapan, waktu pelaksanaan hingga akhir saat melepas kain ihram.

Umat Islam di seluruh dunia melaksanakannya. Oleh karena itu, ibadah haji juga disebut sebagai simbol persatuan umat manusia yang dinyatakan dalam persamaan akidah yang satu. Secara harfiah Haji diartikan menyengaja yang memiliki maksud dan tujuan. Yaitu mendatangi suatu tempat yang diagungkan baik secara fisik dan jiwa ke Baitullah.

Menurut Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, Ibadah Haji secara istilah merupakan menyengaja pergi ke Mekah, dengan maksud mengerjakan ibadah thawaf, sa’I, wukuf di Arafah, dan bermalam di Mudzalifah, mabit di Mina dan ibadah-ibadah lain pada waktu yang telah ditentukan berdasarkan perintah Allah SWT dan mengharapkan Ridha-Nya.

Makna Mampu

Mengapa ibadah haji diwajibkan bagi yang mampu? Mampu di sini bermakna sanggup. Sanggup secara lahir-batin, finansial dan tetap sanggup untuk menafkahkan bagi keluarga yang ditinggalkan. Di samping aspek kesanggupan finansial dan kesehatan, sanggup juga bermakna aman selama pelaksanaan dan kesanggupan moda transportasinya.

Karena itu, seorang muslim juga harus sanggup melaksanakan perintah dan larangan dalam beribadah haji. Seorang muslim harus sanggup dan mampu melaksanakan Rukun Haji: Ihram, Wukuf di Arafah, Thawaf Ifadhah, Sa’I, dan Tahalul.

Pada sesi yang lain, seorang muslim juga harus sanggup dan mampu melaksanakan Wajib Haji: Ihram dari Miqat, Wukuf sampai terbenam matahari, Bermalam di Mudzalifah, Melontar Jumroh, Mabit di Mina dan Thawaf Wada’.  Semua rangkaian itu dilakukan dengan tertib dan disiplin.   

Bahkan menurut Ali Syari’ati dalam buku termasyhurnya berjudul HAJI, sebelum melaksanakan ibadah haji seorang muslim harus melunasi hutang-hutangnya. Hati dan jiwanya harus bersih dari rasa benci dan marah. Dianjurkan untuk membuat surat wasiat, seakan-akan sebagai persiapan sebelum ajal menjemput. Ini rahasia simbol kesucian manusia dan materi yang dimiliki serta melambangkan perpisahan terakhir dan masa depan manusia.      

Hikmah Ibadah Haji       

Ada banyak hikmah yang terkandung dalam ibadah Haji. Selain tentang hikmah persatuan umat Islam, hikmah lainnya adalah menjadi pribadi yang tangguh dan tidak sombong. Menurut Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah, hikmah lainnya adalah menjadi Haji Mabrur, artinya taat, tunduk, dan baik. Karena itu, haji mabrur adalah haji yang baik atau ibadahnya telah dilaksanakan dengan baik dan diterima Allah SWT.

Perihal niat berhaji pun disetarakan dengan Jihad fi Sabilillah dan termasuk amalan yang paling utama. Orang yang telah melaksanakan haji dengan sempurna kembali bersih seperti bayi yang baru lahir, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

Uniknya dalam ibadah haji ini, ada perintah berkurban bagi orang muslim. Kendati penyembelihan hewan kurban dalam rangka ibadah haji dilakukan adakalanya menurut Tarjih dan tajdid Muhammadiyah sebagai Dam. Membayar Dam penyembelihannya wajib dilakukan di Mina, tanggal 10 Zulhijjah, sedangkan menyembelih hewan kurban (bukan Dam) bisa dilaksanakan di berbagai tempat, mulai usai shalat Ied sampai akhir hari Tasyriq.

Membayar Dam sekarang juga bisa dilakukan di Indonesia seperti yang dilakukan oleh Muhammadiyah atas fatwa ulamanya di tahun ini, sehingga ada keringanan dalam melaksanakan ibadah haji sesuai dengan syariat Islam.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]     

SELENGKAPNYA
4 Mei 2026
Pintu Surga Ahli Sedekah, Menolak Bala dan Mengikis Sifat Kikir

Pintu Surga Ahli Sedekah, Menolak Bala dan Mengikis Sifat Kikir

Kotak infak di Masjid At-Takwa seperti tak pernah berhenti bergerak mengikuti barisan jamaah dari yang paling depan sampai barisan paling belakang di hari pertama tarawih sampai dengan malam ini. Jamaah masjid selalu siap sedia mengeluarkan sebagian rejekinya untuk bersedekah dan berinfak.

Inilah salah satu amalan utama di bulan suci Ramadhan yaitu bersedekah. Tidak hanya di masjid-masjid, sebagian besar kaum muslimin mengeluarkan sedekahnya untuk mereka yang membutuhkan pertolongan.

Puasa melatih umat Islam untuk peka terhadap lingkungan sosialnya. Peduli terhadap sesama sehingga kesalehannya berdampak terhadap orang lain dengan perilaku luhurnya. Perintah bersedekah dengan harta antara lain, disebutkan dalam Al-Qur’an surat al-Munafiquun, ayat 10, yang artinya berbunyi:

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)-ku sampai waktu yang dekat, agar aku dapat bersedekah sehingga aku termasuk orang-orang yang saleh”

Dengan bersedekah akan ada nilai manfaat terutama kebaikan di dunia dan di akhirat. Manfaatnya di dunia, sesuai janji Allah SWT akan mengganti rejekinya yang lebih besar, sebagaimana dikatakan dalam firman-Nya:

“Dan apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya. Dan Dia-lah pemberi rezki yang sebaik-baiknya”. (QS, Saba’: 39). Jika tidak memiliki harta sekalipun, seorang muslim dapat bersedekah dengan tanaga dan pikirannya untuk kebaikan bersama. Bahkan dengan senyum kepada saudara kita, kata Rasulullah termasuk bersedekah.      

Keikhlasan bersedekah adalah prinsip ibadah. Karena itu, tidak ada orang jatuh miskin karena bersedekah. Dengan bersedekah, seorang dapat mengobati penyakit kikirnya bahkan menolak bala. Rasulullah SAW bersabda:

“Obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sedekah. Sesungguhnya sedekah itu dapat meredam murka Allah, dan menolak kematian yang buruk” (HR. Tirmidzi).

Dalam banyak hadis, Rasulullah SAW juga pernah mengatakan bahwa dengan bersedekah dapat membentengi diri kita terhindar dari musibah. Disebutkan dalam suatu hadis berikut yang berbunyi:

“Sedekah dapat menolak 70 macam bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan kulit.” (HR Thabrani).

Sedekah adalah satu dari sekian bukti keimanan seorang muslim yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Puasa di bulan Ramadhan merupakan sarana untuk meningkatkan kepekaan sosial kita terhadap sesama dengan berbagi sebagai ahli sedekah.     

“Barang siapa yang termasuk ahli sedekah, niscaya Ia dipanggil (masuk surga) dari pintu sedekah” (HR.  Shohih Bukhari)        

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]     

SELENGKAPNYA
2 Maret 2026
Lihat Lainnya
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross