Tentang LAZISMU

#MemberiUntukNegeri
LAZISMU adalah lembaga zakat tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat, infaq dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya.

LAZISMU yang didirikan pada tahun 2002 dan dikukuhkan legalitasnya hingga SK Menteri Agama No. 90 Tahun 2022, mengelola dana zakat dan infaq melalui manajemen modern yang amanah dan transparan. Keunggulan jaringannya yang tersebar luas di seluruh Indonesia menjadikan LAZISMU solusi nyata (problem solver) dalam memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.
Selengkapnya

Pilar Program Lazismu

Mari kita dukung program-program yang dilaksanakan oleh Lazismu
Klik logo untuk melihat detail pilar
Selengkapnya

Info Terkini Lazismu

Berita terkini kegiatan Lazismu

Cukupkan Kebutuhan Gizi, Shopee Barokah dan Lazismu Salurkan Satu Ekor Sapi Berbobot 1 Ton di Pelosok Jonggol

BOGOR – Kolaborasi Shopee Barokah dan Lazismu melalui program Qurbanmu Bahagiakan Sesama, menyalurkan satu ekor sapi berbobot 1 ton yang menyasar penerima manfaat di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (29/5/2026).

Penyaluran hewan kurban ini menyasar wilayah pelosok, daerah terdalam di Jonggol, tepatnya di Kampung Cikaret dan Cibokor, yang dihuni sekitar 500 kepala keluarga yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani dan pekebun.

Kegiatan ini merupakan komitmen Shopee Barokah dan Lazismu untuk melakukan pemerataan distribusi hewan kurban agar tidak terkonsentrasi di satu titik saja. Ketua RW 10 Kampung Cikaret dan Cibokor, Asip Ajo, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan kepada warganya. Ia memastikan proses distribusi berjalan tertib, tepat sasaran melalui sistem kupon.

"Sebanyak 500 KK di kampung ini, kami berikan kupon untuk memperoleh daging segar yang telah diserahkan oleh Shopee Barokah dan Lazismu. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi warga kami yang sehari-harinya bekerja sebagai petani dan pekebun", ujarnya.

Fokus Perbaikan Gizi Cegah Stunting

Kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Singasari, Euis Sujana. Beliau menekankan pentingnya bantuan pangan bergizi ini dalam mendukung program penanganan isu stunting yang tengah menjadi perhatian di desanya.

"Semoga daging kurban ini bermanfaat bagi warga di Kampung Cibokor dan Cikaret. Melalui donasi daging sapi berkualitas ini, kami berharap dapat membantu menambah nutrisi bagi anak-anak yang membutuhkan peningkatan gizi di desa ini, sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga kami", ungkapnya.

Proses pembagian daging kurban berlangsung tertib. Selepas ibadah solat Jum’at, kata Muhamamd Umar dari Lazismu Pusat, bahwa warga mulai berdatangan ke lokasi dengan membawa kupon masing-masing. Antusiasme warga dalam mendukung program ini dibuktikan dengan bergotong-royong menyiapkan penggunaan wadah dalam bentuk kemasan ramah lingkungan.

“Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, panitia tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Daging sapi yang telah disembelih dan ditimbang langsung dikemas dalam besek anyaman yang ramah lingkungan dan menjaga kesegaran daging secara alami.

Melalui sinergi antara Shopee Barokah, Lazismu dan perangkat desa setempat, kegiatan kurban ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga membawa dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pelosok kabupaten Bogor.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
30 Mei 2026

Salurkan Daging Segar Hewan Kurban, Lazismu Aceh Tengah Prioritaskan Penyintas Bencana di Huntara Desa Burlah

Aceh TengahBerbagi terhadap sesama tidak berhenti dilakukan Lazismu ketika pasca-bencana. Pada tahap pemulihan bantuan terus mengalir, mulai dari program ramadan sampai dengan Idul Adha untuk warga yang terdampak bencana.

Lazismu Aceh Tengah, pada Idul Adha 1447 H, melaksanakan penyaluran hewan kurban kepada masyarakat penyintas bencana yang saat ini menempati hunian sementara (huntara) di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada Kamis (28/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sosial kepada warga yang terdampak bencana, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di Hari Raya Idul adha. Penyaluran daging segar kurban tersebut dilaksanakan bersama masyarakat dan perangkat desa setempat di lokasi huntara yang menjadi tempat tinggal para penyintas.

Sekretaris Lazismu Aceh Tengah, Wahyu Fahmi, mengatakan, program Qurbanmu Bahagiakan Sesama merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam mendistribusikan amanah para pekurban kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan penyintas bencana.

Program Qurbanmu didesain dan diarahkan untuk menjangkau masyarakat terutama di daerah terdampak bencana dan kelompok rentan yang membutuhkan. “Melalui Idul Adha tahun ini, kami ingin memastikan saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pasca-bencana juga dapat merasakan kebahagiaan dan keberkahan”, jelasnya.

Ini adalah bentuk kepedulian bersama sekaligus upaya memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat. Wahyu menambahkan, Lazismu Aceh Tengah akan terus hadir melalui berbagai program sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak bencana dan membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua RGM Desa Burlah, Maskur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lazismu Aceh Tengah serta para pekurban yang telah mempercayakan hewan kurbannya untuk disalurkan kepada masyarakat penyintas.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warga Desa Burlah yang saat ini masih tinggal di hunian sementara. Bantuan daging segar kurban ini bukan hanya memberikan manfaat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi penyintas. Karena mereka tidak sendiri dalam menghadapi masa pemulihan pasca-bencana,” kata Maskur.

Kegiatan penyaluran hewan kurban berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Warga yang menerima manfaat sangat antusias dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh berbagai pihak melalui program Qurbanmu tersebut.

Melalui kegiatan ini, Lazismu Aceh Tengah berharap nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi yang terkandung dalam ibadah kurban dapat terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi penguat bagi para penyintas untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan yang lebih baik.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Aceh Tengah]

SELENGKAPNYA
29 Mei 2026

Dua Tahun Menanti, Warga Kampung Nelayan Marunda Nikmati Daging Kurban dari TP Indonesia dan Lazismu

JAKARTA – Kampung nelayan Marunda, di kawasan Jakarta Utara, sudah dua tahun absen dalam penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban. Bahkan kondisi ekonomi yang tak pasti memicu kehidupan warga kampung nelayan yang kian terhimpit masalah kemiskinan.

Pada Idul Adha 1447 H, kabar baik datang untuk warga. Lantaran program Qurbanmu Bahagiakan Sesama, memberikan satu ekor sapi persembahan dari Teleperformance (TP) Indonesia yang berkolaborasi dengan Lazismu.

Kamis pagi, (28/5/2026), pukul 08.00 WIB, kegembiraan menyelimuti warga kampung nelayan. Satu ekor sapi berbobot 500 Kilogram siap dikurbankan untuk memenuhi kebutuhan ketahanan pangan warga yang sudah dua tahun terakhir absen merasakan daging segar kurban.

Di awali prosesi penyerahan hewan kurban untuk warga yang disaksikan tokoh setempat dan amil Lazismu, Senior Director of Marketing Development TP Indonesia, Irma Roosmala Dewi, menyampaikan maksud dan tujuannnya kepada Abdul Somad, Ketua RT 08 Kampung Nelayan, Kecamatan Marunda.

Irma menyatakan rasa syukur dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan yang menyasar tepat untuk penerima manfaat dalam program Qurbanmu. "Alhamdulillah hari ini, kita sudah bisa mengumpulkan 290 besek yang siap dibagikan untuk warga kampung nelayan Marunda”, ujarnya.

Kami dari TP Indonesia yang bersinergi dengan Lazismu, kata Irma, semua pasti mendapatkan daging segar kurban, insya allah bermanfaat. Irma juga menambahkan bahwa ini merupakan kali pertama timnya menginjakkan kaki langsung di Kampung Nelayan Marunda, setelah pada tahun sebelumnya menyasar penerima manfaat di wilayah Bogor.

"Perasaannya senang sekali. Dari semua wilayah Jakarta, kita tuh baru ke daerah sini. Jujur, baru kali pertama ke Kampung Nelayan. Kita tahu Marunda, tapi daerah ini sesuai betul dengan harapan kita, sangat tepat sasaran”, kata Irma.

Bahagia banget bisa membantu warga di sini. Mudah-mudahan ke depannya kita bisa ketemu lagi. Karena kita kan enggak cuma di sini, tahun lalu di Jonggol ya, Cileungsi. Harapannya tahun depan, kita juga bisa menyasar lokasi lain yang betul-betul membutuhkan di Jakarta.

Suasana karib mewarnai interaksi tim TP Indonesia dan Lazismu saat membaur bersama warga untuk melakukan pencacahan daging. Koordinator Program Qurbanmu Lazismu Pusat, Rizky Saragih, mengatakan, antusiasme tim TP Indonesia sangat tinggi, mereka tidak hanya mengamanahkan hewan kurban, tetapi juga terjun langsung mengemas daging ke dalam besek anyaman bambu yang ramah lingkungan.

“Kehadiran kurban ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi warga RT 08 / RW 07 Kampung Nelayan Marunda. Sejak terakhir kali Lazismu mengadakan penyembelihan hewan kurban di wilayah tersebut pada 2023, warga belum pernah lagi merasakan daging segar”, ungkapnya.

Ketua Panitia distribusi daging kurban, Rarat, tak kuasa mengungkapkan rasa bahagianya.  Ia terharu, warga kampung nelayan Marunda mendapatkan perhatian di momen Idul Adha tahun ini.

"Harapan mah banyak banget udah, mudah-mudahan tidak kapok, untuk bisa bantu nelayan lagi di sini, Saya berharap bisa datang lagi. Insya Allah dilapangkan rejekinya, panjang umur, mudah-mudahan berkah", kata Rarat.

Dari hasil penyembelihan itu, terkumpul 290 paket besek daging segar kurban dan langsung disalurkan di musola yang melibatkan tim TP Indonesia, Lazismu dan panitia lokal dengan tertib dan lancar.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
29 Mei 2026

Tokio Marine dan Lazismu Bersinergi dengan DKM Masjid Jenderal Sudirman Salurkan Hewan Kurban untuk 750 Penerima Manfaat

JAKARTA – Program Qurbanmu Bahagiakan Sesama diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam penyaluran hewan kurban di kawasan padat penduduk di daerah Jakarta Selatan.  Tokio Marine Insurance Group dan Lazismu berkolaborasi pada momen perayaan Idul Adha menyalurkan hewan kurban di lingkungan Masjid Jenderal Sudirman (MJS) Setiabudi, pada Rabu, (27/5/2026).

Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, Tokio Marine dan Lazismu menyerahkan sebanyak satu ekor sapi dan dua ekor kambing, demikian disampaikan Muhammad Umar dari Lazismu Pusat. “Amanah tersebut, telah didistribusikan dengan baik dan menjangkau 750 penerima manfaat tepat di hari raya yang membahagiakan”, pungkasnya.

Adapun sasaran utama dari pendistribusian daging kurban ini, sambungnya, masyarakat yang ada di sekitar area masjid yang betul-betul membutuhkan, tepatnya di Wilayah Karet, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Langkah ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan manfaat langsung bagi warga setempat di momen hari raya.

Mewakili pihak penerima dan pengelola kurban, Adji selaku pengurus Masjid Jenderal Sudirman, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Tokio Marine dan Lazismu.

"Apresiasi kepada Tokio Marine dan Lazismu Pusat karena telah menjadi jembatan kebaikan di momen Idul Adha 2026 melalui Masjid Jenderal Sudirman. Semoga nilai-nilai kebaikan ini diganjar dengan kesuksesan dalam menjalankan segenap aktivitasnya", ungkap Adji.

Adji juga menantikan adanya kolaborasi kebaikan lanjutan di masa yang akan datang. "Sampai jumpa di tema program Berani Berkurban Bersama MJS berikutnya," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
28 Mei 2026

Merajut Kepedulian Idul Adha 2026, Yayasan An-Ni’mah dan Lazismu Berbagi Hewan Kurban untuk 1900 Penerima Manfaat

JAKARTA – Dalam tempo tujuh jam panitia kurban Idul Adha 1447 H, di Kompleks Perumahan Kalibata Indah, Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, mampu menuntaskan penyembelihan hewan kurban yang terdiri dari 15 ekor sapi dan 16 ekor kambing, pada Rabu, (27/5/2026).

Dengan tertib tim jagal hewan kurban melakukan pengulitan dan pencacahan daging, kemudian ditimbang dan dikemas oleh panitia dari Yayasan An-Ni'mah yang dinahkodai oleh Irzal Akbar dan Koordinator Lapangan, Magalagang Bone. Proses pendistribusian daging kurban turut didukung oleh remaja karang taruna setempat hingga menjelang sore hari.

Koordinator Lapangan Magalagang Bone, mengatakan di tahun ini ada peningkatan jumlah ekor sapi dan kambing. “Tahun lalu sapi yang terkumpul berjumlah 12 ekor dan 5 ekor kambing dengan 1500 kupon untuk penerima manfaat”, jelasnya. Alhamdulillah, kami bersyukur tahun ini ada peningkatan untuk sapi 15 ekor dan 16 ekor kambing dengan 1900 kupon untuk penerima manfaat.

Bone menambahkan, tahun lalu penerima manfaat terdiri dari 8 RW, sekarang bertambah menjadi 9 RW, terutama untuk warga di sekitar Kompleks Perumahan Kalibata Indah dan warga sekitarnya di Rawajati, termasuk untuk warga yang berada di seberang rel kereta api.

Selain mengelola hewan kurban yang dihimpun Yayasan, kata Bone, kami juga menerima 1 ekor sapi yang diamanahkan pekurban, Hery Hykmanto, kepada Lazismu Pusat, dan dialokasikan untuk warga sekitar Rawajati.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat yang sudah tahun kedua berkolaborasi untuk pendistribusian hewan kurban”, terangnya. Sejak proses awal hingga pendistribusian berjalan aman dan lancar, Lazismu membersamai dalam program Qurbanmu Bahagiakan Sesama.    

Dalam kesempatan itu, Koordinator Program Qurbanmu Lazismu Pusat, Rizky Saragih, mengucapkan terima kasih kepada pekurban, Direktur Bank Danamon, Hery Hykmanto yang menitipkan amanah hewan kurbannya melalui Lazismu.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada segenap panitia dari Yayasan An-Ni'mah yang telah memberikan kesempatan kepada Lazismu untuk bersinergi. Semoga nilai manfaat dari hewan kurban ini memberikan keberkahan kepada kita semua”, pungkasnya.

Tahun ini, sambung Rizky, Lazismu terus berkomitmen untuk mempersembahkan program kurban yang terbaik dengan pengemasan yang ramah lingkungan. Lazismu menyasar penerima manfaatnya yang tepat sasaran, terutama di kawasan padat dan kawasan kumuh serta di kantong-kantong kemiskinan yang ada di kota dan pedesaan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]    

SELENGKAPNYA
28 Mei 2026

Sinergi Kurban Ramah Lingkungan, Shopee Barokah Salurkan Sapi Berbobot 1 Ton Melalui Lazismu

JAKARTA – Komitmen Shopee Barokah bersinergi dalam program kurban bersama Lazismu, kembali diwujudkan dengan menyerahkan satu ekor sapi kurban berbobot 1 ton, yang nilai manfaatnya untuk kemaslahatan umat.

Penyerahan hewan kurban ini berlangsung di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, (26/5/2026), yang menandai keberlanjutan kerja sama jangka panjang antara kedua pihak. Selain program kurban, Shopee Barokah dan Lazismu telah bersinergi untuk berbagai aksi responsif seperti bantuan bencana alam di Aceh hingga program kebersihan tempat ibadah "Back to Masjid" pada bulan Ramadan lalu.

Director of Public Policy Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo, mengucapkan terima kasih atas kolaborasi ini. “Rasa hormat kami berikan atas konsistensi Lazismu yang sejak tahun lalu telah melaksanakan pengelolaan program kurban yang beralih dari kantong plastik sekali pakai ke wadah ramah lingkungan berupa besek bambu”, katanya.

Ini apresiasi Shopee Barokah, kata Radityo, karena Lazismu dinilai selangkah lebih maju dalam memelopori “eco-kurban” yang berbasis ramah lingkungan. "Kami sangat respek, saat Pemda DKI Jakarta baru mengimbau penerapan eko-kurban tahun ini karena potensi limbah dari puluhan ribu hewan kurban yang luar biasa besar, mencapai 500 hingga 1.000 liter limbah cairan per ekor. Sementara Lazismu sudah mempraktikkannya”, pungkasnya terinspirasi.

Radityo menambahkan bahwa penertiban limbah dan lokasi pemotongan hewan kurban sangat krusial agar sisa prosesi pemotongan tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun aroma kurang sedap di pemukiman warga.

Sementara itu, Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani, menyambut baik amanah kurban dari Shopee Barokah. Ia menegaskan bahwa daging dari sapi seberat 1 ton ini akan segera dipotong dan didistribusikan secara akuntabel dan transparans ke kawasan-kawasan yang membutuhkan di dalam peta dakwah Muhammadiyah secara nasional.

“perihal gerakan eko-kurban, hal ini merupakan instruksi resmi organisasi yang didukung oleh Majelis Tarjih dan Tajdid serta Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah”, imbuhnya.

Kami memang menginstruksikan seluruh jaringan Lazismu di Indonesia untuk menghindari kantong plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, kata Ibnu, dapat menggunakan wadah yang ramah lingkungan seperti besek bambu, daun jati, atau daun pisang. Nilai pentingnya menjaga kebersihan tempat pemotongan agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

Acara serah terima yang berlangsung khidmat, dan turut dihadiri Direktur Fundraising Lazismu Pusat, Mochammad Sholeh Farab. Melalui kolaborasi ini, baik Shopee Barokah maupun Lazismu berharap sinergi ini dapat berjalan langgeng. Besar harapan mampu melahirkan program-program inovatif lainnya untuk kebermanfaatan bagi masyarakat luas.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

SELENGKAPNYA
27 Mei 2026
Lihat Berita Lainnya

Mitra

Dalam menyukseskan visi & misi Lazismu, kami selalu berkolaborasi dengan beberapa mitra
Selengkapnya

Masih Bingung Untuk Berzakat?

Untuk membantu kamu, maka terlebih dahulu klik tombol dibawah ini

Konsultasi

Sampaikan pertanyaan kamu kepada tim Layanan kami
Selengkapnya

Kalkulator Zakat

Hitung dan tunaikan zakat kamu
Selengkapnya

Laman Donasi

Beragam pilihan donasi zakat, infak dan sedekah dengan tema yang menarik
Selengkapnya
Kunjungi Pusat Layanan

Artikel Lazismu

Berita terkini kegiatan Lazismu
Sumber: https://globalsumudflotilla.org/press/

PERNYATAAN SIKAP LAZISMU

MENGECAM PENYANDERAAN 9 AKTIVIS KEMANUSIAAN INDONESIA DAN BANTUAN KEMANUSIAAN GLOBAL SUMUD FLOTILLA OLEH AKSI MILITER ISRAEL

Jakarta, 20 Mei 2026

Aksi militer Israel yang melancarkan penyergapan terhadap relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0, menuju Gaza, Palestina, merupakan bentuk teror dan melanggar hukum internasional. Tindakan intersepsi itu terjadi pada Senin, 18 Mei 2026, di perairan internasional Siprus, tepatnya di kawasan Laut Mediterania Timur.

Misi kemanusiaan untuk Palestina yang diinisiasi oleh masyarakat global yang berjumlah 426 Relawan dari 40 negara berlayar menggunakan 50 kapal, merupakan aktivis kemanusiaan dari berbagai macam profesi. Salah satunya negara Indonesia, yang di dalamnya ada 9 orang aktivis kemanusiaan yang mewakili lembaga amil zakat dan jurnalis kemanusiaan.     

Berdasarkan informasi terbaru, pada 19 Mei 2026 pukul 21.02 WIB, militer Israel telah mencegat dan memaksa 40 kapal kemanusiaan tersebut untuk berhenti di perairan internasional. Kabar tersiar lainnya melalui media internasional yang sampai ke Indonesia, para relawan kemanusiaan ini dipaksa berlutut dengan kondisi tangan terikat di belakang.

Dengan bersenjata, pasukan militer Israel berjaga dari kapalnya memberikan ancaman. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, tetap pada pendiriannya sebagai upaya membela hak Israel mencegat kapal kemanusiaan itu. Bahkan, Netanyahu, memerintahkan agar semua aktivis kemanusiaan segera dideportasi.

Atas landasan hukum dan etika kemanusiaan, Kami dari Lembaga Amil Zakat Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LAZISMU), yang juga sebagai bagian dari lembaga pengelola zakat, menyatakan kerisauan atas krisis kemanusiaan yang terjadi menimpa aktivis kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Kami sekaligus mengecam setiap bentuk intervensi yang dilakukan dengan kekerasan yang sewenang-wenang oleh pasukan militer Israel terhadap misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0.

Bantuan kemanusiaan amanah rakyat Indonesia, berupa pangan, logistik, dan penunjang medis serta kesehatan yang diambil-alih dengan paksa merupakan upaya perampasan, dan tidak semata menahan sementara tetapi menghentikan akses atas hak hidup rakyat Palestina. Ini juga merupakan bentuk perendahan martabat kemanusiaan dan solidaritas internasional, termasuk Indonesia.

Ancaman represif tersebut adalah pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional. Tindakan militer Israel, melanggar Pasal 59 Konvensi Jenewa IV (1949) serta Protokol Tambahan I Pasal 70 dan 71, yang mewajibkan perlindungan mutlak bagi personil pekerja kemanusiaan dan kewajiban untuk memfasilitasi akses lintasan bantuan tanpa hambatan.

Pencegatan distribusi bantuan kemanusiaan yang disengaja turut melukai wajah kemanusiaan dan ancaman kelaparan di Gaza, Palestina, serta mencederai prinsip-prinsip dasar kemanusiaan universal yang dijunjung tinggi oleh komitmen internasional yang dibuat pada World Humanitarian Summit 2016, sebagai Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 dan sejumlah inisiatif global lainnya.

Berpijak dari prinsip dasar kemanusiaan dan hukum humaniter internasional tersebut, Kami dari LAZISMU, dalam situasi darurat yang menyertai, dan atas nama solidaritas kemanusiaan, dengan ini menyampaikan pernyataan sikap:

  1. MENGECAM KERAS TINDAKAN REPRESIF YANG MENGEHENTIKAN MISI KEMANUSIAAN:  Tindakan pencegatan dan pembajakan KAPAL AKTIVIS KEMANUSIAAN di perairan internasional menodai niat baik masyarakat global. Kami menuntut agar seluruh armada kapal dan bantuan kemanusiaan dari Masyarakat Indonesia untuk rakyat Palestina seutuhnya dikembalikan agar misi kemanusiaan dapat berlanjut.
  2. MENUNTUT UNTUK SEGERA MEMBEBASKAN 9 AKTIVIS KEMANUSIAAN INDONESIA: Aktivis kemanusiaan Indonesia adalah delegasi yang berkomitmen menyampaikan bantuan. Maka, 9 orang yang ditahan harus segera dibebaskan oleh otoritas Israel dengan tetap mendesak dan menjaga keselamatan fisik dan mental mereka merupakan tanggung jawab penuh pihak yang menyandera.
  3. MEMINTA PEMERINTAH RI UNTUK LAKUKAN DARURAT DIPLOMASI KEMANUSIAAN: Menuntut Pemerintah Republik Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, untuk mengambil langkah krusial dengan diplomasi kemanusiaan yang tegas di berbagai forum global agar keselamatan dan pembebasan para aktivis kemanusiaan segera terwujud. Hal itu merupakan langkah nyata "melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia" yang termaktub dalam UUD 1945.
  4. MEMPERKUAT ALIANSI PROAKTIF LINTAS ELEMEN KEMANUSIAAN: KAMI bersama seluruh elemen pegiat filantropi dan gerakan kemanusiaan lainnya akan terus berkoordinasi dengan intensif kepada PP Muhammadiyah dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan mendukung Langkah Global Sumud Flotilla untuk memantau perkembangan dan berupaya melakukan dukungan pembebasan terhadap segenap aktivis kemanusiaan.

Berikut pernyataan sikap yang LAZISMU sampaikan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan universal dan akan terus ikut mengawal dengan tetap menjunjung tinggi perlindungan akses kemanusuiaan global bagi hak kemerdekaan rakyat Palestina.

Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak pernah lelah mengawal setiap aksi kemanusiaan, sekaligus memanfaatkan ruang-ruang media sosial dengan narasi solidaritas kemanusiaan dan dukungan penuh bagi kemerdekaan rakyat Palestina. LAZISMU juga menyerukan kepada Masyarakat Indonesia untuk tidak letih membantu rakyat Palestina.

  

SELENGKAPNYA
20 Mei 2026

Memilih Hewan Kurban, Kontribusi Sosial-Spiritual Terbaik untuk Idul Adha

Para pelaku usaha hewan kurban, menjelang Idul Adha mulai menjajakan hewan kurban terbaiknya. Di setiap sudut jalan, mereka menyiapkan suatu tempat yang luas dan pakan yang cukup agar hewan kurban tetap sehat dan bugar.

Tempat yang teduh dan nyaman untuk sapi, kambing dan domba adalah pilihan tepat, dilengkapi dengan lahan parkir yang luas untuk pembeli yang datang. Berlatar lapangan atau lahan yang representatif hewan kurban dirawat dengan baik sampai pembeli datang pilih yang terbaik.

Idul Adha tinggal menunggu hitungan hari. Pimpinan Pusat Muhammadiyah, telah menetapkan Idul Adha berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Idul Adha jatuh pada, 10 Zulhijah 1447 Hijriah bertepatan dengan hari Rabu Wage, 27 Mei 2026 Masehi.

Umat Islam bersiap membentuk panitia kurban. Di masjid-masjid pengumuman ajakan berkurban beredar. Ada penawaran berkurban dengan kambing dan sapi maupun berkurban dengan cara berjamaah untuk 7 orang agar dapat satu ekor sapi. Itu semua adalah pilihan sesuai dengan kemampuan masing-masing untuk memberikan hewan kurban yang terbaik.

Memilih Hewan Kurban Layak Disembelih

Dalam hidup, kerap manusia bertindak dalam suatu pilihan. Memilih adalah menimbang, membandingkan dan kemudian memutuskan sesuatu yang dianggap pilihan terbaik dengan risiko minimal.

Berpikir yang sehat merupakan juri dalam bertindak bagi siapa pun. Termasuk dalam memilih hewan kurban yang layak. Menurut Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, ada beberapa kiat dalam memilih hewan kurban sesuai dengan syariat Islam. Terutama dari aspek fisik, kesehatan dan usia hewan kurban.    

Fisik Hewan Kurban

Dalam Fikih Kurban, fisik hewan kurban menjadi topik penting. Karena dalam memilih hewan kurban kriterianya tidak boleh dalam kondisi cacat dan berpenyakit. Hal ini, didasari pada hadis Rasulullah SAW, yang menganjurkan berkurban dengan dua ekor kibas bertanduk yang bagus.

Diriwayatkan oleh Anas bin Malik, bahwa Ia menyaksikan Rasulullah meletakkan kakinya di atas kedua unta tersebut, membaca basmalah, dan bertakbir (HR. Muslim, at-Tirmidzi, dan an-Nasai).

Kesaksian lain diungkap oleh Abi Said al-Khudri, diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW berkurban dengan seekor kambing bertanduk yang jantan, dengan perut, kaki, dan keliling mata berwarna hitam (HR. at-Tirmidzi). Dalam hadis lain, dijelaskan, ada empat jenis hewan yang tidak boleh dijadikan kurban: hewan yang buta sebelah matanya, yang sakit jelas terlihat, yang pincang jelas tampak, dan yang sangat kurus serta tidak bersih (HR. Abu Dawud).

Kesehatan Hewan Kurban

Sementara itu, dalam aspek kesehatan tak kalah penting. Terbebas dari penyakit adalah keniscayaan. Jika hewan kurban sakit harus terlihat jelas. Tidak kurus dan kaki tidak pincang. Aspek kesehatan ini, hemat Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah bukan sekadar urusan syariat, tapi suatu penegasan, kandungan dagingnya bernilai layak konsumsi bagi penerima manfaat.

Dalam memilih hewan kurban tersebut yang sesuai kriteria, adalah bentuk ketaatan dan penghormatan atas segenap ibadah umat Islam yang diperintahkan Allah SWT. Keikhlasan dan kesanggupan menunaikan ibadah kurban bagian dari kontribusi sosial yang dilandasi tauhid sebagai wujud bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya sesama umat Islam.

Usia Hewan Kurban

Setelah mempertimbangkan aspek fisik dan kesehatan hewan kurban, ada baiknya umat Islam saat membeli hewan kurban menanyakan usia hewan kurban tersebut. Hal ini untuk memastikan bahwa fisik dan kesehatan relevan dengan usianya.

Adapun hewan kurban yang memenuhi syarat untuk dikurbankan, menurut Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah dari aspek usianya, antara lain, unta usianya genap berumur 5 tahun, sapi genap berumur 2 tahun dan kambing telah genap berumur 1 tahun.

Sebagai informasi tambahan, pastikan dalam memilih hewan kurban dari para penjual untuk tidak sungkan bertanya tentang Sertifikat Kelayakan Kesehatan Hewan Kurban (SKKHK). Sertifikasi tersebut menjadi penting karena rantai pasok hewan kurban menjelang Idul Adha dari berbagai daerah lumayan tinggi.

Untuk mempersembahkan hewan kurban terbaik tentu ditopang dengan bagaimana cara memilih yang tepat dan benar serta tidak terburu-buru. Paling minimal kita dapat melihat dengan jelas bahwa hewan kurban yang layak itu nafsu makannya tinggi, bergerak dengan aktif, setiap sudut matanya tidak berair, kondisinya bersih dan tidak kurus-tirus.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]     

SELENGKAPNYA
11 Mei 2026
Perintah Ibadah Berkurban, Ujian Tanpa Batas

Perintah Ibadah Berkurban, Ujian Tanpa Batas

Diperintahkannya Ibadah Qurban dalam Islam, tidak bisa dilepaskan dari kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai relasi cinta dan kebenaran antara orangtua dan anaknya. Kisahnya diabadikan Al-Qur’an sebagai bukti kepatuhan dan pengorbanan atas nama Tauhid.

Kisah teladan ini terlukis di Surat As-Saffat ayat 102, yang artinya: "Ibrahim berkata: Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu, maka pikirkanlah apa pendapatmu?"

Ismail yang mendengar cerita ini, langsung meminta ayahnya melaksanakan perintah Allah. Tidak sedikit pun rasa gentar terlihat di wajahnya. Bahkan, Ia rela berkorban untuk taat kepada perintah Allah dan ayahnya tercinta.

Ismail berkata: Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah, engkau akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."

Ujian Tanpa Batas

Perintah Allah kepada Nabi Ibrahim diperoleh dari mimpi untuk menyembelih putranya, Ismail. Ia dihadapkan pada suatu dilema, harus memilih antara mengikuti kata hatinya untuk menyelamatkan anaknya, Nabi Ismail atau tunduk patuh mentaati perintah Allah.

Hatinya bergejolak, harus memilih salah satu di antara keduanya. Ia hampir diambang pada kelemahan iman. Bisa saja Ia mempertaruhkan nyawanya sendiri demi perintah Allah. Tetapi setelah merenung secara mendalam, Nabi Ibrahim tidak ingin mementingkan diri sendiri hanya demi “ketaatan semu” kepada Allah.

Ia berupaya menepis rasa ragu di dalam dirinya. Seruan datang lagi kepada Nabi Ibrahim, “Wahai Ibrahim,” Pasrahkan dirimu atas anakmu Ismail. Dengan tegas Allah mengatakan, “Korbankanlah Ismail Anakmu!”

Setelah melewati ujian tanpa batas ini, akhirnya dengan pasrah dan penuh Ikhlas, Ia merelakan anaknya untuk mengikuti perintah Allah. Bayangkan, betapa cintanya seorang ayah kepada anaknya.

Perintah Korbankan Ismail tidak sekadar menunjuk suatu kata yang bermakna saran, tapi suatu keharusan yang di dalamnya terdapat rahasia yang Nabi Ibrahim sendiri sebagai manusia tak mampu memaknainya.

Atas kehendak dan ijin dari Allah (mukjizat), pikiran, hati dan jiwa Nabi Ibrahim meraih cahaya kebenaran. Nabi Ismail yang semula sudah Ikhlas untuk dikorbankan, dengan sekejap berubah menjadi domba yang siap disembelih.     

Pelajaran yang Dipetik dari Kisah ini

Apa hikmah yang bisa dipetik dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail? Perintah “mengorbankan Ismail” menurut Ali Syari’ati dalam karyanya HAJI, mengandung esensi makna bahwa manusia itu harus membuang kebahagiaan semu, kecintaanmu kepada harta, sesuatu dan buah hatimu sekali pun merupakan ujian hidup.

Hal itu terungkap dalam Al-Qur’an Surat Al-Anfal ayat 28, yang artinya: “Ketahuilah bahwa harta kekayaan dan anak-anakmu adalah sebagai ujian ……”. Allah mengingatkan hambanya untuk tidak tergoda pada cinta duniawi. Apalagi tergoda oleh tipu daya setan.

Seberat apa pun ujian datang, pertolongan Allah pasti akan datang dengan tetap berikhtiar dan taat perintah Allah dengan Ikhlas sebagai prinsip utama Ibadah. Peristiwa ini bukti nyata bahwa kebenaran Al-Qur’an tak diragukan lagi dan menjadi dasar perintah dalam Islam dalam ibadah kurban.

Umat Islam yang mampu diperintahkan untuk berkurban. Memberikan hewan terbaik untuk disembelih dan dibagikan kepada mereka yang betul-betul membutuhkan. Oleh karena itu, ketulusan dan keikhlasan adalah kuncinya, agar ibadah kurban yang dilaksanakan menjadi bermakna. Inilah Ikhlas yang tak membutuhkan balasan. Ikhlas berbuat untuk kemaslahatan sosial melalui ibadah kurban.             

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]   

  

SELENGKAPNYA
7 Mei 2026
Lihat Lainnya
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross