Berbagi Bersama Pemulung di TPA Jatibarang

Ditulis oleh
Lazismu Pusat
Ditulis pada
5 Mei 2025
Kategori :
Semarang – LAZISMU. Bekerja sebagai pemulung adalah pilihan untuk bertahan hidup. Di tempat pembuangan akhir (TPA), Jatibarang, Kota Semarang, ratusan pemulung menggantungkan hidupnya dari mengais sampah. Aroma tak sedap menjadi hal biasa di saat truk-truk sampah hilir mudik dinanti para pemulung ini.

Lapak-lapak penampung barang bekas siap menerima sampah yang bernilai jual. Di lokasi itu, rumah bedeng, warung makan, dan kandang hewan ternak menyatu dalam keseharaian aktivitas pemulung di TPA.

Rumah-rumah bedeng ini berukuran 3 x 5 m, atapnya warna warni terbuat dari plastic spanduk bekas, rangka dari bambu, dan dinding terbuat dari triplek serta seng bekas.

Dalam areal itu, persis di jalan masuk menuju TPA, terdapat 3 titik kelompok penghuni TPA. Diperkirakan ada 200-an rumah bedeng, tempat tinggal para pemulung yang bekerja tanpa lelah.

Lazismu berkesempatan datang pada Jum’at, 29 Desember 2017. Salah satu rumah yang dikunjungi terdapat alas tidur dengan karton bekas. Dipan sederhana dari kayu bekas dan bambu menghiasi rumah bedeng untuk berlindung.

Layaknya rumah, perabot rumah tangga ada di dalamnya. Perabot dapur dan tungku api berbahan bakar kayu masih ada di sini. Tirai dari kain ala kadarnya menutupi ruangan sebagai pembatas untuk untuk melepas lelah.

Kedatangan Lazismu di sana, diterima oleh imam musola Al-Ikhlas, Bapak Muhlisin. Lazismu berbagi dengan para pemulung. Sebanyak 70 bungkus nasi dan air minum dibagikan sesuai jumlah orang yang ada. Sementara para penghuni rumah bedeng masih bekerja di luar.

Bapak Muhlisin, menyatakan terima kasih atas perhatian Lazismu yang sudah beberapa kali mengunjungi tempat ini. Menurut Hasan, dari  200 rumah di lokasi itu, rata-rata dihuni 2 orang setiap rumah. M

Mereka berasal dari Purwodadi, Rembang dan sekitarnya, bahkan ada yang berasal dari luar pulau Jawa, lanjut Hasan. Umumnya mereka pulang ke kampung sekali dalam dua bulan, kata Muhlisin seperti disampaikan Hasan kepada media Lazismu (27/12/2017).

Program kunjungan ini merupakan kerjasama PDA Kota Semarang, yang telah aktif secara rutin membantu para pemulung. Semoga Lazismu dapat mewujudkan program produktif, dukungan semua pihak di nanti Lazismu dengan memberi kesempatan berbagi melalui rekening Infak : 714205 6983 Bank BTN Syariah atas nama Lazismu Kota Semarang, dan konfirmasi SMS/WA 0856 4087 3531.  (cs)

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross