

Ngawi – LAZISMU. Berangkat dari
keprihatinan yang terus memuncak tentang bencana alam yang melanda di sebagian
wilayah Indonesia terutama Karhutla dan kriris air bersih karena kemarau
panjang. Di tambah lagi dengan berita di media massa yang mengabarkan semakin
buruknya kondisi di sana. Pada 22
September 2019, anggota Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ngawi
menggelar rapat kecil. Dalam rapat kecil itu, IPM menyikapi tindakan apa yang
harus ditempuh sebagai bagian dari pelajar di Indonesia. Akhirnya bersama ketua
domisioner periode 2017-2019, para anggota rapat sepakat untuk menggerakkan
komunitas yang bernama Kompas PM se- kabupaten Ngawi.
Kompas
PM adalah Komando Pasukan Pelajar Muhammadiyah. Komunitas internal di IPM yang
akan menjalankan aksi penggalangan dana. Menurut Miftakhuddin selaku Ketua PD
IPM Ngawi, aksi tersebut bukan hanya untuk Riau namun juga untuk membantu
bencana yang ada di kota Ngawi sendiri yaitu kekeringan.
Pada
saat rapat itu, kepengurusan PD IPM Ngawi, membuat surat perijinan dan mengurus
hal administrasi untuk kelancaran kegiatan aksi yang dilakukan Kompas PM.
Persiapan dilakukan, kata Uddin, IPM membuat Famplet, surat, dan kotak infak
yang terbuat dari kerdus bekas. Kegiatan ini bagian dari instruksi yang pada
hari itu pun harus selesai dikerjakan, sambung Uddin.
Di
hari berikutnya, 23 September, PD IPM Ngawi, bersama Kompas PM bergerak ke jalan-jalan
sebagai titik strategis penggalangan dana. “Ada 3 titik penggalangan dana sosial
kemanusiaan, di kota Ngawi, Widodaren, dan Mantingan,” katanya.
Kegiatan
dimulai saat pulang sekolah sekitar pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.30 WIB. Dalam
kegiatan tersebut IPM tetap memberi jeda pada setiap waktu salat Ashar tiba. “Jadi
penggalangan dana tidak perlu khawatir akan tertinggal-nya salat Ashar,” beber
Uddin sapaan Karin Miftahkhuddin.

Kegiatan
yang melibatkan komunitas Kompas PM, berjalan 4 hari. Sabtu malam Ahad, IPM kumpulkan
jadi satu semua uang yang telah terkumpul. Kisaran total semua donasi sebesar Rp
11.701.000.
Malam
Ahad kami kumpulkan sebab bersamaan dengan jadwal rapat bulanan PD IPM Ngawi,
agar mudah berkumpul. Ahad pagi perwakilan beberapa anggota PD IPM Ngawi dan Kompas
PM mengantarkan uang tersebut ke Lazizmu Ngawi melalui bapak Supeno.
Bapak
Supeno selaku Wakil Ketua Pengurus Lazismu Ngawi, sangat mengapresiasi dengan
apa yang telah IPM lakukan. ,Harapan IPM hanya ingin mereka yang membutuhkan
cepat diringankan bebannya. "Kita di Ngawi yang masih aman wajib bersyukur
atas kenikmatan yang masih terus kita rasakan sampai hari ini,” tutup Ketua PD
IPM Ngawi Miftakhudin. (na)

