

BANYUMAS - Pada hari Rabu (14/10) Lazismu Banyumas mengadakan Pembukaan Sekolah Lapang. Sekolah Lapang adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh Lazismu Banyumas, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Banyumas, dan Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Kegiatan perdana ini bertempat di Kantor Layanan Lazismu Al-Ikhlas.
Dalam kegiatan ini hadir Sabar Waluyo, Direktur Lazismu Banyumas; Sugiatno, Ketua MPM PDM Banyumas; dan Rahmat, Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas. Sugiatno, dalam sambutannya mengatakan bahwa sekolah lapang ini akan menambah produktivitas petani dalam menghasilkan panen.
“Selanjutnya sekolah lapang ini akan dilaksanakan 12 kali tanpa biaya. Dan nanti kedepan semoga bisa berjalan lebih baik lagi,”lanjutnya.
Kegiatan bertema Produksi Beras Premium ini adalah pelatihan dengan 12 kali pertemuan berbasis masjid, yang bertujuan untuk mengajari petani dalam mengolah hingga memanem beras premium. Petani akan langsung dilatih oleh Dinas Pertanian. Peserta juga mendapatkan benih beras premium Mapan 05.
Menurut Sugiatno, acara sekolah lapang ini penting karena persoalan klasik petani yang membutuhkan modal besar namun tidak mendapatkan keuntungan yang memadai. “Apalagi petani membutuhkan pengetahuan tambahan dalam dunia pertanian. Maka, saatnya kita bangkit. Petani harus menjadi sosok yang dibutuhkan oleh masyarakat,” lanjutnya.
Jarwan, Ketua KL Lazismu Masjid Al-Ikhlas Karangtawang yang menjadi tuan rumah kegiatan mengungkapkan rasa senangnya atas program ini. Ia berterimakasih kepada Lazismu Banyumas karena telah mengadakan kegiatan ini di KL Lazismu Masjid Al-Ikhlas.
Salah satu peserta sekolah lapang, Darmino mengungkapkan rasa senangnya akan acara ini. Terlebih lagi Darmino sudah merasakan bagaimana mengolah benih beras premium mapan 05. “Harapannya lebih bagus untuk kesejahteraan, kemakmuran pertanian. Mudah–mudahan ilmu yang akan didapat lebih baik untuk perkembangan selanjutna.” Pungkasnya.

