

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh lembaga zakat lain seperti Lazisnu, Baznas, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, dan Kementerian PPPA.
Pertemuan dilaksanakan dalam rangka pembahasan sinergi penanganan darurat bencana dan proses recovery serta kolaborasi pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Sabeth Abilawa menyebut bahwa pihaknya bersama Kemensos dan lembaga lain ingin menjalin komunikasi dan menggali potensi-potensi kerjasama dalam pengentasan kemiskinan dan penanganan bencana.
"Kemensos berencana membuat dashboard terintegrasi dalam pengentasan kemiskinan," ujar Sabeth.
Risma menguraikan, pihaknya akan menyiapkan dashboard mengenai list kebutuhan korban bencana.
“Kita juga akan menyiapkan dashboard. Dengan adanya dashboard itu kita bisa lihat kira-kira apa yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita,” jelasnya.
Informasi dari pemerintah daerah dan masyarakat akan terlihat dengan dashboard. Karenanya dapat membuat penanganan bencana lebih cepat dan tepat lewat berbagi peran dan tugas.
Pada akhirnya, sinergi Kementerian Sosial dan LSM, kata Risma, akan membuat bantuan Kementerian Sosial saat bencana yang kerap terjadi akan lebih mudah teratasi.
Reporter : Yusuf

