Hilman Latief : Amil Harus Bekerja Berdasarkan Data

Ditulis oleh
Lazismu Pusat
Ditulis pada
5 Mei 2025
Kategori :
YOGYAKARTA - Survei yang telah dilakukan oleh Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah adalah upaya untuk memperbaiki kinerja.

"Kita berharap ada banyak wawasan dan pengetahuan yang kita peroleh sebagai amil di Lazismu. Ini upaya kita dalam rangka meningkatkan kinerja. Kerja, pelajari, teliti, eksplorasi data, dan seterusnya," ujar Hilman Latief, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Kamis (1/7).

Ia berharap amil-amil Lazismu bisa bekerja berdasarkan data. Sehingga kepemilikan data survei seperti yang telah dilakukan sebelumnya menjadi hal yang penting. Selain itu, ia juga berharap agar amil memiliki kemampuan untuk membaca dan menganalisis data untuk memproyeksikan sebuah kebijakan.

Filantropi, menurut Hilman, tidak hanya sekedar ingin berbuat baik, namun juga ingin memberikan yang terbaik. Dua kali survei yang telah dilaksanakan oleh Lazismu menjadi data yang penting untuk dipahami.

"Keyakinan bahwa kita telah berbuat baik, keyakinan bahwa ini adalah perintah agama saja tidak cukup. Niat baik saja tidak cukup. Harus disertai dengan kemampuan mengolah, membaca, dan merumuskan data," imbuhnya.

Jika tidak melihat data, masyarakat terlihat baik-baik saja pada akhir 2020 hingga awal 2021. Di periode ini, seolah-olah pandemi hampir hilang. Rasa ketakutan masyarakat sudah hilang. Ternyata, menurut survei Lazismu, banyak masyarakat yang menjual aset. Fenomena tersebut bisa dilihat dengan data, dengan survei.

Di sisi lain, merujuk hasil survei Lazismu, tidak banyak masyarakat yang memiliki cadangan atau aset yang bisa dijual. Kelas menengah baru, menurut Hilman, rentan jatuh kembali ke kelas menengah ke bawah. Banyak yang hanya bisa bertahan satu bulan dengan tabungan, cadangan, atau aset yang dijual.

Hal tersebut disampaikan oleh Hilman dalam kegiatan Public Expose Survei Lazismu bertajuk  Dampak Sosial Ekonomi Covid-19 Terhadap Perilaku Berderma Masyarakat. Kegiatan yang digelar secara daring tersebut dihadiri oleh Hamid Abidin, Direktur Eksekutif Filantropi Indonesia; Sita Rahmi, Manajer R&D Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan pengurus Lazismu se Indonesia.

Reporter: Yusuf

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross