

Mawarni merupakan salah satu mustahik Lazismu Pekanbaru yang terdampak covid-19. Pasalnya, sejak covid-19 muncul, ia tak lagi bekerja sehingga ia sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Karena ia tak lagi bekerja, ia berkeinginan untuk membuka usaha bakso bakar. Tetapi ia terkendala tidak memiliki blander untuk menggiling daging serta kompor untuk membakar bakso.
Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu Pekanbaru yang telah membantunya untuk membuka usaha bakso bakar. "Ya Alhamdulillah saya berterimakasih banyak kepada Lazismu Pekanbaru. Tertolong juga gitu kan berkat bantuan ini," jelasnya.
Dede Firmansyah, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekanbaru menjelaskan bahwa Lazismu Pekanbaru memiliki beberapa program unggul. Salah satunya adalah program ekonomi yang membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan modal usaha atau sarana dan prasarana yang menunjang usaha mustahik.
Ia berharap apa yang diberikan kepada Mawarni bisa menjadi modal atau peluang untuk membangun usahanya menjadi lebih besar.
"Tentu kami berharap dengan bantuan blander serta kompor gas tersebut bisa sangat membantu Ibu Mawarni membangun usahanya menjadi lebih baik lagi. Sehingga kedepannya yang tadinya mustahik bisa menjadi muzzaki, ya kalau pun belum bisa menjadi muzzaki minimal bisa bersedekah," tuturnya.
Reporter: Yusuf

