

Manajer Lazismu Kota Pekanbaru, Agung Pramuryantyo saat menyerahkan bantuan tersebut kepada warga terdampak bencana pada Selasa (29/03) menjelaskan, bantuan tersebut akan digunakan untuk membuat sekolah darurat serta musholla. Pasca gempa yang terjadi, proses belajar mengajar menjadi terganggu dengan hancurnya sekolah-sekolah.
"Bantuan yang disalurkan itu nantinya akan kita gunakan untuk membuat sekolah darurat untuk anak-anak, mengingat sekolah mereka saat ini sangat mengkhawatirkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar dan juga bantuan tersebut digunakan untuk membangun musholla yang hancur terdampak gempa," ungkap Agung.
Ia juga berterima kasih atas kepedulian masyarakat Kota Pekanbaru yang sangat peduli kepada warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat. "Alhamdulillah Lazismu Pekanbaru hari ini menyalurkan bantuan yang terhimpun dari masyarakat Kota Pekanbaru yang peduli kepada warga yang terdampak gempa di Pasaman. Terima kasih atas kepedulian dan juga kepercayaannya kepada Lazismu Pekanbaru," ucapnya.
Salah satu jamaah Musholla Nurul Hikmah, Amriadi menjelaskan bahwa bantuan tersebut digunakan untuk membangun musholla semi permanen. "Kalau saat ini kami membuat yang semi permanen karena kami belum ada cukup dana, tapi jika nantinya ada bantuan yang cukup kami tentunya ingin membuat yang permanen sehingga membuat masyarakat nyaman melaksanakan ibadah," jelasnya.
Amriadi juga mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan masyarakat Kota Pekanbaru yang telah peduli kepada mereka yang saat ini dalam kesusahan. "Kami sangat berterima kasih karena bantuan ini sangat kami butuhkan, apalagi tempat ibadah selain musholla ini jauh jaraknya," pungkasnya.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Setiawan]

