

JAKARTA TIMUR - Lazismu Jakarta Timur menggelar pengobatan gratis untuk korban banjir di sekitar Jakarta Timur, Minggu (7/3).
Pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di Kampung Tanjung Lengkong, Kelurahan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur.
Menurut keterangan Bagian Program Lazismu Jakarta Timur Fitrianingsih, pengobatan gratis tersebut bekerja sama dengan Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih.
Ia menjelaskan bahwa biaya obat dan pemeriksaan digratiskan oleh RSIJ Cempaka Putih. Selain mendapatkan pengobatan secara gratis, masyarakat juga mendapatkan makanan sehat dari Lazismu Jakarta Timur berupa bubur dan kue.
"Kita kasih bubur kacang ijo dan kue-kue. Yang lain sudah di back up sama RSIJ," ujarnya ketika dihubungi lazismu.org.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 110 jiwa denyan mayoritas lansia. Pengobatan gratis dilakukan karena lokasi tersebut adalah lokasi yang terdampak banjir. Sehingga perlu ada pencegahan penyakit pasca banjir.
Fitrianingsih menyebut bahwa rumah-rumah di Tanjung Lengkong terendam banjir sehingga ditemukan banyak penyakit akibat banjir seperti gatal dan hipertensi.
Sebelumnya, Lazismu Jakarta Timur juga menggelar pengobatan gratis bersama dengan RSIJ Cempaka Putih di Jatinegara pada tahun 2019.
"Kemarin tahun 2020 kita mau adakan tapi angka covid-19 sedang tinggi sehingga kita tiadakan. Alhamdulillah tahun ini bisa terealisasi," imbuhnya.
Ia berharap Lazismu Jakarta Timur dapat melaksanakan pengobatan gratis setiap tiga tahun sekali di berbagai tempat di Jakarta Timur. Hal ini penting mengingat masih banyak masyarakat di Jakarta yang belum mampu untuk berobat ke rumah sakit karena faktor ekonomi.
Selain itu, di masa pandemi, banyak masyarakat yang takut pergi ke rumah sakit. Sehingga, pengobatan gratis menjadi salah satu alternatif yang penting bagi masyarakat.
"Kita adakan ini untuk mempermudah warga untuk melakukan cek kesehatan. Mudah-mudahan bisa rutin per tiga bulan. Ini program kami di pilar kesehatan," papar Fitri.
Ia bersyukur kegiatan pengobatan gratis disambut baik oleh masyarakat dan warga sekitar.
Reporter: Yusuf

