Percayakan MDMC Sulsel, Pemerintah Berharap Layanan Psikososial Banjir Bandang Luwu Utara Ringankan Beban Warga Terdampak

Ditulis oleh
Lazismu Pusat
Ditulis pada
5 Mei 2025
Kategori :
Makassar – LAZISMU. Respons bencana banjir bandang di Masamba kabupaten Luwu Utara masih berlangsung. Bantuan dan relawan yang bergerak di lokasi pasca-bencana dilakukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Luwu Raya yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP). Dalam kondisi itu, 25 Tim Psikososial bagi korban banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara diturunkan untuk memulihkan rasa trauma.  

Seperti dikutip dari laman khittah.co (27/7/2020), Sakinah dari perwakilan tim Psikososial MDMC Luwu Raya, mengatakan, tim yang mendampingi masyarakat pada masa tanggap darurat untuk memulihkan trauma pasca-bencana sehingga masyarakat mampu secara perlahan-lahan bangkit dari kesedihan agar kembali beraktivitas seperti biasa.

“Ini bentuk prihatin kami semua terhadap korban banjir di Masamba,” kata Sakinah saat dikonfirmasi usai menggelar layanan psikososial kepada warga terdampak korban, Sabtu, 25 Juli 2020.

Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Palopo ini mengungkapkan, untuk relawan psikososial yang bertugas kami tempatkan di Pos Layanan (Posyan) Balebo, Kappuna & Pannampung. Mudah-mudahan akan terus kami lakukan dengan sistem roling, jadi untuk tahap awal kami buka dalam 10 hari ke depan.

Dalam kesempatan berbeda, Sekretaris MDMC Sulsel Haeruddin Makkasau saat dihubungi (27/7/2020) mengatakan, pihaknya diamanahkan oleh pemerintah daerah menjadi bagaian dari penanggung jawab pelaksanaan psikososial terhadap korban bencana ini.

 
“Amanah ini menjadi tantangan bagi kami, apalagi di masa pandemi untuk tetap senantiasa mematuhi protokol Covid-19,” tuturnya. Pihaknya yakin semua tim bekerja aman, terkendali dan senantiasa melakukan komunikasi.

Haeruddin menambahkan, selain tim psikososial dari Universitas Muhammadiyah Palopo, MDMC juga akan memobilisasi tim relawan psikososial melalui perguruan tinggi Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan.

“Secara bertahap, ke depan ada sebanyak 11 perguruan tinggi muhammadiyah (PTM) yang bakal diturunkan sebagai tim psikososial untuk kemudian dilibatkan dalam partisipasi tanggap darurat ke 7 Pos Pelayanan (Posyan) Muhammadiyah Luwu Raya,” katanya.

Besar harapan kami, lanjut Haeruddin, MDMC melalui mobilisasi relawan pada tingkat kolaborasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan dapat memaksimalkan tanggung jawab sebagaimana peran yang diamanahkan oleh pemerintah daerah. (na)

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross