Resmikan Tempat Cuci Tangan “Padasan Mardiko”, MPM – Lazismu Kampanyekan Hidup Sehat di Komunitas Pemulung

Ditulis oleh
Lazismu Pusat
Ditulis pada
5 Mei 2025
Kategori :

BantulLAZISMU. Tempat
Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul merupakan lokasi titik kumpul
aktivitas pemulung bekerja sehari-hari. Di TPST ini kegiatan pemberdayaan Majelis
Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah juga berlangsung untuk
mendampingi para pemulung.

 

Implementasi konkretnya tertuang
dalam kampanye Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dilaksanakan MPM bersama
Lazismu dengan peresmian 'Padasan Mardiko' atau tempat cuci tangan bagi
kelompok pemulung dampingan MPM, Makaryo Adi Ngayogyokarto (Mardiko) pada Sabtu
(23/3/2019).

 

Padasan Mardiko menjadi titik kumpul
bagi para pemulungng untuk mempraktekkan PHBS. Disela aktifitas memulung yang
mereka lakukan. Muhammad Nurul Yamin, Ketua MPM PP Muhammadiyah mengatakan,
adanya padasan tempat cuci tangan, setidaknya sebagai jawaban atas permasalahan
yang terjadi pada pola hidup sehat pemulung.

 

"Permasalahan dikelompok
pemulung dengan kesehatan karena lingkungan mereka merupakan masalah yang akut
dan kronis, hadirnya padasan ini setidaknya menjadi salah solusi atas
permasalahan tersebut," ungkap Yamin.

 

Sehingga kampanye PHBS bagi kelompok terpinggirkan seperti pemulung bukan hanya jargon, tapi menjadi aksi nyata dalam menjaga kesehatan pemulung ini. Sementara itu, untuk keberlanjutan penggunaan atas pengadaan tempat cuci tangan ini, pada tahap awal suplai air masih dari bantuan MPM PP. Tapi untuk setelahnya, kelompok Mardiko akan mengurusnya sendiri.

"Untuk suplai air cuci tangan
pada awal kita masih dukung, nanti setelahnya kelompok ini sendiri yang
menyediakan air tersebut. Meski demikian, kita masih mengetuk pintu bagi para
donatur yang memiliki perhatian terhadap kesehatan kelompok pemulung,"
tambahnya.

 

Menyambung yang dikatakan M. Nurul
Yamin, Maryono, Ketua kelompok pemulung Mardiko menyampaikan terimakasih kepada
MPM yang telah memiliki perhatian kepada kesehatan pemulung. Hadirnya padasan
ini, kemanfaatannya bisa dirasakan dan meninggkatkan pola hidup sehat pemulung
yang sebelum adanya padasan pemulung kurang begitu memperhatikan kebersihannya.

 

"Sebelumnya, kita setelah memulung
dan istirahat untuk makan. Kita jarang dan hampir tidak mencucui tangan,
langsung makan saja. Semoga dari adanya padasan ini bisa merubah perilaku hidup
seperti itu," katanya.

 

Ia juga berharap, perhatian yang diberikan oleh MPM bisa memicu pihak lain untuk ikut serta memberikan perhatian terhadap kesehatan kelompok marginal pemulung dan kelompok marjinal lainnya. (a'n/muhammadiyah)

 

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross