

Batang – LAZISMU. Manfaat khitan
bagi seorang pria agar alat kelaminnya lebih sehat. Dengan dikhitan menjadi lebih
higienis dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Bahkan jika dikhitan pada usia
anak-anak, proses pemulihannya setelah tindakan medis lebih mudah. Sedangkan manfaatnya
dari kacamata sosial terutama bagi yang belum mampu secara ekonomi dapat
dilakukan dengan khitan massal.
Di
Kecamatan Limpung, Batang, Jawa Tengah, seorang anak berusia 9 tahun, dari
keluarga tidak mampu pada 10 Oktober 2019, bisa menunaikan khitan di Klinik
Berlian. Siswa kelas 2 sekolah dasar ini bernama Jaka Satriya. Ayahnya, Jumeri,
hanya bekerja serabutan. Jaka anak pertama, buah pasangannya dari Mutiatun
selaku isterinya.
Menurut
Abdul Wahab Asyifak, selaku Kepala Kantor Layanan Lazismu Limpung, Jaka
kesehatannya tidak normal. “Seperti penyakit keturunan, sebab orangtuanya juga
mengalami sakit yang sama dengan Jaka,” katanya. Dari sisi kejiwaan ada yang
tidak normal, sangat berbeda dengan anak-anak pada umunya, papar Wahab.
Mengapa
Lazismu mengkhitan Jaka, karena sebagai bentuk kepedulian Lazismu terhadap
kondisi keluarganya yang memang perlu mendapatkan uluran tangan. Bersama
Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sempu , Lazismu juga memberikan bantuan tambahan
berupa 1 paket kado khitan sebesar Rp 150 ribu, serta sarung, baju koko, celana
khitan dan dan peci.
.jpeg?access_token=2898fe02-f8d6-4529-9d2d-24a6389d7f98)
Tujuan lain mengkhitan Jaka, kata
Wahab, untuk menyampaikan syiar dakwah sosial Lazismu, serta meringankan beban
orang tuanya. Melalui semangat saling berbagi, Lazismu ingin menumbuhkan kepedulian
sosial untuk mewujudkan misinya melalui program ini.
Jumeri yang menyaksikan anaknya
dikhitan sungguh bahagia. Ia mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan donatur
yang telah membantu mengkhitan anaknya.
Kantor
Layanan Lazismu Kecamatan Limpung Kabupaten Batang, tergolong masih baru, namun
kiprahnya dalam gerakan zakat di Batang, terbilang mencerahkan. (na)

