

Kegiatan yang berlangsung di di lokasi wisata Agro Techno Park Jl Jogorogo Ngrambe, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi ini diikuti oleh sekitar 120 peserta dengan 60 unit kendaraan ambulans dari Lazismu dan Amal Usaha Muhammadiyah. Beberapa perwakilan ambulans dari DI Yogyakarta dan Jawa Tengah hadir sebagai peninjau. Dua unit Food Truck Siaga Bencana Jawa Timur dan Kabupaten Ponorogo juga turut serta memberikan dukungan pada kegiatan ini.
Ketua Panitia Lokal (Panlok), Supeno menjelaskan, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang untuk memperkokoh silaturahmi antar kru, yaitu pengemudi dan pendamping Ambulans Muhammadiyah. "Peningkatan wawasan bagi para kru Ambulans Muhammadiyah juga diberikan dalam kegiatan ini sehingga bisa memandu ambulans dengan baik pada saat berlalu lintas di jalan raya," tutur amil Lazismu Kabupaten Ngawi ini.
Supeno menambahkan, dalam acara ini peserta menerima materi disiplin berlalu lintas dari Satlantas Polres dan berbagai peraturan tentang ambulans. Peserta juga berdiskusi, saling bertukar pengalaman, dan pengetahuan bagaimana membangun sinergi, memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan masyarakat yang membutuhkan. "Yang terpenting bagaimana agar Ambulans Muhammadiyah dapat memberikan pelayanan prima," ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan Apel Jambore AmbulanMu pada Ahad pagi (19/6) di lapangan Agro Techno Park, Ngrambe. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini para kru Ambulans Muhammadiyah akan semakin sigap dan peduli dalam melayani masyarakat yang membutuhkan. Lazismu Wilayah Jawa Timur telah hadir dengan layanan ambulans gratis selama lebih dari sepuluh tahun. Layanan ini merupakan bagian dari Pilar Kesehatan Lazismu dengan program Indonesia Mobile Clinic yang bertujuan untuk melayani dan membantu masyarakat secara luas tanpa memandang latar belakang.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Aditio Yudono]

