

TANGERANG SELATAN - Menjelang waktu berbuka puasa, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) lebih ramai dari biasanya. Di antara lalu lalang mahasiswa dan masyarakat yang masih beraktivitas, sejumlah relawan berdiri di tepi jalan sambil membawa kantong-kantong berisi takjil. Senyum dan sapaan menjadi hal menyejukkan di tengah hiruk pikuk kegiatan Ramadan.
Melalui program Tebar Takjil, Lazismu Universitas Muhammadiyah Jakarta menyalurkan sebanyak 1.300 paket takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung selama dua periode, pada Senin-Jumat (2–6/3/2026) dan Senin-Jumat (9–13/3/2026). Dengan sasaran mahasiswa serta masyarakat di sekitar lingkungan kampus yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan. Selain membantu masyarakat memperoleh hidangan berbuka puasa, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Tebar Takjil melibatkan kader Lazismu UMJ sebagai relawan utama. Distribusi takjil juga didukung oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) serta Nasyiatul Aisyiyah Tangerang Selatan yang turut membantu proses penyaluran kepada para penerima manfaat.
Ketua Bidang Pendayagunaan dan Pendistribusian Lazismu UMJ Raden Alka Wali Hakim menjelaskan bahwa program Tebar Takjil merupakan bagian dari upaya Lazismu untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
“Program Tebar Takjil ini menjadi bentuk kepedulian Lazismu UMJ kepada mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Melalui kolaborasi dengan kader IMM sebagai mitra penyaluran, kami berharap bantuan ini dapat memberikan kemudahan bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa untuk berbuka tepat waktu,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga mendapat sambutan positif dari organisasi kemahasiswaan yang terlibat. IMM Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMJ menilai program ini sebagai bentuk kolaborasi yang baik antara Lazismu dan organisasi mahasiswa dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan kampus.
Salah satu penerima manfaat, Vito, mahasiswa Fakultas Agama Islam UMJ, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, pembagian takjil sangat bermanfaat bagi mahasiswa yang masih berada di kampus menjelang waktu berbuka.
“Alhamdulillah, program ini sangat membantu kami, terutama yang masih berada di kampus saat waktu berbuka tiba. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap Ramadhan,” katanya.
Program Tebar Takjil merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Ramadhan Lazismu UMJ yang didukung oleh penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah dari civitas akademika serta para donatur. Melalui kegiatan ini, Lazismu UMJ tidak hanya menghadirkan bantuan berbuka puasa, tetapi juga menumbuhkan budaya berbagi, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu UMJ]

