

TANGERANG SELATAN - Datangnya Ramadan menambah hangat suasana di Masjid At-Taqwa Universitas Muhammadiyah Jakarta. Sejumlah paket kebutuhan pokok tersusun rapi, menunggu untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
Bagi sebagian orang, paket sederhana itu mungkin tampak biasa. Namun bagi para duafa , bantuan itu menjadi penguat harapan untuk menjalankan Ramadan dengan lebih tenang. Melalui program Kado Ramadan, Lazismu Universitas Muhammadiyah Jakarta menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek pada Kamis (5/3/2026).
Program ini menjadi wujud kepedulian sosial kampus dalam menghadirkan kebahagiaan Ramadan yang lebih merata. Sebanyak 1.600 paket Kado Ramadan disalurkan bertahap kepada para penerima manfaat. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari karyawan dan pensiunan UMJ, guru, anak yatim, kaum dhuafa, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), unsur persyarikatan Muhammadiyah, hingga masyarakat kurang mampu sekitar kampus.
Ketua Lazismu UMJ, Tajudin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kampus kepada masyarakat. Menurutnya, Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat empati dan memperluas kebermanfaatan.
“Program ini bentuk tanggung jawab moral dan sosial kita bersama. Kami ingin memastikan bahwa keberadaan kampus dan Lazismu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ciampea, Sugiri, yang menilai kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang bulan puasa. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Program Kado Ramadhan sendiri merupakan agenda sosial tahunan Lazismu UMJ yang didukung oleh penghimpunan zakat, infak, dan sedekah dari civitas akademika UMJ serta para donatur. Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Jakarta menegaskan bahwa kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kepedulian, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Setiap paket berisi kebutuhan pokok rumah tangga yang diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dalam mempersiapkan ibadah puasa. Bagi sebagian keluarga, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako, melainkan bentuk kepedulian yang menghadirkan rasa bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi berbagai keterbatasan ekonomi.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jakarta ini turut dihadiri Rektor UMJ Ma'mun Murod, Ketua LPP AIK UMJ Fakhrurazi, serta Ketua Lazismu UMJ Tajudin. Kehadiran para pimpinan kampus dan unsur persyarikatan Muhammadiyah menunjukkan komitmen bersama untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu UMJ]

