

JAKARTA - Suasana kawasan Masjid At-Tanwir, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, begitu semarak pada Sabtu (7/3/2026). Sejak menjelang waktu berbuka, halaman masjid mulai dipenuhi jamaah yang datang dari berbagai penjuru untuk bertarawih dan I'tikaf.
Semarak bulan suci ramadan setiap tahun diselenggarakan Masjid At-Tanwir. Dukungan juga datang dari Lazismu yang menggerakan UMKM. Ketua Panitia Ramadan Cerah Masjid At-Tanwir, Masruri, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja didesain sebagai perpaduan antara dakwah, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan tabligh akbar kami rangkai dengan santunan anak yatim serta bazar UMKM agar jamaah dapat merasakan manfaat sosial dan ekonomi selama ramadan,” ujarnya.
Di sela-sela kegiatan, panitia juga menyalurkan santunan kepada sekitar 150 anak yatim dari berbagai panti asuhan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Jakarta dan sekitarnya. Selain menerima santunan, anak-anak mengikuti sesi interaktif yang berisi motivasi, kuis hafalan Al-Qur’an, serta pembinaan nilai-nilai keislaman bagi generasi muda.
Salah satu penerima manfaat, Ika Putri, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, rangkaian acara yang diselenggarakan terasa menarik dan memberikan pengalaman yang berkesan. “Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar. Isi ceramahnya mendidik dan tidak membosankan. Selain itu, ada santunan untuk anak-anak panti dan bazarnya juga ramai dengan berbagai pilihan,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan setiap tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Di antara keramaian itu, ratusan anak dari panti asuhan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah Jakarta dan sekitarnya tampak duduk berkelompok dengan wajah ceria. Mereka menjadi bagian penting dari kegiatan yang digelar oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid At-Tanwir dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah, di antaranya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agus Taufiqurrohman, serta Ketua DKM Masjid At-Tanwir Nur Achmad. Turut hadir pula perwakilan majelis dan lembaga PP Muhammadiyah, Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah DKI Jakarta, serta pimpinan Muhammadiyah tingkat wilayah hingga cabang se-DKI Jakarta.
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana di Masjid At-Tanwir semakin hangat. Jamaah yang sejak sore memenuhi area masjid akhirnya berkumpul bersama untuk menutup rangkaian kegiatan hari itu. Di tengah kebersamaan itu, tabligh akbar dan bazar Ramadan bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi ruang pertemuan antara dakwah, kepedulian sosial, dan kebersamaan umat di bulan yang penuh berkah.
Selain tausiyah keagamaan, kegiatan ini juga dirangkai dengan bazar Ramadan yang menghadirkan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kehadiran bazar tersebut tidak hanya menambah semarak suasana, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

