Menanam Harapan di Lingkungan Sendiri, CINTA SiPeka Hadirkan Kemandirian Warga Kaliwates

Ditulis oleh
Sayida Humaira
Ditulis pada
17 Maret 2026
Kategori :
Menanam Harapan di Lingkungan Sendiri, CINTA SiPeka Hadirkan Kemandirian Warga Kaliwates

JEMBER - Di tengah aktivitas warga yang mulai bersiap menyambut waktu berbuka puasa, suasana di RT 02 RW 17 Kelurahan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Senin (9/3/2026) tampak lebih ramai dari biasanya. Warga berkumpul di sekitar selokan lingkungan di belakang Kantor Samsat Jember, membawa ember berisi benih ikan nila yang akan ditebar bersama. Program CINTA SiPeka sendiri merupakan inovasi yang digagas oleh Lurah Kaliwates Abdul Khamil dengan melibatkan berbagai pihak. Lazismu Jember berperan dalam penyediaan ayam, pakan, serta renovasi kandang, sementara proses pembinaan masyarakat dilakukan oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PDM Jember.

Di sudut lain, kandang ayam petelur yang baru dipersiapkan berdiri sebagai tanda mulainya sebuah ikhtiar baru. Dari ruang sederhana di lingkungan warga inilah program pemberdayaan masyarakat mulai digerakkan untuk mengubah potensi sekitar menjadi sumber penguatan ekonomi keluarga sekaligus pemenuhan gizi masyarakat.

Launching program yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut dihadiri oleh Dima Akhyar (Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Pemerintah Kabupaten Jember), Abdul Khamil (Lurah Kaliwates), Arief Nur Hartanto (Manager Program Lazismu Jember), serta perwakilan Majelis Lingkungan Hidup, Majelis Pemberdayaan Masyarakat, LP UMKM PD Muhammadiyah Jember, pengurus Forum RT/RW, kader posyandu, dan masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan diawali dengan penebaran benih ikan nila di selokan lingkungan warga. Aksi sederhana tersebut menjadi simbol dimulainya program urban farming yang diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sumber pangan sekaligus potensi ekonomi keluarga.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan ayam petelur Kuntara kepada warga penerima manfaat. Program ini tidak hanya mendorong usaha rumah tangga berbasis peternakan kecil, tetapi juga menghadirkan dukungan terhadap pemenuhan gizi keluarga melalui distribusi telur.

Sebagian telur dari ayam petelur tersebut bahkan diserahkan kepada kader posyandu sebagai bentuk dukungan terhadap program peningkatan gizi masyarakat dan upaya pencegahan stunting di lingkungan setempat.

Manager Program Lazismu Jember Arief Nur Hartanto menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pengelolaan zakat produktif yang bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Zakat produktif yang dikelola Lazismu bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. Bantuan yang diberikan bukan sekadar konsumsi, tetapi menjadi modal usaha agar penerima manfaat mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Abdul Khamil, program ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan solusi sederhana namun berdampak bagi masyarakat perkotaan.

“Melalui program CINTA SiPeka, kami ingin menghadirkan inovasi yang sederhana tetapi berdampak besar. Lingkungan di sekitar warga dapat dimanfaatkan secara produktif untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan gizi,” katanya.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Jember. Dima Akhyar menilai inovasi tersebut selaras dengan arah pembangunan daerah yang menekankan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Program inovasi dari Kelurahan Kaliwates ini sangat selaras dengan arah pembangunan daerah. Pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat seperti ini menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup warga,” tuturnya.

Bagi warga penerima manfaat, program ini membawa harapan baru. Pak Tole, salah satu warga yang menerima manfaat dari program tersebut, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program ini. Selain bisa membantu menambah penghasilan, kami juga mendapatkan sumber pangan yang bergizi untuk keluarga,” ucapnya.

Menjelang waktu berbuka, kegiatan launching ditutup dengan buka puasa bersama. Di tengah kebersamaan itu, program CINTA SiPeka bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal menuju kemandirian ekonomi sekaligus peningkatan gizi keluarga.

Jika berjalan sesuai harapan, model pemberdayaan ini diharapkan dapat menjadi contoh inovasi sosial yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lain di Kabupaten Jember untuk membuka jalan bagi perubahan dari mustahik menuju muzaki melalui kerja bersama dan pemberdayaan yang berkelanjutan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Jember]

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross