Dari Obrolan Singkat Menjadi Senyum Anak Yatim di Bantaeng

Ditulis oleh
Sayida Humaira
Ditulis pada
17 Maret 2026
Kategori :
Dari Obrolan Singkat Menjadi Senyum Anak Yatim di Bantaeng

BANTAENG - Di sudut tenang Masjid Darul Muttaqin Jannayya, senyum anak-anak sore itu menjadi pemandangan yang sulit diabaikan, pada Rabu (12/3/2026), langkah-langkah kecil mereka memenuhi halaman masjid membawa harapan yang sederhana namun hangat di Ramadan. Di tengah lantunan doa dan kebersamaan yang terjalin, sebuah kegiatan yang berawal dari obrolan singkat kini menjelma menjadi momen penuh makna menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan masyarakat dhuafa di Desa Lumpangang, Kecamatan Pa’jukukang.

Kehangatan Ramadan terasa begitu dekat. Bukan hanya dari lantunan tausiyah yang menggema, tetapi juga dari kebersamaan yang terjalin antara para penerima manfaat, relawan, dan para penggerak kebaikan.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh, di antaranya Nurdin (Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bantaeng), Hasanuddin Arasy (Sekretaris MUI Kabupaten Bantaeng), Muhammad Taqwin (Ketua Badan Pengurus Lazismu Daerah Kabupaten Bantaeng), serta Suparman Supabaja (Ketua Pengurus Masjid Darul Muttaqin Jannayya).

Namun di balik terselenggaranya kegiatan ini, tersimpan kisah yang tak banyak diketahui. Bukan berawal dari perencanaan panjang, melainkan dari sebuah obrolan singkat yang berbuah nyata.

Ketua Lazismu Bantaeng, Muhammad Taqwin, mengisahkan bagaimana semuanya bermula. Saat itu, ia tengah menghadiri kegiatan serupa di SDS Muhammadiyah Bantaeng. Di sela kegiatan, Suparman mendekatinya dan menyampaikan keinginan sederhana.

“Di tempat itu, Pak Suparman bisik ke saya, ‘Saya juga mau adakan Tabligh Akbar, kalau ada paket school kit yang bisa dibagi, gaskan-mi juga’. Jadi saya bilang, ada paket yang bisa kita bagi, ayo,” ucap Taqwin sembari tersenyum. 

Gayung pun bersambut. Dari percakapan singkat itu, lahirlah kegiatan yang hari ini menghadirkan kebahagiaan bagi banyak orang.

Sebanyak 10 anak yatim dan piatu di Kelurahan Lumpangang menerima bantuan paket perlengkapan sekolah (school kit). Meski jumlahnya tidak besar, namun manfaatnya terasa nyata, terutama bagi anak-anak yang sedang menapaki jalan pendidikan mereka.

Ketua Pengurus Masjid Suparman Supabaja menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian bersama yang diinisiasi oleh Lazismu.

“Hari ini kita menyalurkan paket school kit kepada anak-anak kita yang masuk kategori yatim dan piatu. Paket ini diinisiasi oleh teman-teman pengurus Lazismu PDM Bantaeng,” ujarnya.

Bagi anak-anak penerima manfaat, bantuan ini bukan sekadar alat tulis atau perlengkapan sekolah. Lebih dari itu, ia menjadi penyemangat baru untuk terus belajar dan meraih masa depan.

Salah satunya dirasakan oleh Ahmad, seorang anak penerima manfaat. Dengan wajah ceria, ia menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Halo kakak-kakak, terima kasih banyak kepada Lazismu yang sudah memberi saya alat tulis. Saya senang sekali karena sekarang saya bisa belajar lebih di sekolah,” ujarnya dengan gembira.

Di sisi lain, Taqwin juga menegaskan bahwa Lazismu Bantaeng tidak menempatkan diri sebagai lembaga yang menimbun dana. Setiap amanah yang diterima, segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Ia menyadari bahwa secara finansial, Lazismu mungkin tidak sebesar lembaga negara. Namun, baginya, nilai dari setiap bantuan tidak terletak pada besar kecilnya nominal.

“Recehan-recehan yang kami kumpulkan sepenuhnya kami pergunakan untuk kepentingan umat. Jumlahnya terbatas dan tidak besar seperti bantuan pemerintah pada umumnya. Tapi jangan lihat jumlahnya, lihat nilai ibadah di dalamnya,” tegasnya.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperluas manfaat. Tidak harus menunggu berlebih, karena agama mengajarkan untuk tetap berbagi baik dalam kondisi lapang maupun sempit.

Kegiatan ini juga diisi dengan doa bersama dan tausiyah Ramadan, yang semakin mempererat kebersamaan antara para penerima manfaat dan para penggerak kebaikan. Suasana haru dan syukur pun menyatu dalam setiap rangkaian acara.

Dari sebuah percakapan sederhana, lahirlah senyum-senyum kecil yang membawa harapan besar. Di sudut Bantaeng, Ramadan kembali membuktikan bahwa kebaikan selalu menemukan jalannya melalui tangan-tangan yang ringan memberi, dan hati yang tulus berbagi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Bantaeng]

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross