Kakinya Terlindas Kereta, Alfamart dan Lazismu Serahkan Bantuan Kursi Roda

Ditulis oleh
Lazismu Pusat
Ditulis pada
5 Mei 2025
Kategori :

Bogor – LAZISMU. Teriakan warga
dari lokasi kejadian tak cukup cepat bagi Nurul Fitri (19) untuk menghindar
dari kereta api yang akan melintas. Nasib naas dialaminya diiringi teriak
kesakitan yang hebat. Sementara teman-temannya berhasil menghindar dengan
tatapan nanar ke arah Fitri karena tak kuasa melihat kaki kanannya yang tak
lagi utuh sebagian.

 

Awal
mula peristiwa, Fitri dan teman-temannya mengobrol di rel kereta api (KA),
tepatnya di jembatan Bogor Trade Mall (BTM). Ia dan rekan-rekannya tidak
mengetahui jika KA Pangrango jurusan Bogor – Sukabumi semakin dekat. Asyik
berbagi cerita hingga akhirnya tak menyadari bahaya menghampiri.

 

Menurut
Yusuf Supriadi selaku suami Fitri, sebetulnya ia ada di lokasi itu. Sebelum
kejadian, ia pamit ke warung untuk membeli cemilan. Kurang lebih 10 menit Yusuf
beranjak dari lokasi itu ke warung.

 

“Senin kejadiannya pukul delapan malam lebih,” katanya. Saya mendengar teriakan orang-orang, hanya saya tidak tahu siapa yang diteriaki orang-orang itu. Lantas ia bergegas ke lokasi, Yusuf sangat terkejut melihat kondisi isterinya, demikian ia menceritakan kepada Lazismu (15/8/2019), di RS PMI Bogor.

 

Fitri
dalam kondisi kritis, Yusuf sendiri yang menggendong isterinya menuju RS untuk
segera mendapat pertolongan. Anang Kosim selaku Ayah Fitri, yang berada di
ruang Dahlia RS PMI Bogor bersama isterinya tak dapat berkata-kata. Dirinya
hanya pasrah.

 

Anang Kosim terlihat sedih, anak satu-satunya itu harus kehilangan sebagian kaki kanannya. Anang mengaku Fitri dan Yusuf belum lama menikah. Yusuf sehari-hari bekerja di bengkel sepatu di daerah Bogor. Kini Yusuf tidak bekerja untuk sementara waktu, karena kondisi isterinya sangat membutuhkan Yusuf di sampingnya setiap saat.

 

Di
ruang Dahlia RS PMI Bogor, kerabat dan teman-teman Fitri datang untuk membantu
Fitri. Begitu juga Lazismu dan Alfamart yang datang menjenguknya sore itu.
Meski sudah bisa bicara dan tersenyum, kesedihan Fitri dan keluarganya tidak
dapat disembunyikan.

 

Kehadiran
Lazismu dan Alfamart untuk meringankan beban Fitri. Di ruangan itu, satu unit
kursi roda diserahkan untuk Fitri. Kursi Roda yang diperuntukkan untuk Fitri
merupakan sumbangan dari hasil donasi konsumen Alfamart yang bekerja sama
dengan Lazismu.

 

Budi
Santoso dari Alfamart mengatakan, semoga kursi roda ini bisa meringankan
aktivitas Fitri dan Fitri dapat segera pulih. Tak hanya itu, Lazismu juga
menyerahkan santunan untuk Fitri sebesar Rp 5 juta untuk membantu Fitri yang
masih berada di rumah sakit.

 

Lazismu
mengucapkan terima kasih kepada donatur yang memercayakan donasinya sehingga
amanah ini dapat tersampaikan kepada Fitri dan Keluarganya.  (na) 

Tag :
Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross