

Jakarta –
LAZISMU. PP Muhammadiyah dan
Lazismu Pusat menggelar acara pelepasan 6 da’i dari Palestina di Gedung Pusat
Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2019).
Hadir perwakilan PP Muhammadiyah,
Dadang Kahmad, Ketua
Badan Pengurus Lazismu Pusat, Hilman Latief, dan Ketua
IESCO, Mahmud Syaqfa, serta Ketua Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional
PP Muhammadiyah, Muhyiddin Junaedi.
Kegiatan pelepasan da’i-da’i asal
Palestina ini sekaligus buka puasa bersama jajaran PP Muhammadiyah, dan
Lazismu.
Sebagaimana dilansir
Muhammadiyah.or.id, (28/7), bahwa program syiar Ramadan dengan enam da'i asal
Palestina telah berjalan selama 20 hari sejak hari pertama Ramadan 2019/1440 H.
Program tersebut merupakan dorongan dan kerjasama antara Pemerintah dan
beberapa lembaga swasta.
Ketua Lazismu, Hilman berpendapat ini
adalah bukan akhir, dan bukan awal untuk membangan ukhuwah.
“This not be end, this is not
beginning. Terimakasih juga kepada PP Muhammadiyah yang sudah hadir bersama
kita pada kesempatan sore ini,“ tutupnya dalam sambutan di Gedung Dakwah
Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/5).
Sementara itu, Ketua PP Muhammadiyah,
Dadang Kahmad mengucapkan bersyukur dapat berjumpa dengan saudara-saudara dari
Palestina.
“Alhamdulillah sore ini kita bisa
berjumpa dengan saudara-saudara kita dari Palesina. Kami dari Muhammadiyah sangar
berbahagia bisa bertemu dengan anda semua. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan
keselamatan dan kebahagian pada kita,” jelasnya.
Dadang melanjutkan, Muhammadiyah
selalu mengikuti perkembangan-perkembangan di dunia Islam, terkhusus tentang
Palestina. Lalu, dari perkembangan itu didiskusikan dikalangan Muhammadiyah.
“Kami (Muhammadiyah) selalu mengikuti
perkembangan di dunia islam khususnya di palestina, perkembangan-perkembangan
itu suka kami diskusikan dikalangan kami muhammadiyah. Alhamdulillah Lazismu
punya program untuk memperhatikan terhadap Palestina. Oleh karena itu,
terimakasih sudah datang ke PP Muhammadiyah,” ungkap Dadang.
Ketua IESCO, Mahmud Syaqfa, mengucapkan
terimakasih kepada Muhammadiyah dalam hal ini Lazismu yang telah memfasilitasi
6 Syekh Palestina untuk berdakwah kemanusiaan di Indonesia.
Ketua IESCO itu mengatakan kalau kita
semua adalah saudara (keluarga), dan berterimakasih kepada Muhammadiyah dan
Lazismu. “We are brothers. So, thanks you,” tutupnya.
Dalam kesempatan ini, Ketua Lembaga
Hubungan dan Kerjasama Internasional PP Muhammadiyah, Muhyiddin Junaedi dalam
sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Lazismu, IESCO dan para Syekh yang
telah merancang program ini dengan baik. Lalu untuk hasil donasi yang terhimpun
akan dimaksimalkan untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina yang sedang
terjajah.
Junaedi lebih lanjut mengatakan Lazismu
bersama MUI sedang membangun rumah sakit di Hebron dalam rangka membantu
pengobatan dan mengalokasikan sebagian dana kemanusiaan kepada rakyat
Palestina, serta Indonesia mendukung perjuangan rakyat Palestina dari
penjajahan Israel.
“Rakyat Indonesia sangat mendukung
perjuangan rakyat Palestina dalam melawan penjajah Israil. UUD 45 menolak keras
penjajahan diatas dunia oleh karena itu baik pemerintah maupun masyarakat umum
mengecam atas penjajahan yg dilakukan Israel terhadap Palestina,” jelasnya.
(bp)

