

Lazismu Kota Tasikmalaya bertemu komunitas pengajian ini pada Sabtu, (24/03/2018), di komplek perumahan BIP I, Indihiang, Kota Tasikmalaya, Bertepatan dengan kegiatan pengajian ibu-ibu tersebut. Setelah berinteraksi diketahui bahwa mereka memiliki program pembiayaan ekonomi produktif berbasis komunitas.
Komunitas pengajian unik ini juga berpindah-pindah tempat, karena setiap bulan dilakukan bergiliran dari rumah ke rumah mustahik penerima pembiayaan ekonomi produktif yang difasilitasi Lazismu.
Selain ta’lim, pembiayaan ekonomi tersebut ada nilai tambah untuk para mustahik. Ibu-ibu yang ikut berpartisipasi mengisi kencleng infak yang dibagikan berbentuk kaleng, yang di setiap bulannya disetorkan kepada Amil.
Penerima manfaat pembiayaan ekonomi produktif itu, mayoritas janda duafa yang masih punya tanggungan. Di antaranya pelaku usaha mikro yang perlu dibantu modal usahanya. Ada yang berjualan sembako, budidaya jamur, kue basah, baju dan sebagainya yang dilakukan dengan skema mencicil.
Sebelumnya, menurut Rizky Nugaraha, ada sebagian dari jamaah yang terjebak jaringan lintah darat. Mereka menanggung hutang yang besar ribanya. Beruntung setelah mereka bergabung dengan jamaah pengajian ketergantungan kepada rentenir mereka tinggalkan, karena tidak tahu dampaknya. (rn)

