

Peluncuran program ini ditandai acara "KURMA Special Nuzulul Qur'an-Mengejar Berkah, Merangkai Ukhuwah" yang berlangsung secara hybrid, yaitu di Ballroom BJ Habibie Lantai 2, Muamalat Tower, Jalan Prof. Dr. Satrio Kav. 18 Kuningan, Jakarta Selatan serta secara daring melalui aplikasi "Zoom". Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan BPKH, para mitra, perwakilan anak yatim dhuafa, serta tamu undangan. Pemberian bantuan Al-Qur'an dan Kado Ramadhan dilakukan secara simbolis kepada sembilan Mitra Kemaslahatan BPKH dan perwakilan anak yatim dhuafa.
Kepala Badan Pelaksana BPKH yang diwakili oleh Anggota Badan Pelaksana BPKH Dr. Rahmat Hidayat, S.E., M.T. dalam sambutannya menerangkan, program ini merupakan kelanjutan dari sukses program yang sama pada tahun sebelumnya. Kali ini, program serupa mengalami peningkatan kuantitas jumlah bantuan yang diberikan. "Ini adalah bentuk kesadaran kita, meskipun kita mayoritas tapi masih ada di antara kita yang masih belum bisa membaca Al-Qur'an. Ada yang sudah bisa baca tapi bacaannya kurang bagus," terang Rahmat.
Menurutnya, BPKH ingin memfasilitasi agar umat Islam dapat semakin dekat dengan Al-Qur'an, seperti yang diyakini bahwa Al-Qur'an merupakan sumber kebaikan yang dapat mendekatkan diri kita kepada Allah dan mendatangkan pahala yang luar biasa. Ia juga menegaskan, siapapun yang terlibat dalam program ini akan mendapatkan pahala kebaikan dari Allah.
"Kita semua yang berkontribusi dalam program kemaslahatan seperti ini, baik unsur pimpinan, teman-teman, dan terutama mitra yang menyebarkan Al-Qur'an ini, insyaAllah mendapatkan pahala yang luar biasa. Di samping itu kita menyiapkan fasilitas ibadah, ada mukena, sarung, sajadah, insyaAllah akan memberikan pahala yang luar biasa. Mari setiap kita melaksanakan program kemaslahatan, kita laksanakan dengan semangat niat ibadah kepada Allah dan mengharapkan ridho dari Allah," tegasnya.
Sasaran dalam program tersebut diprioritaskan pada wilayah yang sulit dijangkau seperti di wilayah pedalaman, pedesaan, dan wilayah terpencil di berbagai provinsi di Indonesia. Program "Berbagi Mushaf Al-Qur'an dan Bingkisan Ramadhan 1443 H" memiliki output yaitu tersedianya 22.000 mushaf Al-Qur'an, 1.000 Al-Qur'an Imam dan dudukan, serta 22.000 bingkisan Ramadhan yang akan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Disamping itu, program ini memiliki outcome untuk meningkatkan distribusi mushaf Al-Qur'an serta meningkatkan sarana ibadah bagi santri, imam masjid/musholla, dan masyarakat umum melalui program berbagi mushaf Al-Qur'an dan bingkisan Ramadhan 1443 H.
Dalam Program Ramadhan 1443 H, BPKH bekerjasama dengan sembilan mitra kemaslahatan, salah satunya adalah Lazismu. Ketua Badan Pengurus Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Mahli Zainuddin, M.Si. menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPKH. Tahun ini Lazismu mendapatkan bantuan mushaf Al-Qur'an sebanyak 3.750 buah dan 2.750 paket Bingkisan Ramadhan yang akan disalurkan ke 23 provinsi melalui jaringan kantor daerah Lazismu yang ada di Indonesia.
"Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Lazismu yang telah lima tahun sebagai mitra penyaluran dana kemaslahatan BPKH. Pada bulan Ramadhan kali ini mendapatkan mushaf Al-Qur'an sebanyak 3.750 dan Bingkisan Ramadhan sebanyak 2.750 yang disalurkan ke 23 provinsi. Semoga dengan adanya kemitraan ini dapat terus memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan menguatkan lazismu secara kelembagaan, pada khususnya untuk terus menjadi lembaga zakat yang terpercaya. InsyaAllah kerjasama kemitraan ini dapat terus berlangsung ke depannya," ujar Mahli.
Program kemaslahatan "Berbagi Mushaf Al Quran dan Bingkisan Ramadhan 1443 H" menyebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Program ini akan memberikan dampak sosial bagi umat Islam. Dampak secara tidak langsung secara maqashid syariah adalah bagian dari Hifzud Din sebagai ikhtiar untuk menjaga semangat dalam menjalankan nilai-nilai agama dan ibadah.
[PR Lazismu PP Muhammadiyah]

