

Kairo – LAZISMU. Informasi mahasiswa dan mahasiswi yang berjuang menuntut ilmu di negeri Piramida perlu mendapat perhatian. Terlebih wabah Covid-19 yang melanda negara-negara dunia, termasuk Mesir di mana para mahasiswa-mahasiswi yang berkuliah di Universitas Al-Azhar Kairo berdasarkan informasi dari Lazismu Mesir, ada salah satu mahasiswi Indonesia di sana yang mengalami sakit infeksi saluran pernafasan.
Disampaikan oleh Aminullah Furqon selaku Ketua Lazismu Mesir, salah seorang mahasiswi tersebut mengalami gangguan pernafasan sejak Maret 2020 dan akan kembali ke tanah air untuk melanjutkan pengobatan. .
Alhamdulillah bersamaan dengan informasi itu, Lazismu Mesir telah menyalurkan bantuan sejumlah 700 LE kepada Saudari Hilmi Masruroh pada Rabu, 15 Juli 2020. Bantuan tersebut diterima oleh Taufiq mewakili dari Tebu Ireng Center. “Harapannya dapat membantu mengurangi beban saudari Hilmi Masruroh dalam pengobatan, penyerahan dilakukan di Markaz Dakwah Muhammadiyah Mesir,” katanya.
Hilmi merupakan salah satu anggota perhimpunan mahasiswa Al-Azhar asal Tebuireng yang sedang mengalami sakit infeksi saluran pernafasan. Hilmi menderita sakit sejak Maret, dan insyaallah akan pulang ke Indonesia untuk menjalani pengobatan lebih lanjut. Kisaran biaya yang diperlukan, kata Furqon sekitar 20.000 LE.
Pada 17 Juli 2020, tepatnya hari Jum'at, Lazismu Mesir langsung berkomunikasi dengan perwakilan dari saudari Hilmi dan menyalurkan bantuan berjumlah 700 LE. Sudah kali yang kedua kami mendapatkan bantuan dari Lazismu Mesir terkait warga kami yang sedang sakit, kata Taufiq mewakili saudari Hilmi, semoga bantuan dari donatur Lazismu mesir menjadi berkah.
Dalam penyerahan donasi dihadiri oleh Ketua Lazismu Mesir Aminullah Furqon, dan Ketua PCIM Mesir, saudara Umair Fahmiddin, demikian disampaikan salah seorang amil Lazismu Mesir yang juga mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Universitas Al-Azhar Kairo (21/7/2020).
Di samping itu, Lazismu Mesir juga terus salurkan bantuan di tengah penyebaran Covid-19. Diketahui bahwa menyebarnya virus ini masih berlanjut hingga saat ini memberi dampak yang cukup besar dalam bidang ekonomi terhadap mahasiswa Indonesia di Mesir.
Puji syukur Lazismu Mesir telah menyalurkan bantuan sebesar 1.200 LE, pada Jum'at, 17 Juli 2020, di Markaz Dakwah Muhammadiyah Mesir kepada saudara Rifqi selaku Wapres PPMI, dan penyerahan bantuan tersebut juga disaksikan oleh Ketua Umum PCIM Mesir Umair Fahmiddin. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa Indonesia dalam penanggulangan covid 19.
Wakil Presiden Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) mengapresiasi gerakan berbagi yang dilakukan Lazismu Mesir atas kontribusinya dalam aksi sosial untuk mahasiswa Indonesia yang kuliah di Al-Azhar.
Beliau juga mengajak instansi masisir yang bergerak di bidang filantropi untuk terus bersinergi satu dengan lainnya untuk berkhidmat kepada masisir. Dalam kesempatan itu, Ketua Lazismu Mesir dan Ketua Muhammadiyah Mesir menekankan bahwa Lazismu bergerak dari masisir untuk masisir. Dengan adanya program Shunduq Masisir, yakni kotak infak mahasiswa Indonesia di Mesir, Ketua Lazismu Mesir optimis kegiatan penghimpunan melalui shunduq masisir akan teratasi. (na)

Pekanbaru – LAZISMU. Lazismu terbuka berkolaborasi dengan siapapun, untuk bekerjasama dalam kegiatan sosial. Selasa, 21 Juli 2020, Lazismu Kota Pekanbaru menggelar silaturahim ke Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Jalan Setiabudi Pekanbaru.
Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Pekanbaru, Hari Siyanto, mengatakan agenda silaturahim ini merupakan bentuk kerjasama dalam kegiatan sosial. “Saudara-saudara kita di PSMTI, yang kita singgahi adalah mitra sinergi, kita ingin menjalin kerjasama membantu saudara kita yang tekena dampak covid-19, ini tidak bisa dikerjakan sendiri harus bersama-sama,” katanya.
Lebih lanjut, Haris menyampaikan, Lazismu sudah mengagendakan program ketahanan pangan untuk menghadapi pandemi yang belum pasti akan berakhir. Sektor yang paling terkena dampak pandemi adalah sektor ketahanan pangan, dengan adanya program ketahanan pangan mandiri, salah satu di antaranya dengan cara memperkuat ketahanan pangan secara mandiri di lingkup terkecil yaitu rumah tangga.
Misalnya usaha jualan kue, ini bisa membantu mereka yang tersampak dengan bersama – sama ikut memasarkan dan mendapatkan bahan olahannya, karena tidak selamanya bantuan itu bersifat karitas.
Selain itu, menurut Haris, pemanfaatan tanah wakaf juga bisa dilakukan untuk menanam tanaman yang bisa menunjang ketahanan pangan dan bahan makanan pokok lainnya. “Tentu saja dengan memberikan pendampingan, mereka yang terkena dampak akan disaring berdasarkan kemampuan dan minatnya,” bebernya. Haris berharap bisa bersinergi lebih jauh lagi, terkait program-program ketahanan pangan.
.jpeg?access_token=6280b886-628e-4b0c-a38f-62b5e4459966)
Dengan adanya pertemuan ini, selain menghasilkan program dan ide baru, juga sebagai urun ide kepada masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi kondisi yang terjadi saat ini. Intinya satu, kita tidak panik, bukan keadaan yang mengendalikan kita, tapi kita yang mengendalikan keadaan,” tandas Haris.
Sementara itu, Ketua PSMTI Riau, Steven Wijaya menyampaikan terima kasih atas kunjungan dari Lazismu Kota Pekanbaru. “Kita banyak mendapatkan ilmu dengan duduk bersama, selain itu dalam kesempatan ini kita mengajak masyarakat untuk bersabar dalam menunggu vaksin yang sedang dikeluarkan dan diuji klinis oleh para ilmuwan untuk mengatasi pandemi,” pungkasnya.
Lebih lanjut Steven juga membenarkan pernyataan dari Lazismu, bahwa saat ini banyak sektor ekonomi yang terkena dampaknya. “Sekarang banyak usaha yang terkena dampak terutama UMKM kelas menengah ke bawah, memang perlu satu ide kreatif dan kerjasama bagaimana mereka punya tempat untuk beraktifitas, mungkin produk mereka banyak dicari tetapi tidak diketahui banyak orang,” ujarnya.
Steven mengatakan salah satu program PSMTI adalah dengan cara meningkatkan penggunaan media sosial sebagai salah satu cara untuk menjual dan memperkenalkan produk yang dimiliki. “Pemanfaatan media sosial seperti media daring sosial serta saluran lainnya diharapkan bisa memberikan kemudahan untuk menjual produk mereka, ini perlu dikembangkan oleh pemerintah kota dan provinsi,” ungkapnya. (na)

Banjarmasin – LAZISMU. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu Kabupaten Banjar, menyerahkan bantuan untuk korban terdampak bencana banjir di Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Penyerahan ini merupakan respons bencana banjir yang dipicu tingginya curah hujan yang turun sejak pagi hingga sore pada 11 Juli 2020, yang mengakibatkan ribuan rumah terendam banjir dengan rincian seperti dikutip dari Sitrep MDMC Kalsel, 13-14 Juli, setidaknya merendam 5 kecamatan hingga berdampak pada 1778 KK, 1577 Rumah dan 5935 Jiwa.
Relawan Muhammadiyah yang tergabung dalam MDMC Kabupaten Banjar menyerahkan bantuan berupa uang tunai dan beberapa barang yang telah dihimpun melalui Lazismu Kabupaten Banjar.
Muhammad Nashir, Staf Program dan Penghimpunan Lazismu Banjar yang ikut dalam penyerahan menyampaikan bahwa ini adalah hasil penghimpunan beberapa hari yang lalu. “Yang kami serahkan kali ini merupakan hasil dari penghimpunan selama tiga hari, dari 14-16 Juli,” jelasnya
Nashir mengucapkan syukur dan terima kasih atas kepercayaan donatur memberikan bantuan melalui Lazismu Banjar.
“Saya mewakili Lazismu Banjar berterima kasih kepada donatur yang mempercayakan bantuannya melalui kami, alhamdulillah telah kami sampaikan melalui Pos Relawan Muhammadiyah di Tanah Laut,” tambahnya
Senada dengan itu, Narsito selaku relawan Muhammadiyah sekaligus Penanggung Jawab Poskor MDMC di Tanah Laut menjelaskan beberapa tindakan yang telah di lakukan. “Yang kami lakukan pertama kali, mengumpulkan relawan sambil berkoordinasi dengan pihak BPBD Tanah Laut, setelah itu memutuskan untuk membuka dapur umum selama dua hari yang menyediakan nasi bungkus yang berjumlah hingga hingga 1.500 untuk dibagikan ke warga yang tedampak,” jelasnya.
Narsito menambahkan untuk poskor sendiri telah banyak menerima bantuan dan rencananya akan disalurkan dalam bentuk paket.
Alhamdulillah kami telah banyak menerima bantuan bukan hanya dari Muhammadiyah namun berbagai pihak lainnya pula, untuk respons selanjutnya kami merencanakan akan menyalurkan dalam bentuk paket bantuan yang ditargetkan berjumlah hingga 300 paket. Adapun bantuan yang diserahkan oleh MDMC-Lazismu Banjar dengan total Rp. 6.973.110 berbentuk barang maupun uang tunai.

Makassar – LAZISMU. Lazismu Makassar bersama Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kota Makassar mengirimkan bantuan ke lokasi banjir bandang kecamatan Masamba, kabupaten Luwu Utara. Bantuan yang disalurkan berupa bahan pokok, pakaian, dan obat-obatan seberat tiga ton.
Manajer Lazismu Makassar, Muflih Razak, menuturkan, bantuan tersebut merupakan donasi dari warga dan simpatisan persyarikatan Muhammadiyah. Bantuan langsung diantarkan oleh relawan Lazismu dan perwakilan AMM Makassar ke lokasi bencana menggunakan dua unit mobil minibus.
“Sebagai bentuk keprihatinan dan komitmen kemanusiaan, maka kami merespons kondisi saudara-saudara kita yang tertimpa bencana di Masamba,” ujarnya Rabu kemarin.
Muflih menambahkan, pihaknya bersama-sama AMM Kota Makassar akan terus melakukan penyaluran bantuan ke warga terampak di lokasi kejadian. Pihaknya sampai saat ini masih terus menggalang donasi dari para dermawan.
“Kami berkomitmen untuk terus membantu hingga proses pemulihan dilakukan,” paparnya. Dalam proses pemulihan itu, nantinya, sambung Muflih, pihaknya berencana mengirimkan relawan yang akan ikut membantu melakukan proses pemulihan dan pendampingan psikologis bagi warga terdampak bencana. Langkah mitigasi ini akan kita lakukan yang bekerjasama dengan FKIP Unismuh Makassar.
Lazismu mengajak para dermawan, khususnya warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk terus berdonasi untuk membantu para warga terdampak di Masamba yang sebagian besar masih tinggal di tenda pengungsian. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Syariah Mandiri 708 657 6036 an. Lazismu Makassar.
“Sekecil apapun bantuan yang Anda berikan akan sangat bermakna bagi saudara-saudara kita di Masamba yang kini dalam kondisi kesusahan,” pungkasnya. (na/sulselsatu)

Kudus – LAZISMU. Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) lakukan penandatanganan kerjasama dalam hal Tridharma perguruan tinggi dengan Lazismu Kudus pada Senin, 20 Juli 2020, pukul 13.00 – 15.00 WIB di ruang Serbaguna UMKU.
Kegiatan penandatangan kerjasama ini, dihadiri oleh Ketua BPH Drs. H. Sajad, M.Pd, Rektor UMKU Rusnoto M.Kes.,SKM (Epid), Wakil Rektor I Noor Hidayah, M.Kes , Wakil Rektor II Rizka Himawan, M.Psi , Wakil Rektor III Anny Rosiana Masitoh, M.Kep.Sp.Kep.J , Dekan Fakultas Ekodikhum dan FSTM Purnomo, M.H.Kes, Wakil Dekan Ekodikhum dan FSTM Dewi Hartinah.,M.Si.,Med, Direktorat Kemahasiswaan Noor Azizah, M.Kes, Urusan Kemahasiswaan Sri Karyati, M.Kep.,Ms.,Sp.Kep.Mat dan Janu Arlinwibowo, M.Pd, Ketua Lazismu Kudus Ust Nahif, S.Pd, Anggota Lazismu Abdul Latif Muhtadin serta Ketua Program Studi PGSD, Matematika, Akuntansi, Ekonomi Syari’ah, Sistem Informasi dan Hukum.
Rusnoto M.Kes.,SKM (Epid), selaku Rektor UMKU, memberikan sambutan hangat kepada Lazismu, ia menyampaikan bahwa momen ini momen yang sudah ditunggu-tunggu, di mana sesama organisai otonom bisa saling bersinergi. Nanti ke depannya, UMKU dan Lazismu dapat bersinergi dan semua ortom Muhammadiyah di Kudus menyatu dan akan menjadi sebuah kekuatan.
Kami civitas akademika kampus sangat berterimakasih kepada Lazismu yang telah bersedia bersinergi dalam hal Tridharma, ungkapnya.
Usai itu, Nadhif, S.Pd.i selaku Ketua Lazismu Kudus memberi sambutan, ia mengungkapkan “Kami terus mengupayakan kehadiran Lazismu menjadi jembatan, kepada orang yang berhak untuk diproduktifkan melalui program Lazismu dan menjadi pijakan yang membahagiakan bagi Lazismu, serta menjadi inspirasi, jika UMKU saja mau kerjasama maka akan mendorong pihak-pihak lain.
“Lazismu geraknya akan lebih leluasa dan besar, akan menjadi magnet sendiri untuk Lazismu.” ungkapnya.
Kami ucapkan terimakasih pada UMKU, karena telah mengajak untuk menjalin kerjasama, mudah-mudahan menjadi langkah positif dan akan membawa keberkahan bagi Lazismu, UMKU dan umat,” tuturnya.
Setelah penandatanganan dan sambutan, dilakukan diskusi antara UMKU dan Wakil Rektor I, Noor Hidayah, M.Kes, Ketua Prodi Ekonomi Syari’ah Yunus Mustaqim, M.E.Sy, Ka. Prodi Akuntansi Agustina Eka Harjanti, M.Acc, Ka. Prodi Matematika Ade Ima Afifa Himayati, M.Sc, Ka. Prodi Sistem Informasi Achmad Ridwam, M.Kom dengan Ust Nadhif, S.Pd.I guna membahas tentang kegiatan apa saja yang akan dilaksanakan setelah acara penandatanganan, khusuanya kegiatan yang akan dilakukan dengan Program studi yang bersangkutan. (humas umku)

Batang – LAZISMU. Kebetulan Kamis, siang hari tadi (23/7/2020), amil Lazismu Batang bertandang ke rumah baru Ibu Danumi. Rumah yang dindingnya didominasi warna jingga menyala dengan kusen pintu dan jendela berwarna putih. Dulu sebelum rumah baru ini berdiri, di sekelilingnya terdapat kayu dan bambu berdiri menopang struktur rumah yang nyaris roboh.
Di rumah mungil itu, ibu Danumi sedang menyiapkan makanan untuk ibu kandungnya. Perempuan paruh baya yang kondisi kesehatannya masih jauh dari sehat. Di sela-sela itu, amil Lazismu membuka perbincangan ringan.
Menanyakan kabar dan memastikan bahwa kondisi ibu Danumi sekeluarga setelah menempati rumah barunya. Katanya, Ia seperti sedang bermimpi. Tak menyangka rumahnya berubah total. Semua sangat berkesan, tak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Bahkan ibu kandungnya tidak berkenan masuk ke rumah baru itu.
“Beliau merasa itu bukan rumahnya tapi rumah orang lain dan rumah saya itu jelek,” kata Muntoro menirukan perkataan Ibu Danumi. Setelah dibujuk dengan sabar, akhirnya ibu kandungnya bersedia untuk tinggal di rumah tersebut.
Disampaikan oleh Manager Lazismu Batang, Muntoro Abdurahman, Ibu Danumi begitu bahagia. Ia senang sekali, tidak gelisah dan risau rumahnya mau ambruk dan bocor jika hujan turun. Muntoro menyeritakan bahwa 10 Juli yang lalu, rumah ibu Danumi dibedah Lazismu. Kurang lebih ibu Danumi baru 13 hari merasakan tidur di rumah baru bersama keluarganya.
Dikisahkan oleh Muntoro, Ibu Danumi merupakan janda beranak dua, tinggal bersama ibu kandungnya yang sudah lanjut usia. Desa Bakalan, Kecamatan Kandeman, Batang, adalah alamat tinggal ibu Danumi, tepatnya di RT 02 / RW 01. Kondisinya sangat memprihatinkan dengan rumah yang nyaris roboh berlantai tanah.
Sekretaris Desa Bakalan, Abu Chaeri yang berkomunikasi dengan Lazismu banyak memberikan informasi tentang keaadan janda beranak dua ini. Sebelum ada program bedah rumah ini, Lazismu Batang telah melakukan penilaian untuk memastikan bahwa Ibu Danumi datanya bisa dipertimbangkan sebagai asnaf yang akan menerima manfaat program bedah rumah.
.jpeg?access_token=3a2bfcd7-59f5-4308-90aa-4d5250c9c3e0)
Siasat Dua hari
Soal pembangunan rumah ibu Danumi Lazismu telah mempertimbangkan bagaimana rencana pembangunan dapat berlangsung cepat tanpa memerlukan waktu yang lama. Apalagi wabah Covid-19 masih menggurita seperti tak yakin akan melakukan program ini.
Berdasarkan pertimbangan matang, Lazismu Batang juga berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Batang. Akhirnya diperoleh informasi bahwa perlu siasat jitu untuk membangun rumah itu dalam waktu relatif singkat.
Caranya Lazismu harus berkolaborasi dengan kompenen lain seperti MDMC dengan kekuatan relawannya. Tiba waktunya, berdasarkan infromasi dari amil Lazismu Batang, bedah rumah dilakukan oleh tim rehabilitasi dan rekonstruksi (Tim RR) dari MDMC Batang. Mereka memperkirakan bedah rumah akan selesai dalam waktu dua hari, setelah itu dilakukan serah terima.
Proses berlanjut, bahan material bangunan disediakan. Dukungan dari donatur dan warga adalah bekal bagaimana misi ini harus berhasil dituntaskan. Agenda pastinya, kegiatan pembedahan rumah ini terlaksana dalam dua hari satu malam terhitung dari 10 – 11 Juli 2020.
Pasca-pembangunan, Lazismu melaksankan penyerahan melalui program Bedah Rumah. Simbolis penyerahan (12/7/2020), dilakukan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Batang, yang didampingi oleh Direktur Lazismu Batang, dan disaksikan Sekretaris Desa Bakalan, Ketua RT setempat, KOKAM serta jajaran pegiat Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).
Nasikhin selaku perwakilan dari PDM Batang, dalam sambutannya menyampaikan, meskipun Lazismu milik Muhammadiyah namun manfaatnya untuk semua umat dengan slogan utamanya Memberi Untuk Negeri. Ia berharap rumah itu menjadi keberkahan untuk semua sehingga penghuninya merasa tentram dan meningkat kualitas ibadahnya.
Abu Chaeri, Sekretaris Desa Bakalan, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak terutama Lazismu yang sudah membantu warga kami. “Kami mewakili aparatur pemerintahan Desa Batang mengucapkan terima kasih atas bantuan Rumah Lazismu kepada ibu Danumi, Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi ibu Danumi,” ungkapnya.
Muntoro Abdurahman, Manager Lazismu Batang, menuturkan, syukur alhamdulillah, bedah rumah ini terlaksana dalam dalam waktu yang sangat cepat. “Selama dua hari dikerjakan dengan khidmat bersinergi dengan Tim RR MDMC Batang. Lazismu bersyukur bisa mengumpulkan donasi khusus untuk bedah rumah dari para dermawa. Terimakasih pada hari ini kami sampaikan dan terima kasih juga kepada warga atas kerja samanya,” terangnya.
Apresiasi yangg luar biasa dan ucapan terima kasih PDM Batang disampaikan kepada para relawan, Lazismu, Tim RR, MDMC, KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah Batang yang telah turut berpartisipasi menyukseskan pembangunan rumah duafa, sehingga prosesnya sampai penyerahannya berjalan lancar dan baik (fam)

