Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu Bersama MDMC Beri Bantuan Pangan & Psikologis Korban Banjir Bandang Di Sukabumi

SUKABUMI – Falhan Nian Akbar, Manager Program Penyaluran Lazismu, Nazhori Author, bersama relawan MDMC Sukabumi menyusuri rumah warga di sekitar jembatan dan di sisi sungai yang jebol akibat derasnya arus air banjir bandang yang terjadi pada 22 September silam. Hingga hari Selasa (6/10), Lazismu dan MDMC masih terus membantu perbaikan rumah.

Banjir bandang beberapa pekan silam yang menerjang tiga kecamatan di Sukabumi masih menjadi titik perhatian Lazismu dan MDMC Sukabumi. Di antaranya sekitar Kampung Nyangkowek dan Kampung Cibuntu di Kecamatan Cicurug. Termasuk rumah pengolahan tempe yang ada di Desa Mekar Sari.   

Eka Januar Muharam selaku Ketua MDMC Sukabumi mengatakan, sejak hari pertama pascabencana, relawan Muhammadiyah sudah bergerak untuk melakukan assessment di lokasi bencana. Selain kampung Nyangkowek dan kampung Cibuntu, relawan juga bergerak ke kampung-kampung yang lain seperti kampung Bantar dan Leuwi Orok.

“Sampai akhir Oktober, relawan juga masih bergerak menyusuri Pasar Cicurug dan Desa Kutajaya bersama Lazismu Jawa Barat,” ungkapnya. Eka melanjutkan, beberapa jaringan MDMC dan Lazismu hingga Oktober ini masih terus datang mengirimkan bantuan ke penerima manfaat.

Sementara itu, di kampung Cibuntu, Dion Apipudin selaku Bendahara MDMC setempat, mengatakan, di lokasi ini persis di pertigaan jembatan kampung Cibuntu beberapa rumah warga juga mengalami dampak. Banyak dinding-dinding rumah yang hancur sampai atapnya. Lazismu bersama MDMC memberikan bantuan berupa makanana siap saji dalam bentuk Abonmu dari Lazismu.

Penyerahan bantuan Abonmu diserahkan langsung oleh Falhan Nian Akbar kepada MDMC Sukabumi yang diwakili oleh Dion Apipudin. Kegiatan berikutnya selain memberikan bantuan pangan, relawan Muhammadiyah juga akan melakukan kegiatan sosial berupa pendampingan psikologis bersama anak-anak korban banjir bandang Sukabumi.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Tersenyum, Bu Tumini Terima Bantuan Kursi Roda Dari Lazismu Kota Magelang

MAGELANG - Pada hari Senin (28/9), Lazismu Kota Magelang mendonasikan kursi roda kepada ibu Tumini. Tumini adalah perempuan berusia 70 tahun yang tinggal berdua bersama suaminya di Mungkid, Kabupaten Magelang.

Sehari-hari ia berbaring di atas ranjang. Sesekali diangkat oleh anaknya untuk duduk di depan rumah. mengalami kelumpuhan setelah divinis oleh dokter menderita penyakit saraf terjepit. Demikian cerita Andi Kurniawan selaku staff eksekutif Lazismu Kota Magelang sebagaimana dilansir dari surya-warta.com

Menurut Andi, beberapa hari sebelumnya, Arif tetangga Tumini mengajukan bantuan kursi roda untuknya. Lalu, Lazismu menindaklanjuti survei.

“Dari hasil survei kami, bu Tumini layak dibantu,” katanya.

Andi menjelaskan bahwa Tumini memiliki 5 orang anak yang secara ekonomi pas-pasan. Sedangkan Tumini sudah mengalami sakit saraf selama satu tahun terakhir. "Terimakasih atas kepedulian Lazismu kepada Bu Tumini dalam bantuan kursi roda. Insya Allah bermanfaat dan semoga berkah untuk Lazismu", ucap Arif, tetangga bu Tumini yang mengajukan bantuan ke Lazismu.

Ibu Tumini juga menyampaikan terimakasih atas bantuan dan kepedulian Lazismu kepada dirinya. Menurutnya, kursi roda ini sangat berguna sehingga kalau mau keluar rumah atau berjemur diwaktu pagi lebih mudah.

"Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada Lazismu. Semoga Allah SWT yang membalas kebaikan saudara dan para muzakki," jelasnya.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Pintar Mengaji, Nashirudin Mendapatkan Beasiswa ke MBS dari Lazismu Kabupaten Banjar

BANJAR - Lazismu Banjar memberangkatkan kader Muhammadiyah untuk melanjutkan pendidikan ke Muhammadiyah Boarding School (MBS) Klaten. Hal ini dilakukan dalam program Beasiswa Kader Ulama. Nashirudin, kader yang mendapatkan beasiswa, memiliki nilai yang bagus  ketika melakukan studi jenjang MTs di Pondok Pesantren Nurul Amin Muhammadiyah Alabio.

Selain itu, kelebihan Nashirudin yang lain adalah memiliki suara bacaan Alquran yang bagus, memiliki banyak hafalan, serta aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Beasiswa Kader Ulama adalah program memberikan bantuan pendidikan kepada mubaligh-mubaligh muda Muhammadiyah ke berbagai tempat. Nashirudin dianggap tepat untuk mendapatkan beasiswa ini.

Ia adalah putra dari Muhammad Quri, kader Muhammadiyah yang berasal dari Muhammadiyah Cabang Biih. Ginanjar Sutrisno, Manajer Lazismu Kabupaten Banjar menyebut bahwa dipilihnya nashirudin melalui usulan orang tua.

“Pada awalnya bapak Qori mengajukan untuk permohonan bantuan untuk mengirimkan anak beliau untuk bersekolah di MBS Klaten lalu kami dari Lazismu mengadakan koordinasi antara badan pengurus dan pelaksana, kami melihat dari segi akademik adanya potensi yang besar untuk Nashirudin bisa berkembang disana, karena MBS Klaten bisa dikatakan seleksinya sangat ketat dan dia telah di terima,” tambahnya.

Ginanjar menambahkan bahwa program beasiswa kader ulama ini merupakan komitmen Lazismu dalam bidang pendidikan serta dakwah.

“Program ini merupakan komitmen kami dalam menyiapkan kader khususnya di bidang pendidikan serta dakwah, karena tidak bisa dipungkiri kader-kader ulama sangat di perlukan di Muhammadiyah,” terangnya.

Program ini telah di laksanakan sejak awal Lazismu Kabupaten Banjar didirikan yakni tahun 2013. Ada beberapa lulusan yang telah dihasilkan, antara lain Ustad Muhammad Fikri, S.Pd,i yang menamatkan pendidikan pada Program Pendidikan Ulama Tarjih (PPUT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM); Ustadzah Aprilia Saputri, S.Pd,i S.Sy, Program Ulama Tarjih Muhammadiyah Universitas Muhamadiyah Yogyakarta (UMY); dan yang paling terbaru adalah Ramadhansyah, S.Pd,i dan Nauri, S.Pd,i, Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta; serta masih banyak lagi.

Muhammad Qori, Orang Tua dari Nashirudin mengucapkan terima kasih atas dukungan Lazismu Kabupaten Banjar.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Lazismu Kabupaten Banjar atas dukungannya kepada anak kami, semoga lazismu beserta para donaturnya mendapat balasan yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Menjelang keberangkatan beberapa waktu sebelumnya telah dilaksanakan pula penandatangan kesepakatan bersama antara orang tua dan Lazismu Kabupaten Banjar perihal hak dan kewajiban masing-masing.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Bantu Janda 4 Bulan Lawan Kanker Ganas, Lazismu Parepare Galang Donasi

PAREPARE - Indo Sakka adalah seorang Janda Lansia berumur 58 tahun Warga Labempa, Kelurahan Lompoe Bacukiki, Parepare. Ia menderita kanker ganas dan hingga kini hanya bisa terbaling lemah melawan perihnya sakit sejak empat bulan yang lalu. Ia tidak di rawat di rumah sakit karena tidak sanggup membayar biaya.

“Awalnya hanya gatal di leher dan melebar akhirnya saya bawa ke RS Sumantri dan sempat dioperasi. Setelah operasi dibawa oleh adik saya ke Bone. Kenapa setelah di Bone Penyakitnya makin parah. Benjol makin besar. Lalu dirujuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Lalu minta keluar karena tidak ada perubahan malah semakin parah dan kini sudah terbaring selama 4 bulan. Saya sangat kasian liat mamaku,” ujar Boddong, anaknya dengan berlinang air mata.

Mendengar informasi yang disampaikan warga, Lazismu Parepare lansung bergerak megunjungi rumah Indo Sakka pada Kamis (8/10). Lazismu diterima oleh anaknya, Boddong. Linangan airmata Boddong tak mampu terbendung sembari menceritakan awal penyakit kanker tersebut menimpa ibunya.

Saiful Amir selaku sekretaris Lazismu Parepare berupa menghibur Indo Sakka dan anaknya Boddong untuk bersabar menerima musibah ini. “Tabe Sabarki, ini ujian dari Allah, Insya Allah Lazismu coba bantu dengan menggalang donasi demi pengobatan Indo Sakka agar segera pulih. Semua penyakit ada obatnya, sebagaimana petunjuk nabi Bahwa Allah Swt  tidak menurunkan penyakit kecuali menurunkan juga obatnya,” ungkap Saiful usai mendoakan Indo Sakka.

Hj Erna Rasyid Taufan, SE, M.Pd, ketua Lazismu Parepare usai mendapat laporan hal tersebut mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama meringankan penderitaan Indo Sakka dengan berdonasi melalui Lazismu Parepare.

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Lazismu Jembrana Bali Tetap Selenggarakan Jumat Barokah Meski Minoritas

JEMBRANA - Pada hari Jumat (9/10), Lazismu Kabupaten Jembrana, Bali kembali menggelar kegiatan Jumat Barokah yang sudah berjalan sejak 2018. Jumat Barokah adalah kegiatan membagikan nasi kepada jamaah salat Jumat yang akhir-akhir ini menjamur di berbagai daerah.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid An-Nur Muhammadiyah Jembrana. Masjid ini adalah satu-satunya masjid milik Muhammadiyah di Kabupaten Jembrana, dan terletak di tengah-tengah mayoritas masyarakat Hindu.

Jumat Barokah sempat terhenti karena pandemi pada bulan Maret 2020, namun bisa diadakan kembali pada mulai bulan Juli 2020 hingga sekarang. Jumat Barokah adalah salah satu bentuk dakwah yang dilakukan oleh Lazismu, agar jamaah yang telah selesai melaksanakan salat Jumat bisa saling bersilaturahmi di masjid. Mengingat jamaah yang ikut salat Jumat berasal dari berbagai daerah yang jauh.

Ni Luh Putu Yunita Prihatini, Manajer Pelaksana Lazismu Jembrana, mengatakan bahwa jamaah yang berasal dari daerah yang jauh biasanya memakan makanan Jumat Barokah langsung di masjid sambil bersilaturahmi karena banyak di antara mereka yang saling bertemu hanya sekali setiap salat Jumat saja. Sementara itu, jamaah yang dekat dengan masjid lebih sering membawa makanan pulang ke rumah.

“Bisa mempererat persaudaraan di antara sesama. Karena warga Muhammadiyah di Jembrana ini minoritas. Dari 30% umat Islam, Muhammadiyah hanya sekian persen saja. Kelurahan tempat masjid kami mayoritasnya Hindu,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Yunita mengatakan bahwa makanan yang dibagikan oleh Lazismu Jembrana meliputi nasi bungkus, nasi kotak, buah-buahan, kue, kacang, keripik, air minum, es teh, sirup, dan makanan lainnya. Makanan tersebut selalu variatif dari satu Jumat ke Jumat yang lain. Jamaah yang juga menjadi donatur biasa memberikan berbagai jenis makanan.

Lazismu Jembrana rata-rata menghabiskan 100 porsi nasi bungkus. Masyarakat bersyukur karena Jumat Barokah dapat menjadi ajang silaturahmi. Yunita berharap agar Lazismu tetap istiqomah menjalankan amanah dari donator.

“Kami menerima sodaqoh dari berbagai pihak dari saudara-saudara kami yang lain. Apalagi kami juga sedang dalam masa pembangunan masjid untuk lantai 2. Nanti akan dilanjutkan sampai lantai 3,” imbuhnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025

Terpilih Jadi Anggota BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan Sampaikan 3 Konsentrasi BAZNAS

JAKARTA - Sidang paripurna DPR RI hari Senin (5/10) menetapkan 8 nama untuk menjadi Anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. 8 nama tersebut adalah Noor Achmad (Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat), Muhammad Nadratuzzaman Hosen (Anggota MUI Pusat), Mokhammad Makhdum (Mantan Direktur Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Zainulbahar Noor (Dubes RI di Yordania dan Wakil Anggota BAZNAS 2015-2020, Saidah Sakwan (Mantan anggota DPR RI), Rizaludin Kurniawan (Direktur Perhimpunan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah/Lazismu), Nur Chamdani (Anggota Tentara Nasional Indonesia), dan Achmad Sudrajat (Ketua Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah NU/LAZISNU)

Rizaludin Kurniawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Penghimpunan Lazismu Pusat, menyampaikan bahwa Muhammadiyah melalui Lazismu selalu merekomendasikan kader-kadernya untuk masuk ke BAZNAS. 

“Kita berikan rekomendasi bagi siapapun kader Muhammadiyah yang ingin berkarir di BAZNAS. Nah masalah terpilih atau tidak, itu urusan pemerintah. Karena seleksinya sangat ketat, tidak cukup hanya bermodalkan rekomendasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan 3 konsentrasi BAZNAS pada periode ini. Yaitu penghimpunan, penguatan kepercayaan dari masyarakat, dan menjadi lembaga zakat terbaik dan profesional. Komisi VIII DPR masih menyoroti tentang perhimpunan.

“DPR berharap penghimpunan zakat dapat terus ditingkatkan. Karena sekarang baru menyentuh 10 T. Padahal potensinya di atas 200 T. Kita mentarget bisa menyentuh 50 T,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia menyebut bahwa dunia zakat adalah dunia kepercayaan. Maka, BAZNAS harus meningkatkan tingkat kepercayaan umat Islam untuk berzakat melalui amil resmi. Caranya adalah dengan pelaporan kepada muzakki dan publikasi program yang jelas.

Selain itu, menurut Rizal, penting bagi BAZNAS untuk menjadi lembaga terbaik baik pada tingkat nasional maupun internasional, mengingat Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

“Selain itu, ada isu pembenahan kelembagaan seperti peningkatan SDM, peningkatan IT, dan pendidikan amil & sertifikasi,” jelasnya.

Rizal juga berharap agar seluruh penggerak zakat bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam menggairahkan aktivisme zakat. Potensi yang besar dan kebutuhan mustahik di era pandemi menuntut organisasi penggerak zakat dan pemegang kebijakan lain untuk bersatu. Baik dari level perencanaan sampai pelaksanaan program.

Kolaborasi tidak hanya dilakukan oleh penggerak zakat, namun juga ormas, perguruan tinggi, hingga pemerintah dan anggota dewan di semua level. Banyak peraturan yang bisa dirumuskan oleh pemegang kebijakan baik legislatif maupun pemerintah. Contohnya regulasi insentif untuk muzakki seperti zakat pengurang pajak.

Dalam hal pemilihan Anggota BAZNAS, ia menyampaikan bahwa ada 416 pendaftar anggota. Dari seluruh pendaftar, di saring menjadi 80, 40, 16, hingga terpilih 8 anggota dengan 6 tahapan proses seleksi. 

“Dari mulai seleksi kesehatan, seleksi administrasi, seleksi psikologi, wawancara, uji kompetensi, dan presentasi di depan pansel dan DPR. Jadi prosesnya sangat panjang, serius, dan ketat. Tidak sekedar rekomendasi lalu terpilih. Proses seleksi sudah dilakukan sejak Desember 2019 dan baru selesai bulan Oktober 2020, lama sekali,” imbuhnya. (Yusuf)

SELENGKAPNYA
5 Mei 2025
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross