Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

Lazismu dan Pemuda Muhammadiyah Salurkan Paket Pangan

PIDIE - Lazismu dan Pemuda Muhammadiyah Pidie kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu dengan menyalurkan 10 paket sedekah pangan untuk keluarga prasejahtera di wilayah Kabupaten Pidie. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan ini, pada Sabtu (21/9/2024) berpusat di Kecamatan Padang Tiji, Kota Sigli, dan Kecamatan Mutiara.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Pidie, Afdhalul Rahman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Angkatan Muda Muhammadiyah terhadap masyarakat.

"Akhir pekan seharusnya dimanfaatkan secara produktif dengan turun langsung ke masyarakat. Selain berbagi kebahagiaan dan menyalurkan amanah para donatur.

Kami juga ingin mendengarkan kisah mereka dan melihat potensi pemberdayaan ekonomi yang bisa dilakukan ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Lazismu Pidie, Herryzal, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung program ini. "Program sedekah pangan ini akan terus berjalan setiap bulan.

Harapan kami, semakin banyak keluarga prasejahtera yang bisa disantuni," ungkapnya.

Program sedekah pangan yang digagas oleh Lazismu Pidie ini telah berjalan sejak bulan Juni lalu dan mendapat dukungan penuh dari berbagai lapisan organisasi otonom Muhammadiyah seperti Aisyiyah, IMM, IPM, MDMC, dan Hisbul Wathan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Lazismu Pidie]

SELENGKAPNYA
22 September 2024

Bersama POROZ, Lazismu Koordinasi Misi Kemanusiaan dengan Kedubes RI di Amman, Yordania

YORDANIA -- Misi kemanusiaan dilaksanakan Delegasi Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) termasuk Lazismu yang menjadi bagian di dalamnya, untuk mengirimkan bantuan ke Palestina mendapat sambutan hangat dari Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina, Bapak Ade Padmo Sarwono.

Kedatangan delegasi POROZ di Kedutaan Besar RI di Amman, Yordania, (19/9/2024) menjadi pertemuan penting dan bagian dari rangkaian kunjungannya dalam misi kemanusiaan ke Palestina. Ini babak penting dan kali pertama POROZ dalam kiprahnya yang dikuti seluruh anggotanya.  

Dalam sambutannya, Ade Padmo Sarwono menyampaikan apresiasinya kepada delegasi POROZ yang telah menginisiasi pengiriman bantuan ini. "Kami sangat mengapresiasi langkah POROZ yang datang langsung ke Yordania untuk memastikan bantuan ini dapat disalurkan ke saudara-saudara kita di Palestina, “ katanya seperti dilansir dalam laman resmi POROZ.

Ini adalah wujud nyata solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina, sambungnya. Pengiriman bantuan ini merupakan bagian dari upaya POROZ untuk membantu masyarakat Gaza Utara yang tengah dilanda krisis kemanusiaan akibat konflik berkepanjangan.

Menurut Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Imam Mujadid Rais, setelah berkoordinasi dengan banyak pihak di mana Lazismu juga melibatkan partisipasi PCIM Yordania, telah disiapkan bantuan kebutuhan pokok yang akan diangkut dengan 12 armada truk.

Menurut informasi yang diperoleh Lazismu dari relawan dan POROZ, bantuan kemanusiaan ini akan diberangkatkan pada 20 September 2024 melalui King Hussein Bridge Border Crossing, kawasan perbatasan yang merupakan satu-satunya jalur resmi yang bisa dilalui untuk masuk ke Palestina dari Yordania.

Dalam pertemuan itu, Ade Padmo Sarwono menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara POROZ, Kedutaan Besar, dan berbagai pihak terkait di Yordania dan Palestina untuk memastikan bantuan ini dapat tersalurkan dengan lancar.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga akses dan keselamatan sehingga kewaspadaan serta keamanan  selama proses penyaluran bantuan karena situasi rentan yang masih bisa saja ada kontak bersenjata.

Lazismu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama POROZ, para donator yang ada di Indonesia, PCIM Yordania dan Duta Besar RI di Yordania di mana pengiriman bantuan ini adalah bukti nyata Lazismu yang tergabung dalam POROZ mengimplementasikan komitmenya untuk mendukung upaya kemanusiaan di Palestina.

Di samping itu, Selain bantuan fisik, POROZ juga berupaya untuk terus menjalin peluang kerjasama dengan berbagai lembaga internasional untuk menjangkau dukungan kemanusiaan yang lebih luas bagi warga Palestina.

Rangkaian misi kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak elemen masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi dalam mendukung upaya pemulihan kondisi di Palestina. Diharapkan semakin banyak bantuan dan dukungan yang dapat tersalurkan untuk membantu masyarakat yang tengah berjuang di tengah konflik dan keterbatasan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/POROZ]

SELENGKAPNYA
22 September 2024

Delegasi Lazismu Bersama POROZ Lepas 12 Truk Kontainer Konvoi Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Utara

YORDANIA -- Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) secara resmi melepas konvoi bantuan kemanusiaan berupa 12 truk melalui jalur darat dari Yordania menuju Gaza Utara, Palestina pada 20 September 2024. Acara pelepasan berlangsung di perbatasan Yordania-Palestina, King Hussein Bridge Border Crossing, dihadiri oleh berbagai perwakilan penting dari lembaga-lembaga lokal Yordania dan Pemerintah Republik Indonesia.

Pelepasan bantuan ini menurut informasi dari POROZ, dihadiri oleh perwakilan dari otoritas yang diberikan kewenangan langsung oleh Kerajaan Yordania, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), Chairman of Al Khair Foundation Imam Qasim Rashid Ahmad atau perwakilannya, serta perwakilan dari Tentara Militer Yordania.

Dari pihak Pemerintah Republik Indonesia, turut hadir Duta Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, Wakil Ketua MUI Pusat Muhammad Zaitun Rasmin, Wakil Ketua DSN MUI dan Ketua Umum POROZ KH. Bukhori Muslim, Ketua Badan Pengurus PP Muhammadiyah Imam Mujadid Rais, Direktur Baitul Maal Hidayatullah Supendi, dan Direktur Eksekutif NU CARE-LAZISNU Qohari Cholil. Acara ini juga dihadiri oleh 7 delegasi LAZ anggota POROZ.

Pengiriman bantuan kemanusiaan ini merupakan respons nyata atas kebutuhan mendesak masyarakat Gaza Utara yang telah mengalami krisis kemanusiaan berkepanjangan hampir setahun terakhir.

Bantuan yang dikirimkan meliputi kebutuhan pokok seperti gandum dan paket makanan, obat-obatan, serta perlengkapan darurat yang sangat dibutuhkan oleh penduduk setempat. Dengan menempuh jalur trans Yordania-Palestina, bantuan ini diharapkan dapat mencapai wilayah-wilayah yang paling terdampak di Gaza Utara dengan lebih cepat dan efisien, mengingat jalur ini adalah satu-satunya rute distribusi yang aman dan efektif.

Duta Besar RI untuk Jordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono, menyampaikan apresiasinya atas kerjasama berbagai pihak dalam misi kemanusiaan ini. “Dukungan dan solidaritas dari berbagai elemen masyarakat Indonesia sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Gaza. Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa kita tidak pernah melupakan mereka,” ujarnya.

Bantuan ini akan akan melewati rute trans Yordania-Palestina dengan titik perbatasan resmi King Hussein Bridge Border Crossing, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Jericho dan melewati pengecekan ulang di pintu perbatasan Erez (Perbatasan Gaza Utara). Bantuan selanjutnya akan bertolak ke wilayah Beit Lahia, Beit Hanoun, Atatra, dan Jabalia di Gaza Utara, yang selama ini mengalami keterbatasan akses bantuan akibat kondisi keamanan yang tidak stabil.

Delegasi Lazismu dan Relawan PCIM Yordania dalam Misi Kemansuiaan untuk Palestina

Pengiriman ini diharapkan dapat tiba di Gaza Utara pada 24 September 2024. POROZ berharap, melalui bantuan ini, masyarakat Gaza Utara dapat merasakan dukungan dan solidaritas dari rakyat Indonesia, dan semoga bantuan ini menjadi jembatan untuk lebih banyak inisiatif kemanusiaan dan kerja sama internasional di masa mendatang.

Pada kesempatan itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan  seremoni ini dalam rangka menyalurkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Palestina, yang bekerja sama dengan POROZ. “Bantuan secara beriringan terdiri dari 12 truk kontainer akan dikirimkan ke Palestina,” ungkapnya.

Ada gandum, paket makanan dan hygiene kit, sambung Mujadid Rais, semoga bisa diterima warga Palestina, mewakili Lazismu, kami berterima kasih kepada seluruh donatur, baik individu, korporate dan pemerintah. Semoga bantuan ini bisa diterima dengan segera oleh warga palestina. Donasi yang telah diamanahkan melalui Lazismu insyaallah akan disalurkan untuk warga Palestina, tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/POROZ]

 

SELENGKAPNYA
22 September 2024

Lazismu dan Nasyiatul Aisyiyah Gelar Penutupan Program Timbang Di Tigaraksa

TANGERANG – Fungsi keluarga sebagai pusat tempat edukasi dan pembelajaran tentang pentingnya gizi seimbang perannya begitu strategis. Tumbuh kembang anak dimulai dari keluarga dengan pola asuh yang baik. Di sinilah ketahanan keluarga terpatri untuk peduli, terlibat dan berpartisipasi dalam mencegah gizi buruk.

Di Desa Pasir Nangka, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (NA) berkolaborasi dengan Lazismu untuk program peningkatan gizi yang seimbang (TIMBANG). Program ini dimulai sejak Desember 2023 yang didukung oleh PT Paragon Technology and Innovation dan Bank Mega Syariah.

Pada Jum’at, 20 September 2024, program Timbang yang bagian dari pilar kesehatan Lazismu resmi ditutup di Desa Pasir Nangka, Tigaraksa, Tangerang. Mewakili Badan Pengurus Lazismu Pusat, Artati Haris mengucapkan terima kasih kepada semua mitra Lazismu yang mendukung program ini.

“Pemahaman stunting di lingkungan keluarga sangat krusial, karena itu masalah stunting di Desa Pasir Nangka pusarannya ada di faktor ekonomi. Lazismu bisa berproses lebih jauh untuk memberdayakan masyarakat terutama di sektor ekonomi untuk memperkuat ketahanan keluarga,” katanya.

Alhamdulillah melalui program Timbang ini sudah terlaksana kegiatan pelatihan budidaya ikan lele dan sayuran kangkung dalam ember. Semoga dari kegiatan ini dapat terus mendorong masyarakat setempat untuk berdaya secara ekonomi, tegasnya.

Lazismu bersama NA dapat berkolaborasi dengan pusat-pusat kesehatan di desa seperti Puskesmas dan aparatur desa di program keluarga. Terima kasih kepada Syahroni, Kepala Desa Pasir Nanggka yang telah memberikan kesempatan atas berjalannya program ini. Termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang telah memberikan apresiasi positif.  

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis, yang menghadiri acara penutupan Program Timbang mengungkapkan bahwa meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti penting gizi seimbang bagi ibu dan anak merupakan upaya mitigasi mencegah stunting dan masalah gizi lainnya.

“Kami apresiasi atas inisiatif Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah dalam melaksanakan program yang memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya persoalan  gizi. Penting untuk berkolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga setempat dalam mempromosikan pola makan seimbang dan edukasi gizi yang berkelanjutan”, jelasnya menekankan pola asuh yang sehat dalam keluarga.

Maka dukungan Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap keberlanjutan program ini, katanya, memerlukan komitmen. Diharapkan kolaborasi yang sudah berjalan memberikan dampak terhadap kesehatan dan ketahanan keluarga di Desa Pasir Nangka.

Sementara itu, penanggung jawab program TIMBANG dari NA, Oom Komariah, mengatakan bahwa komitmen bersama dalam peningkatan gizi masyarakat yang dilaksanakan bersama Lazismu dikuatkan dengan pelatihan tenaga kesehatan dan melibatkan tokoh agama dan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya NA juga mengimplementasikan Pashmina sebagai wadah berkumpulnya para remaja dalam mengembangkan diri, bertukar pikiran tentang kesehatan dan kesehatan reproduksi, konsultasi psikologi yang terdiri atas pos layanan kesehatan. “Harapannya dengan adanya akses informasi dan pos pelayanan kesehatan dan reproduksi peran Family Learning Center (FLC) dapat memberikan edukasi yang produktif,” pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
21 September 2024

Lazismu dan MPKSDI PP Muhammadiyah Salurkan Beasiswa Sang Surya untuk 400 Penerima Manfaat

JAKARTA -- Indonesia saat ini berada di ambang perubahan besar dengan adanya proyeksi demografis yang menunjukkan puncak bonus demografi pada tahun 2030, yang kemudian akan mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam konteks tersebut, salah satu faktor kunci yang akan menentukan keberhasilan Indonesia mencapai cita-cita sebagai negara maju adalah kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan global.

Demikian disampaikan Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI)  Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan pada peluncuran dan pentasarufan beasiswa kader 2024, dalam Tema “ Pendidikan Berkemajuan: Peran Muhammadiyah dalam Menyongsong Indonesia Emas 2024” di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (20/9/2024). 

Bachtiar mengatakan Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, memiliki tanggung jawab moral dan historis untuk melahirkan kader-kader bangsa yang berkualitas.

Peran kader Muhammadiyah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, sambung Bachtiar, tidak dapat dilepaskan dari prinsip dasar organisasi, yaitu mencetak generasi yang berjiwa progresif, memiliki visi ke depan, dan mampu mengatasi berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi.

Dalam hal ini, ungkap Bachtiar, penting untuk digarisbawahi bahwa kader Muhammadiyah tidak hanya dituntut untuk menjadi pemimpin di bidang keagamaan, tetapi juga agen perubahan sosial dalam berbangsa dan bernegara.

Dengan adanya tantangan global, kader Muhammadiyah harap Bachtiar, mampu tampil sebagai solusi dengan menawarkan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam yang inklusif dan berkemajuan.

Oleh karena itu, melalui proses panjang program Pentasarufan Penerima Beasiswa Kader 2024 ini diinisiasi sebagai salah satu langkah nyata untuk mempersiapkan kader Muhammadiyah menyongsong tantangan Indonesia Emas 2045.

Melalui program ini, Bachtiar menjelaskan, para penerima beasiswa tidak hanya diberikan dukungan finansial untuk menunjang pendidikan formal, tetapi juga dibekali dengan nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan kecakapan strategis yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin di masa depan.

”Program ini diharapkan dapat mencetak kader yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap kokoh dalam menjalankan nilai-nilai luhur yang menjadi ciri khas gerakan berkemajuan. Kami dari MPKSDI PP Muhammadiyah mengucapkan terima kasih kepada Lazismu Pusat yang mendukung program ini,” ungkapnya.

MPKSDI PP Muhammadiyah sudah menetapkan di tahun ini ada penerima manfaat beasiswa Sang Surya untuk S1 dan S2 sebanyak 400 orang. “Kita upayakan proporsional untuk penyebaran penerima manfaatnya dari Sabang sampai Merauke, bahkan sampai yang ada di luar negeri,” katanya.

Pada kesempatan itu, Badan Pengurus Lazismu Pusat Muarawati Nurmalinda, mengatakan pada hari ini kita bersyukur dan menyaksikan bersama penyaluran beasiswa sang surya. Suatu pilar program pendidikan yang didukung para donatur dan telah memercayakannya kepada Lazismu dan MPKSDI.

“Kami juga memberi kesempatan kepada mitra yang hadir di sini untuk sama-sama meningkatkan kapasitas secara bersama-sama baik korporat dan dunia perbankan syariah agar mereka yang menerima manfaat dapat berkembang dan bertranformasi. Sehingga bisa membangun kehidupan mereka agar lebih baik lagi,” katanya.

Penerima beasiswa yang ada di dalamnya memiliki nilai lebih dalam prosesnya. Maka perlu didukung juga dengan program-program lainnya. Lazismu sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun dalam pilar program lainnya.

Mewakili dari mitra korporate, Muslim Ekosistem Advisor PT Paragon Teknologi dan Innovation, Dwi Lesmana, mengatakan dari empat pilar program yang ada di Paragon, kami mendukung program pendidikan dan beasiswa. “Supaya kami juga terus belajar dan tumbuh. Sebagaimana pesan Ibu Nurhayati Subakat, jika sudah tumbuh dan besar, jangan pernah merasa ada di puncak,” katanya.

Semoga melalui program ini penerima manfaat bisa melanjutkan studinya dan sukses. Dan Paragon dapat terus tumbuh sehingga bisa bermanfaat untuk kebaikan bersama.

Dalam amanahnya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agung Danarto, mengatakan di semua perguruan tinggi Muhammadiyah, semua anak bangsa dicerdaskan bersama-sama melalui proses pendidikan. “Karena semua memiliki kesempatan yang sama. Jika terjadi ketimpangan, kesenjangan sosial, maka hanya dengan pendidikan hal itu diminimalisir sebagai jalan untuk memberikan akses pendidikan,” ungkapnya.

Semua kita dukung, seluruh proses yang mencerdaskan bangsa. Segenap aspek sudah dimasuki oleh Muhammadiyah. Maka untuk program yang digagas oleh MPKSDI sudah tepat. Jika kader tidak punya akses dan pendidikan yang berkualitas nanti suatu saat akan menurun kualitas kadernya.

Atas nama PP Muhammadiyah kami menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Lazismu, MPKSDI dan didukung oleh segenap mitra yaitu  Paragon dan perbankan syariah. Yang pasti Muhammadiyah akan bersama perbankan syariah.

Mewakili penerima manfaat, Alifi Syakina Mulya dan Supriadin, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memercayakan amanahnya kepada kami agar bisa melanjutkan studi dengan baik. Melalui beasiswa ini kesempatan untuk studi jangan sampai disia-siakan apalagi dukungan penuh itu dari Lazismu.   

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
20 September 2024

Diskusi Panel Lazismu - MPKSDI, Pendidikan Karakter dan Penguatan Literasi Orientasi Akhir Pendidikan di Muhammadiyah

JAKARTA -- Dewan Pakar Majelis Pemberdayaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PP Muhammadiyah, Azis Aminuddin dalam Diskusi Panel bertema Pendidikan Berkemajuan: Peran Muhammadiyah dalam Menyongsong Indonesia Emas 2024, mengatakan bahwa penguatan literasi dan pendidikan karakter merupakan spirit pendidikan progresif yang ada dalam Muhammadiyah.

Muhammadiyah dengan pendidikan yang visioner dan berkemajuan orientasi akhirnya adalah pendidikan karakter, jelasnya pada diskusi panel setelah acara pentasarufan beasiswa sang surya untuk kader tahun 2024, di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta (20/9/2024), yang dipandu oleh Bambang Irawan Anggota Bidang Kaderisasi Persyarikatan dan Organisasi Otonom MPKSDI PP Muhammadiyah.

Melalui pertanyaan kunci, apa pendidikan dan apa yang diharapkan dari Muhammmadiyah? Menurut Plt Kepala Perpusnas RI, secara konseptual pendidikan memuat unsur kemampuan untuk menganalisis, mensitesis, dan memahami suatu hal.

Maka, kata dia, pendidikan karakter adalah tujuan luhur dari makna pendidikan di Muhammadiyah. Senada dengan hal itu, harus ada yang menjadi pembeda dan dari 400 orang yang menerima beasiswa dari Lazismu dan mitranya yang peduli terhadap pendidikan menginginkan masyarakat memiliki tradisi literasi yang kuat.   

“Nilai tambahnya bagi Lazismu dan mitra yang berkolaborasi, akan memberikan kontribusi kepada muhammadiyah sehingga akan lebih bermakna,” katanya.

Untuk para penerima manfaat, mari amanat itu dilaksanakan, dan rasa bahagia yang saya rasakan, katanya, karena sudah menjadi bagian dari sebuah langkah maju dari muhammadiyah.

Jangan dilihat dari jumlahnya tapi lihatlah kontribusi muhammadiyah. Berapa pun jumlahnya ini bentuk kepedulian muhamamdiyah untuk memperlancara studi penerima manfaat, tegas Azis. Karena berada diposisi dalam melakukan hal yang terbaik.

Untuk melihat Indonesia ke depan, sambung Aziz, sebetulnya bisa ditelisik sejauh mana rata-rata lama sekolah anak-anak Indonesia. Faktanya, secara literasi 50 persen anak kita di sekolah tidak mampu membaca dengan baik. Artinya bukan teksnya tapi tidak mengerti maksud dari kandungan teksnya. Sehingga membaca dan menghitung tidak bisa. Maka ini tugas kita bersama untuk menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks.

Secara terpisah, Direktur Utama Lazismu, Ibnu Tsani mengatakan berbicara tentang kualitas kader sama dengan berbicara tentang kualitas sumber daya manusia. Sebagaimana diketahui bersama, kenaikan status dari negara berkembang menjadi negara maju, menurutnya, dikarenakan melimpahnya ketersediaan sumber daya manusia yang unggul, selain faktor kuatnya budaya inovasi serta riset.

Sejak didirikan hingga sekarang, lanjut Ibnu Tsani, Muhammadiyah masih istiqomah mengupayakan berbagai strategi agar indonesia memiliki sumber daya manusia yang unggul dan berkemajuan. Salah satu strategi yang konsisten dijalankan adalah terbukanya akses dukungan beasiswa, termasuk beasiswa yang menjadi pilar program pendidikan Lazismu.

“Strategi tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan Muhammadiyah sejak didirikan pada tahun 1912 sampai dengan sekarang,” tandasnya.

Pembentukan lembaga beasiswa, merujuk akar sejarahnya di Muhammadiyah, ungkap Ibnu Tsani, berawal dari Comite Fonds Dachlan pada tahun 1923 oleh Pimpinan Pusat  Muhammadiyah, dalam rangka memberikan dukungan akses beasiswa menjadi salah satu bukti nyata komitemen Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
20 September 2024
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross