

KABUPATEN WONOSOBO -- Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, K.H. Tafsir menegaskan pentingnya keberadaan Lazismu sebagai bagian dari amunisi Islam. Hal ini disampaikan dalam "Seremoni Penanaman 2.000 Pohon Aren Program Konservasi Lahan Kritis" yang berlangsung Ahad (21/01) di lapangan Surya Muda Selomanik, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pada program konservasi lahan kritis di kawasan tersebut.
Amunisi Islam, ujar Tafsir, terdiri dari tiga hal. Pertama adalah salat. Kedua, puasa. Sementara yang ketiga adalah zakat. "Salat dan puasa adalah amunisi spiritual, zakat adalah amunisi finansial," terangnya.
Perjuangan dalam pengembangan Islam harus didukung oleh kekuatan finansial. Oleh karena itu, lanjut Tafsir, kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) erat hubungannya dalam perkembangan Lazismu. Dengan perkembangan tersebut, Lazismu akan semakin banyak membangun berbagai aspek yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk penghijauan dan konvervasi.
"Maka ke depan Lazismu akan semakin banyak membantu pengembangan observasi, reboisasi, dan masyarakat semakin sadar menunaikan ZIS supaya Lazismu semakin berkembang," sebut Tafsir.
Bekerja sama dengan Asosiasi Aren Nusantara atau dikenal dengan Aren, program yang digagas oleh Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Lazismu Wilayah Jawa Tengah, Lazismu Kabupaten Wonosobo, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kaliwiro ini mempunyai dampak jangka panjang, menciptakan keberlanjutan, dan juga manfaat bagi lingkungan. Melalui program ini Muhammadiyah melalui Lazismu telah mengambil peran penting dan langkah tepat dalam upaya penyelamatan ekologi dengan program-program hijau yang tidak hanya berdampak positif pada konservasi lahan, tetapi juga bernilai pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bupati Wonosobo, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Wonosobo, PCM dan Pimpinan Cabang Aisyiyah se-Wonosobo, dan Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Para penerima manfaat program yang hadir sebanyak 80 orang berasal dari Kecamatan Wadaslintang dan Kaliwiro, sementara jamaah pengajian PCM Kaliwiro juga turut menghadiri kegiatan ini.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN GROBOGAN -- Pendidikan agama harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya melalui media pembelajaran Al-Qur'an kepada anak-anak. Untuk itu, Lazismu Kabupaten Grobogan menyalurkan bantuan berupa buku 'Iqra dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran mengaji di wilayah tersebut.
Kegiatan bertajuk "Pentasyarufan Buku 'Iqra untuk Murid Ngaji" ini berlangsung pada Jumat (29/12) di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Masjid ABA Muhammadiyah Grobogan. Penyaluran bantuan ini merupakan upaya positif dalam rangka mendukung penguasaan materi Iqra' kepada 80 murid yang aktif mengikuti kegiatan mengaji di masjid tersebut. Murid-murid diharapkan dapat memahami dan mengamalkan isi buku 'Iqra dengan lebih baik.
Mewakili Lazismu Kabupaten Grobogan, Supriyadik menjelaskan, agenda ini menjadi momen penting bagi para murid. "Dengan mengenal lebih dalam isi buku Iqra', mereka dapat memahami ajaran agama Islam dengan lebih baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," terangnya.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kualitas pendidikan agama Islam di tingkat lokal. Dengan melibatkan 80 murid dan 4 guru ngaji, Lazismu Kabupaten Grobogan menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan agama di wilayah Grobogan.
Penyaluran buku 'Iqra untuk murid ngaji ini pun diharapkan menjadi langkah awal menuju pencapaian kecemerlangan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam. Dengan demikian, program ini dapat membawa manfaat besar bagi generasi muda di Kabupaten Grobogan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KOTA PALEMBANG -- Sejumlah pekerja yang berada di jalanan mendapatkan sarapan gratis dari Lazismu Kota Palembang. Profesi yang mereka jalani di antaranya sebagai tukang sapu jalan, ojek online, tukang becak, dan berbagai jenis pekerjaan lainnya. Bantuan sarapan gratis tersebut dilaksanakan pada Jumat (19/01) sebagai bagian dari program Lazismu Kota Palembang untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Palembang, Diky Wijayanto menyampaikan, aksi ini dilakukan untuk membantu para pekerja tersebut dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sarapan gratis tersebut diharapkan dapat membantu mereka agar dapat memulai hari dengan lebih bersemangat. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pekerja yang telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan ini merupakan bagian dari program Pilar Sosial Dakwah," ungkapnya.
Sarapan gratis tersebut terdiri dari nasi dan lauk pauk. 150 paket sarapan pun dibagikan di beberapa titik yang ada di Kota Palembang, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Kapten A. Rivai. Para pekerja yang menerima sarapan gratis mengaku sangat senang dan berterima kasih atas bantuan dari Lazismu Kota Palembang. Sarapan gratis ini sangat membantu untuk memulai aktivitas mereka.
"Saya sangat senang sekali. Sarapan ini sangat membantu saya untuk memulai hari saya, kami lah kenal nian dengan Lazismu ini dari Muhammadiyah," tutur salah satu penerima manfaat.
Aksi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat lainnya untuk peduli terhadap mereka yang membutuhkan. Lazismu Kota Palembang pun mengajak warga untuk berpartisipasi dengan menghubungi nomor layanan 081271660008 atau dapat datang langsung ke Gedung Dakwah Muhammadiyah Palembang yang berada di Balayudha Simpang Polda.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Andi Wijaya]

KABUPATEN BELITUNG -- Kaum lansia menjadi salah satu prioritas Lazismu Kabupaten Belitung dalam menjalankan program-programnya. Kali ini, program "Senyum Lansia" kembali digelar sebagai bagian dari upaya sosial untuk memberikan dukungan kepada kaum lansia. Kegiatan ini berlangsung di kantor Lazismu Kabupaten Belitung yang dihadiri oleh 31 lansia sebagai penerima manfaat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh H. Muntasis Irsyad. Tema yang diangkat adalah ketakwaan manusia di hadapan Allah. Para penerima manfaat pun diajak untuk semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Tausiyah ini menjadi momen yang penuh makna bagi para lansia. Selain itu, siraman rohani pada kegiatan yang berlangsung Jumat (11/01) tersebut memberikan inspirasi dan motivasi untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh ketakwaan.
Setelah sesi tausiyah, acara dilanjutkan dengan penyaluran beras dan uang kepada lansia. Dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kehidupan para lansia serta memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan mereka.
Program "Senyum Lansia" yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Belitung menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terlebih kepada para lansia yang membutuhkan dukungan ekstra. Kelanjutan program ini pun diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Belitung.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN BELITUNG -- Capaian gemilang diraih oleh Lazismu Kabupaten Belitung saat menutup tahun 2023. Dana sebesar Rp. 4.347.328.810,- berhasil dicapai pada tahun tersebut. Angka ini merupakan nilai penghimpunan, sementara penyaluran dana mencapai Rp. 3.691.703.450,- yang tidak hanya menunjukkan kesuksesan dalam mencapai target, tetapi juga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya).
Manajer Lazismu Kabupaten Belitung, Muhammad Nadhirin menegaskan, pencapaian yang diungkap saat tutup tahun 2023 pada Jumat (29/12) ini tidak terlepas dari kerja sama dan kepedulian luar biasa dari masyarakat Belitung. "Proses closing akhir tahun ini merupakan wujud tanggung jawab Lazismu Belitung kepada masyarakat dalam memberikan informasi yang transparan mengenai pencapaian target penghimpunan dana pada tahun ini," ujarnya.
Pencapaian ini didukung oleh Partisipasi aktif dari 7.698 donatur yang tercatat turut mendukung keberhasilan pencapaian tersebut. Hal ini menunjukkan kesadaran pentingnya berbagi dan membantu mereka yang membutuhkan. Dana yang terhimpun telah disalurkan dengan tepat sasaran kepada 4.401 penerima manfaat yang terbagi dalam beberapa kategori, asnaf zakat, dan beberapa pilar seperti kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, pendidikan, dan sosial dakwah.
Dalam proses tutup akhir tahun tersebut, seluruh amil yang ada dalam berbagai divisi seperti keuangan, pendistribusian, pendayagunaan, dan penghimpunan turut serta melakukan pengecekan kelengkapan dokumen serta sinkronisasi data. Proses ini dilakukan agar semua pekerjaan rumah pada tahun 2023 telah selesai dan tidak menghambat aktivitas yang dilakukan pada tahun 2024.
Dengan adanya capaian ini menggambarkan semangat gotong-royong dan kepedulian yang tumbuh di masyarakat Belitung. Bantuan yang diberikan dipastikan dapat meraih dampak signifikan bagi penerima manfaat. Lazismu Kabupaten Belitung diharapkan akan lebih konsisten dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas di daerah tersebut pada tahun 2024.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

KABUPATEN CILACAP -- PT PLN Indonesia Power Jawa Tengah 2 Adipala PGU melakukan pemasangan rambu kebencanaan di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dalam menghadapi bencana, khususnya tsunami. Pemasangan rambu kebencanaan yang berjumlah 12 unit tersebut mendapatkan dukungan Lazismu dan Lembaga Resiliensi Bencana atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Cilacap.
12 rambu yang berisi informasi peringatan tsunami dan arah evakuasi tersebut tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari kawasan pantai hingga daerah yang lebih aman di sisi utara. Asisten Manajer Umum PT PLN Indonesia Power Adipala, Imam Siswo Utomo pada acara peresmian rambu kebencanaan yang dipusatkan di Pantai Cemara Sewu, Bunton, Selasa (19/12) berharap agar rambu-rambu tersebut dapat meminimalisir dampak dari bencana yang terjadi.
"Ketika terjadi bencana, harapannya masyarakat bisa mengetahui rute evakuasi dan mengetahui rambu-rambu apa yang harus diikuti supaya dampak dari bencana tersebut dapat kita minimalisir," jelas Imam.
Kabupaten Cilacap berada di garis pantai sisi selatan Jawa dan berhadapan langsung dengan zona tumbukan antara lempeng Samudra Hindia dan lempeng Eurasia yang rawan terjadi gempa dan tsunami. Ancaman tersebut perlu disadari dan diantisipasi secara serius oleh masyarakat untuk meminimalisir risiko, terlebih karena bencana datang tanpa peringatan sebelumnya. Masyarakat harus mengetahui apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana, seperti mengidentifikasi titik kumpul, mengetahui rute evakuasi, maupun rencana pengungsian.
Manajer Lazismu Kabupaten Cilacap, Budi Santoso berharap, sinergi yang dijalin antar berbagai pihak ini dapat berkelanjutan dan memiliki kontribusi pada kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana. "Rambu kebencanaan dipasang di tempat yang strategis untuk memudahkan warga memperoleh informasi dan petunjuk yang tepat dan akurat ketika terjadi bencana," jelasnya.
Pemasangan rambu kebencanaan oleh PT PLN Indonesia Power ini disambut baik oleh UPT BPBD Kroya mengingat pada peristiwa tsunami tahun 2006, Desa Bunton termasuk wilayah yang terdampak cukup parah. Bahkan Kasubag Tata Usaha UPT BPBD Kroya, Mijan berharap, pemasangan rambu kebencanaan dapat diperluas ke beberapa daerah lain di Adipala, karena terdapat tiga kecamatan di Adipala yang rawan tsunami.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

