Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

WUJUDKAN IMPIAN JAMAAH, LAZISMU LAKSANAKAN PELETAKAN BATU PERTAMA MASJID DI KENDAL

KABUPATEN KENDAL -- Keinginan warga Dusun Grebegsari untuk untuk memiliki masjid mulai menunjukkan titik terang. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama untuk pembangunan Masjid Al-Muttaqin di dusun yang berada di Desa Kalices, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Patean, Manajer Lazismu Kabupaten Kendal, dan MCI.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/05) ini disambut dengan antusias oleh warga setempat, baik dari jamaah Muhammadiyah maupun jamaah lainnya. Kerukunan antar jamaah dalam membangun tempat ibadah mereka menjadi landasan kerukunan ini. Ucapan syukur pun disampaikan oleh Pimpinan Ranting Grebegsari sekaligus takmir Masjid Al-Muttaqin, Musripin. Ia mengatakan bahwa keinginan jamaah dalam membangun masjid sangatlah tinggi.

"Grebegsari merupakan dusun terpencil di kecamatan Patean dengan jumlah jamaah yang tidak banyak, namun keinginan jamaah dalam mendirikan masjid sangatlah tinggi. Apalah daya kekuatan jamaah kami tak mampu untuk mewujudkannya sendiri. Maka dari itu kami meminta bantuan kepada lembaga-lembaga sosial untuk ikut berpartisipasi dalam mewujudkan keinginan jamaah tersebut," ungkap Musripin.

Sementara itu Khoirudin selaku Ketua PCM Patean mengatakan, pihaknya ikut serta dalam kegiatan keagamaan di Grebegsari sudah sejak beberapa tahun yang lalu. "Berkaitan dengan pembangunan masjid ini kami jajaran PCM mendukung kegiatan tersebut dengan menggerakkan jamaah di ranting lainnya untuk galang donasi pembangunan masjid tersebut," ujarnya.

Penggalangan donasi tersebut, lanjut Khoirudin, khususnya meliputi jamaah Muhammadiyah Patean. Di antaranya adalah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) seperti tempat pendidikan dan Taman Pendidikan Qur'an (TPQ) dan juga kotak infak masjid se-Cabang Patean. "Semoga donasi dikumpulkan satu pintu di Kantor Layanan Lazismu Patean guna ketertiban administrasi dan transparansi," harapnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
26 Juni 2023

MENGINSPIRASI, DUA KAKAK BERADIK SERAHKAN TABUNGAN UNTUK QURBAN MELALUI LAZISMU

KABUPATEN SIDOARJO -- Dua kakak beradik asal Kabupaten Sidoarjo membuktikan bahwa berqurban tidak hanya dilandasi oleh kemampuan, namun juga didorong oleh kemauan. Mereka menunjukkannya dengan menyerahkan celengan qurban yang telah dikumpulkan selama sekitar dua tahun. Celengan ini diserahkan ke Kantor Lazismu Kabupaten Sidoarjo yang beralamat di Jalan Mojopahit 666 B, Kabupaten Sidoarjo.

Masih mengenakan seragam sekolah, kedua kakak beradik yang sekolah di SD Muhammadiyah 1 Candi (MICA) Sidoarjo menyerahkan celengannya. Yang tertua adalah Atmadinata Putra Utama (8) dan sang adik Ayana Zasyukha Putri Utama (6). "Ini untuk kurban. Saya ikhlas," ucap Atmadinata Putra Utama yang akrab dipanggil Nata, kini duduk di bangku kelas 3.

Celengan tersebut, ujar Nata, dikumpulkan sejak duduk di kelas 1. Uangnya merupakan sisa dari uang saku dan pemberian saat lebaran. Sejatinya, tabungan tersebut akan dipakai untuk berangkat umroh. Namun karena diminta oleh ayahnya untuk menunaikan ibadah qurban lebih dulu, Nata pun rela mengeluarkannya. "Sebenarnya sudah janjian mau umroh sama teman satu kelas namanya Saka. Tapi kata ayah dipakai qurban dulu saja, nanti rezekinya pasti bertambah dan lebih cepat umrohnya," ungkapnya.

Dari kedua celengan tersebut, uang qurban yang diserahkan berjumlah Rp 2.856.200,- yang masing-masing berasal dari celengan Nata sebanyak Rp. 1.648.000,- dan Rp. 1.208.200,- berasal dari celengan Azza. Kedua celengan ini pun diterima langsung oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Sidoarjo, Hifni Sholikhin. Aksi kedua anak kecil ini pun mendapatkan apresiasi oleh pihaknya. "Di Lazismu memang ada program filantropi cilik. Ini memang cara yang tepat untuk membiasakan anak-anak senang beramal sejak usia mereka masih kecil," terangnya.

Hifni menuturkan bahwa Lazismu Kabupaten Sidoarjo saat ini telah menjalankan program qurban kemasan dengan target sebesar 200 juta rupiah. Program ini merupakan salah satu unggulan Lazismu dengan manfaat yang besar, tidak hanya dirasakan pada saat Idul Adha tetapi juga untuk jangka panjang seperti untuk korban bencana alam, kaum dhuafa, dan lainnya. "Saat ini kita terus berproses untuk menggenapi target perolehan qurban kemasan hingga Rp 200 juta. Insyallah target itu akan terlampaui dengan dukungan para dermawan di Sidoarjo," ujarnya.

Apa yang telah dilakukan oleh kedua kakak beradik ini mendapatkan dukungan penuh dari Adit Hananta Utama, orang tua mereka yang turut mendampingi kedua anaknya saat penyerahan celengan. Adit merasa bangga karena putra-putrinya telah bisa memahami perintah berqurban, meski butuh waktu sekitar dua bulan untuk memberikan pemahaman tersebut. "Awalnya memang tidak mudah karena mengajak anak untuk berqurban tentu tidak cukup hanya dengan dalil Al-Qur'an, tapi juga penjelasan yang bisa diterima oleh pemahaman mereka," jelasnya.

Cara ini, menurut Adit, adalah sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, termasuk rezeki berupa anak. Oleh karena itu, anak pun perlu diberikan pembiasaan untuk mau membelanjakan apa yang mereka miliki di jalan Allah. "Berqurban itu tidak hanya soal kemampuan, tapi juga niat dan kemauan. Karena itulah, niat itu perlu dilatih, dibiasakan, diajarkan sejak mereka masih usia dini," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Yekti Pitoyo]

SELENGKAPNYA
23 Juni 2023

TINGKATKAN TARGET QURBAN, LAZISMU SASAR LEBIH BANYAK PENERIMA MANFAAT

JAKARTA -- Idul Adha tinggal menghitung hari. Masyarakat muslim di seluruh belahan dunia bersiap menyambut hari besar Islam ini dengan menunaikan ibadah qurban sebagai bentuk keteladanan atas perintah Allah kepada Nabi Ibrahim dan Ismail Alaihissalam. Tak terkecuali Lazismu, Lembaga Amil Zakat Nasional milik Muhammadiyah yang juga menggelar program qurban secara rutin setiap tahun.

Pada tahun 1444 H/2023 M kali ini, Lazismu menargetkan perolehan qurban secara nasional sebanyak 2524 ekor sapi/kerbau dan 1924 ekor kambing/domba. Sementara untuk qurban kemasan/kalengan, Lazismu mematok perolehan hingga Rp. 14.388.063.622,-. Tak hanya itu, Lazismu kembali membuka kesempatan untuk qurban internasional. Tahun ini, targetnya adalah sebanyak 30 ekor kambing/domba senilai 200 juta rupiah.

Ketua Tim Kepanitiaan Qurban 1444 H Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, M. Furqon menjelaskan bahwa target tersebut naik dari perolehan tahun sebelumnya. "Tahun 2022 Lazismu secara nasional berhasil mengelola hewan qurban sebanyak 1893 sapi/kerbau, 1631 kambing/domba, dan 480 ekor sapi untuk qurban kemasan/kalengan. Untuk qurban luar negeri sebanyak 11 ekor sapi dan 46 kambing," terangnya.

Tahun ini, Lazismu dengan jumlah kantor sebanyak 925 yang terdiri dari kantor pusat, wilayah, daerah, hingga kantor layanan akan bergerak secara masif dalam penghimpunan qurban. Dengan mengusung tema "QurbanMu Kuatkan Ketahanan Pangan", Furqon berharap agar tahun ini semakin banyak penerima manfaat yang dapat merasakan qurban. "Salah satunya melalui program qurban kemasan," ujarnya.

Lazismu juga memberikan kemudahan dalam menunaikan ibadah qurban. Cukup kunjungi web Lazismu melalui tautan https://lazismu.org/qurbanmu siapapun dapat berqurban dengan penyaluran yang tepat sasaran. Terakhir, Furqon mengajak untuk memercayakan ibadah qurban tahun ini melalui Lazismu, agar qurban dapat dirasakan oleh semua kalangan. "Dengan berqurban melalui Lazismu, kita sudah menjadi bagian dari kebaikan untuk membantu mereka yang membutuhkan," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
23 Juni 2023

TINGKATKAN LAYANAN DAN KINERJA, LAZISMU RESMIKAN GEDUNG PELAYANAN DI KUDUS

KABUPATEN KUDUS -- Lazismu Kabupaten Kudus kini memiliki gedung pelayanan untuk operasional lembaga tersebut. Gedung yang terletak di Jalan K.H. Noor Hadi Nomor 5 Demangan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus ini diresmikan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus. Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Ketua PDM Kudus, Achmad Hilal Madjdi, didampingi Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kudus, Nadhif.

Achmad Hilal Madjdi mengatakan bahwa peresmian gedung pelayanan Lazismu ini sudah direncanakan sejak lama, mengingat instruksi dari Lazismu PP Muhammadiyah agar pelayanan dapat dilakukan dengan lebih profesional. "Karena sampai sekarang alhamdulillah menurut Baznas Kabupaten Kudus, kinerja Lazismu adalah masih menjadi yang terbaik, jadi harus terus ditingkatkan," ujarnya usai peresmian yang berlangsung pada Kamis (18/05).

Hilal menambahkan, tanah yang difungsikan sebagai Gedung Pelayanan Lazismu merupakan tanah wakaf yang semula diwakafkan untuk MI Muhammadiyah 1 Kudus. Lantaran pemanfaatannya belum terprogram, pihak pewakif pun mengizinkan untuk dimanfaatkan sebagai Gedung Pelayanan Lazismu. Pihaknya pun berharap dengan adanya gedung ini dapat meningkatkan kinerja Lazismu Kabupaten Kudus untuk mencapai program-program yang telah ditentukan. Di antaranya adalah mencapai target penghimpunan dan penyaluran tahun 2023 sebesar dua miliar rupiah.

"Target dari PWM (Pimpinan Wilayah Muhammadiyah) Jawa Tengah untuk Lazismu Kudus di tahun 2023 ini bisa melakukan penghimpunan dan pentasarufan sebesar dua miliar rupiah. Mudah-mudahan ini bisa tercapai karena hanya di satu bulan Ramadhan kemarin saja Lazismu sudah berhasil menghimpun dana sebesar setengah miliar lebih," ungkap Hilal.

Senada dengan Hilal, Nadhif selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Kudus menjelaskan bahwa perolehan bulan Ramadhan tahun ini berhasil menghimpun dana sebesar 582 juta rupiah. Harapannya, target dua miliar rupiah bisa tercapai untuk tahun ini. "Sebelum-sebelumnya memang belum bisa mencapai target, tapi mudah-mudahan tahun ini bisa melebihi target untuk pencapaiannya," jelasnya.

Nadhif menerangkan, program-program yang dijalankan oleh Lazismu Kabupaten Kudus pun telah sesuai dengan acuan dari Lazismu PP Muhammadiyah yang menyasar beberapa bidang. Pada bidang kesehatan, bantuan berupa pemberian subsidi biaya berobat, layanan ambulans, dan lainnya. Sementara bidang pemberdayaan UMKM di antaranya berupa pelatihan bagi peternak kambing. Selain itu pada bidang pendidikan, pihaknya memberikan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa. "Yang sekolah itu bervariasi, mulai dari SD, SMA, kemudian ada dari perguruan tinggi mulai dari sarjana, pascasarjana, dan S2. Itu untuk mahasiswa ada 15 orang yang sudah kita bantu, per semesternya total 25 juta rupiah," tutupnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
22 Juni 2023

ASNOVY TERIMA ALAT BANTU JALAN DARI LAZISMU

KABUPATEN BELITUNG -- Malang bagi Asnovy. Penyakit yang dideritanya sejak lahir masih dirasakannya hingga kini. Asnovy kesulitan untuk berjalan sehingga membutuhkan alat bantu. Beruntung baginya, Lazismu Kabupaten Belitung datang memberikan bantuan.

Pada Jumat (26/05), Staf Pendistribusian dan Pendayagunaan Lazismu Kabupaten Belitung menyerahkan bantuan berupa alat bantu jalan kepada Asnovy. Alat bantu jalan ini merupakan dukungan untuk pemenuhan kesehatan dari Lazismu Kabupaten Belitung, berawal dari perbincangan dengan ibu dari Asnovy. Ia menceritakan, Asnovy mengalami penyakit susah untuk berjalan dan mengalami sedikit gangguan jiwa.

"Untuk berjalan kaki agak susah, tidak bisa terlalu lama-lama bahkan sudah diantar ke rumah sakit. Rumah sakit pun agak kurang tahu diagnosisnya apa," terang ibu Asnovy.

Lazismu Kabupaten Belitung kemudian menyerahkan alat bantu jalan kepada ibu Asnovy. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi penderitaan Asnovy, di samping menyalurkan amanah dan kepercayaan dari para muzakki. Asnovy pun dapat tersenyum kembali dengan bantuan dari Pilar Kesehatan Lazismu ini.

Kehadiran Lazismu Kabupaten Belitung merupakan perantara bagi orang-orang yang memiliki kekurangan seperti Asnovy. Bantuan yang diberikan berasal dari pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sehingga dapat dipergunakan untuk mewujudkan alat bantu jalan untuk Asnovy. Dengan manfaat dana ZIS, akan lebih banyak lagi orang-orang yang dapat dibantu.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
21 Juni 2023

KAMPUNG HIJAU, KOLABORASI PILAR LINGKUNGAN LAZISMU DAN BSI MASLAHAT

JAKARTA -- Di suatu pemukiman padat, Endang Mintarja dan warga Kampung Sumur, Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur berjibaku membersihkan sebidang tanah yang ditumbuhi tanaman dan rumput liar. Kegiatan bersih-bersih ini dilakukan setelah Endang dan warga setempat melaksanakan rembug warga untuk memanfaatkan tanah yang akan dijadikan sebagai Kampung Hijau.

Kegiatan ini dicetuskan Endang bersama warga untuk menjawab persoalan yang kerap muncul, yaitu kebersihan lingkungan dan tidak adanya ruang terbuka hijau. "Ada banyak persoalan warga di sini, selain pertumbuhan penduduk, permukaan tanah yang menurun, serta terbatasnya lahan pertanian," ungkapnya.

Tujuan utamanya, ujar Endang, adalah untuk mengurangi dampak penyakit akibat lingkungan kotor. "Prinsipnya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, asri, serta menambah produktivitas dan ketahanan pangan warga pemulung," jelasnya pada Senin (19/06).

Program Kampung Hijau merupakan kolaborasi Lazismu dan BSI Maslahat melalui Pilar Lingkungan, khususnya program Pelihara DaratMu yang bersinergi dengan Swara Peduli Indonesia. Pekan pertama pada bulan Juni tahun ini, Lazismu berkesempatan meninjau lokasi yang mayoritas warganya mencari nafkah sebagai pemulung.

Dalam amatan Lazismu di lapangan, yang menjadi nilai lebih dari program ini adalah Swara Peduli Indonesia dapat melatih warga yang sebagian besar hidup dalam impitan kemiskinan. "Sebagai pemulung, mereka sehari-hari bekerja mengumpulkan barang bekas dan rongsokan," kata Nazhori Author selaku Manajer Pilar Program Kemanusiaan dan Lingkungan Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

Keberadaan Swara Peduli Indonesia pun dirasakan membawa banyak manfaat oleh warga setempat. Endang menyampaikan bahwa selama ini Swara Peduli Indonesia telah melatih sekita dua puluhan warga dalam pendampingan kelompok tani di lahan terbatas. Rencananya lahan terbatas itu akan dimanfaatkan dengan tanaman produktif seperti sayuran dan buah-buahan dengan pendekatan hidroponik.

"Warga diharapkan dapat mewujudkan kebutuhan pangan tambahan dan tanaman obat-obatan yang bisa dikonsumsi warga yang bernilai ekonomis serta diolah secara berkelompok ini," terang Endang.

Kelompok Tani binaan Endang ini juga akan menyiapkan reaktor biogas dan bank sampah organik. Karena itu, pendampingan dan peningkatan kapasitas warga pemulung menjadi kebutuhan literasi yang edukatif. Direncanakan sesuai jadwal program, kegiatan ini dapat berjalan hingga Agustus 2023. Semoga hasilnya dapat memberikan nilai tambah bagi warga yang mayoritas pemulung.

Terakhir, Endang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Lazismu. Tidak lupa kepada BSI Maslahat yang telah mendorong dan memercayakan terlaksananya program ini kepada Swara Peduli Indonesia.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
20 Juni 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross