Berita

Ikuti kabar terbaru dari Lazismu. Lihat laporan penyaluran, kisah inspiratif penerima manfaat, dan dampak nyata dari ZIS Anda

PERKUAT TATA KELOLA KEUANGAN DI REGIONAL SUMATRA, LAZISMU GELAR PELATIHAN

KOTA PEKANBARU -- Pada Lembaga Amil Zakat (LAZ), penggunaan dana dan anggaran memiliki peran yang sangat penting. Keduanya dituangkan dalam Laporan Keuangan (LK) sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik. Penyajian sumber dan alokasi penggunaan dana menuntut adanya keseragaman, terutama saat menjalani proses audit.

Bertempat di Hotel Amaris, Kota Pekanbaru pada Kamis-Jumat (26-27/01), Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menggelar Pelatihan dan Implementasi Keuangan untuk Regional Sumatra. Acara ini dihadiri oleh para pengelola keuangan Lazismu di Sumatra, dari tingkat wilayah, daerah, hingga Kantor Layanan (KL). Selain itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu PP Muhammadiyah juga hadir memberikan sambutan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.

Direktur Keuangan Lazismu PP Muhammadiyah, Rini menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyeragamkan format LK melalui pelatihan dan implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) Keuangan. Apalagi masih didapati adanya kantor wilayah, daerah, dan KL yang masih belum melakukan penyusunan LK. Ia pun berharap agar pelatihan ini dapat memudahkan pengelola keuangan Lazismu dalam menyusun LK.

"Diharapkan dengan adanya pelatihan ini kantor Lazismu wilayah, daerah, dan KL mampu menyusun laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan siap untuk mengikuti audit dengan format yang baku dan seragam yaitu SIM Keuangan ZISKA (zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya)," ujar Rini.

Senada dengan Rini, Manajer Keuangan Lazismu PP Muhammadiyah, Ria Fitria Andriani menyampaikan bahwa selain pelatihan dan implementasi SIM Keuangan, para peserta juga diberikan studi kasus yang seringkali muncul dalam penyusunan laporan keuangan. Para peserta pun antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan, meski ditemukan beberapa permasalahan dalam simulasi penyusunan laporan keuangan. "Permasalahan yang sama hampir di seluruh kantor Lazismu wilayah dan daerah sampai KL di luar Jawa adalah kurangnya sumber daya manusia yang paham tentang penyusunan laporan keuangan," ungkapnya.

Salah satu peserta dari Lazismu Wilayah Riau selaku tuan rumah, Riyan Hidayat menceritakan bahwa acara ini menjadi ajang konsolidasi sesama amil Lazismu se-Regional Sumatra agar menjadi lebih baik dalam penyusunan LK. Menurutnya, acara ini memberikan dampak positif bagi Lazismu Wilayah Riau dalam proses penyempurnaan laporan keuangan dengan menggunakan SIM Keuangan ZISKA ini. Namun ia juga menemukan kendala yang serupa terkait sumber daya manusia yang memahami akuntansi. "Dalam proses penyusunan laporan keuangan tidak terdapat kendala yang berarti hanya kendala sumber daya manusia di Lazismu daerah yang memang belum paham masalah akuntansi," terangnya.

Senada dengan Riyan, Putrama Al Khoir dari Lazismu Kota Medan menyambut baik diselenggarakannya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa akuntabilitas menjadi hal yang mutlak dimiliki dalam pengelolaan Lazismu. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban Lazismu kepada publik.

"Bisa menjadi penguatan kelembagaan, terkhusus bagi Lazismu yang ada di Sumatra. Akuntabilitas dalam penyusunan laporan keuangan menjadi bagian yang sangat penting dari pengelolaan Lazismu sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Akuntabilitas ini juga yang menjadi penyemangat untuk mengikuti acara pelatihan ini," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
1 Februari 2023

JALIN KESEPAKATAN DENGAN BSI MASLAHAT, LAZISMU ANGKAT PROGRAM PELIHARA DARATMU

JAKARTA -- Bertempat di Ruang Nareswara Convention Hall, Gedung SMESCO, Jakarta pada Senin (30/01), BSI Maslahat menggelar acara Grand Launching & Public Expose dengan tema "Maslahat Membangun Negeri". Tujuannya adalah memperkenalkan BSM Umat yang telah bertransformasi menjadi BSI Maslahat sebagai mitra utama dari PT Bank Syariah Indonesia Tbk dalam syiar sebagai sahabat sosial di ekosistem ekonomi syariah. Dalam rangkaian acara juga dilakukan penandatanganan MoU dengan 10 lembaga mitra, salah satunya adalah Lazismu.

Penandatanganan MoU bersama Lazismu dilakukan oleh Direktur Fundraising Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dengan Direktur Eksekutif BSI Maslahat. Bentuk kerja sama yang dilakukan adalah melalui program Pelihara Daratmu berupa pelestarian lingkungan hidup wilayah daratan. Program ini berada di bawah Pilar Lingkungan Lazismu.

Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro mengatakan, pihaknya siap bertransformasi dan tumbuh menjadi lembaga zakat terpercaya, modern, serta dinamis. Ia pun berharap agar BSI Maslahat dapat berjalan dengan baik pada masa depan. "Semoga rangkaian acara hari ini bisa menumbuhkan doa yang baik bagi para hadirin untuk keberlangsungan BSI Maslahat di masa depan dan memudahkan perjalanan untuk membangun Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Fundraising Lazismu PP Muhammadiyah, Edi Muktiono menjelaskan, program Pelihara Daratmu ini akan menyasar warga dhuafa yang berprofesi sebagai pemulung di Kampung Sumur, Desa Klender, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Di tempat ini, warga menjalankan pertanian perkotaan atau urban farming dengan menanam buah-buahan seperti melon, semangka, kemudian sayur-sayuran serta budidaya ikan untuk konsumsi. Hal ini pun bersesuaian dengan implementasi program Pelihara Daratmu Lazismu.

"Program Pelihara Daratmu ini adalah program pelestarian lingkungan hidup di daratan bagi masyarakat yang ada di lingkungan sekolah, masjid, dan lainnya melalui kampanye hijau, air bersih, dengan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan," ungkap Edi.

Tujuan program ini, lanjut Edi, adalah dalam rangka untuk mengurangi dampak penyakit akibat lingkungan kotor. Selain itu, program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri, serta menambah produktivitas dan menambah ketahanan pangan warga pemulung. "Harapannya ini bisa menjadi proyek percontohan untuk mengembangkan program-program pertanian perkotaan yang lebih maju dan bisa diterapkan di titik-titik lain, sehingga bisa memberdayakan masyarakat dhuafa di perkotaan," pungkasnya.

Selain penandatanganan MoU dengan 10 lembaga mitra, Grand Launching & Public Expose ini juga dimeriahkan dengan acara penyerahan penghargaan kepada tokoh, komunitas, atau lembaga; MoU BSI Maslahat dan BSI terkait Griya dan Mitraguna Maslahat; Perjanjian Kerja Sama wakaf anatara BSI Maslahat dengan Muwakif; serta Talkshow ZISWAF dan Wakaf Uang. Turut berhadir Ketua Dewan Pembina BSI Maslahat sekaligus Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Ketua Pengurus BSI Maslahat, dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]

SELENGKAPNYA
31 Januari 2023

LAZISMU LUNCURKAN KANTOR LAYANAN KE-100 DI KABUPATEN BANYUMAS

KABUPATEN BANYUMAS -- Kantor Layanan (KL) merupakan ujung tombak bagi Lazismu dalam menyerap potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ada di tengah masyarakat. KL juga memegang peranan penting dalam upaya edukasi serta peningkatan literasi ZIS. Seperti halnya di Kabupaten Banyumas, KL memiliki andil dalam meningkatnya perolehan dana ZIS tersebut.

Pada Selasa (24/01), Lazismu Kabupaten Banyumas resmi meluncurkan KL yang ke-100. KL ini pun menjadi yang pertama di luar persyarikatan sebagai KL berbasis kemitraan, yaitu dengan Yayasan Putra Harapan. Peluncuran ini ditandai dengan penyerahan SK dan pengangkatan eksekutif pengelola KL Putra Harapan dilakukan secara langsung di kediaman Ketua Yayasan Putra Harapan yang berada di Jalan Surya Menggala Rejasari oleh Khaedar Abdussofi mewakili Lazismu Kabupeten Banyumas kepada Kepala KL Putra Harapan.

Pada acara tersebut, Himawan Bayu Aji selaku Kepala KL Putra Harapan menyampaikan harapan jalinan kerja sama ini dapat memberikan manfaat, baik di dalam maupun di luar lingkungan yayasan. Berkat penyerahan SK tersebut, sekarang KL Lazismu Putra Harapan telah siap untuk melangkah menjadi kepanjangan tangan dari Lazismu Kabupaten Banyumas dalam menyebarluaskan keberkahan dan manfaat dana ZIS. "Semoga ke depan bisa bersinergi dengan Lazismu Banyumas dan memberikan lebih banyak manfaat di lingkungan yayasan dan di luar," ujarnya.

Lazismu Kabupaten Banyumas menyambut baik dengan terbentuknya KL baru ini. Manajer Lazismu Kabupaten Banyumas, Sabar Waluyo menegaskan, KL yang baru diresmikan ini memiliki semangat dalam dunia filantropi Islam. "KL Putra Harapan ini merupakan mitra di luar Muhamamdiyah yang memiliki semangat dalam dunia filantropi Islam. Tentunya kami menyambut baik hal tersebut," tegasnya.

Terbentuknya KL Putra Harapan sebagai KL ke-100 Lazismu Kabupaten Banyumas merupakan upaya perluasan langkah dalam menyebarluaskan semangat berzakat, berinfak, dan bersedekah di masyarakat, sebagaimana amanat dalam UU No. 23 Tahun 2011. Putra Harapan adalah lembaga pengembangan anak dari jenjang taman bermain hingga SMA dalam satu naungan Yayasan Islam Abdul Mukti. KL ini terbilang spesial karena satu-satunya KL dengan basis mitra di bawah Lazismu Kabupaten Banyumas. Oleh karena itu, KL Putra Harapan dituntut harus mampu untuk menjalankan tiga fungsi utama dari KL, meliputi fungsi edukasi, fungsi pelayanan, serta fungsi pemberdayaan.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Dwi Guntoro/Romi Zarida]

SELENGKAPNYA
27 Januari 2023

BELASAN MAHASISWA PRAKTISI TERIMA BEASISWA DARI BPKH DAN LAZISMU

KOTA BANDUNG -- Akses pendidikan bagi mahasiswa yang belum beruntung turut menjadi prioritas Lazismu untuk memastikan bahwa proses studi dapat berjalan dengan semestinya. Karena itu, Pilar Pendidikan Lazismu melalui Beasiswa Sang Surya perlu disalurkan dengan tepat sasaran. Bersinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Lazismu menyalurkan Beasiswa Sang Surya kepada 15 penerima manfaat yang merupakan mahasiswa-mahasiswi Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung. Penyerahan beasiswa yang berlangsung pada Selasa (24/01) ini dihadiri oleh perwakilan Bank Muamalat dari regional Jawa Barat, dosen dan mahasiswa serta Lazismu Wilayah Jawa Barat di Kampus Praktisi, Jalan Purnawarman 40, Kota Bandung, Jawa Barat.

Direktur Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung, Munir M. Ali, menyampaikan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH atas bantuan yang diberikan kepada mahasiswa-mahasiswinya. Ia mengungkapkan, konsep bisnis digital dalam Praktisi bukan sekadar startup. Digital tidak berangkat dari kekuatan teknologi semata. Artinya, perubahan dalam konteks konvesional ke digital tetap ada sisi transformasi ide. "Banyak juga industri yang sudah bertransformasi digital, namun mengalami tantangan dari aspek akuntansi dan manajemen," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Munir, tantangannya adalah bagaimana aspek keuangan dan akuntansi dapat berperan dalam aktivitasnya yang beradaptasi dengan teknologi digital. Tanpa ide dan adaptasi, perusahaan tidak akan hidup jika hanya mengandalkan yang biasa saja. Munir menambahkan, sejak awal Praktisi sebagai kampus yang mengedepankan pembelajaran dan keahlian, misinya dapat menelurkan para alumninya agar dapat bekerja dalam suatu perusahaan dengan pengetahuan siap bekerja.

"Mitra kita ada kantor akuntan dan pajak. Jadi mereka setelah magang di perusahaan mitra setelah tamat dapat siap bekerja. Jadi ada penjaminan kerja yang bersedia ditempatkan di mitra-mitra kami. Selain itu, banyak mahasiswa yang muslim di sini, dan bagaimana ke depan kurikulumnya dapat menyinergikan wawasan digital dan manajemen informasi dengan wawasan keislaman," imbuh Munir.

Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Edi Suryanto yang turut berhadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat resmi di bawah naungan Muhammadiyah memiliki 1460 kantor di Indonesia dan ada di 8 negara yang resmi berdiri. Sejak 2018 akhir, ungkap Edi, Lazismu dipercaya oleh BPKH untuk melaksanakan program kemaslahatan. "Alhamdulillah sejak saat itu, bahkan sampai sekarang, Lazismu dan BPKH telah menyalurkan beragam program kemaslahatan baik yang fisik maupun non fisik," ucapnya.

Edi menilai, dengan mendengar keberadaan praktisi tadi, ada jurusan akuntan, pajak dan manajemen informasi, dapat ditelusuri bahwa di dalam setiap usaha membutuhkan wawasan yang sejalan dengan jurusan kuliah di sini. "Lazismu sangat terbuka bersinergi dengan siapapun. Senapas dengan konteks digitalisasi, bahwa rekomendasi Muktamar Muhammadiyah di Solo 2022, digitalisasi merupakan bagian dari dakwah berkemajuan Muhammadiyah," tegasnya.

Di sela-sela penyerahan beasiswa, BPKH yang diwakili oleh Indriayu Afriana mengatakan, penerima beasiswa yang memperoleh bantuan dari sinergi program BPKH dan Laziamu di bidang pendidikan sedang menempuh pendidikan pada semester 4 dan semester 6. Ia menekankan, meski digitalisasi menjadi fokus kuliah mahasiswa, tidak semua aspek bicara digitalisasi. "Pada hakikatnya transformasi digital ada spirit biodigitalnya," terangnya.

Indriayu berharap agar jangan sampai terperangkap dalam digitalisasi yang bersifat teknis. "Yang terpenting adalah apa logika (konsep) dan transformasinya sambil menyosialisasikan peran dan keberadaan BPKH untuk kemaslahatan umat," tambahnya.

Salah satu penerima manfaat Beasiswa Sang Surya, Santia  mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH. "Sungguh saya baru tahu jika BPKH keberadaannya memberikan manfaat untuk umat. Perannya sangat penting untuk pemberdayaan umat, apalagi dana kemaslahatan itu diperuntukan secara tepat sasaran," ujarnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]

SELENGKAPNYA
25 Januari 2023

LAZISMU DAN MPM SIAPKAN RINTISAN EDUWISATA DUSUN SINGKONG GUNUNGKIDUL

KABUPATEN GUNUNGKIDUL -- Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta dan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta menggelar diskusi dalam rangka "Rintisan Eduwisata Dusun Singkong Gunungkidul". Diskusi dengan bentuk Focus Group Discussion (FGD) tersebut dihadiri oleh unsur PWM, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul (Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Pangan, dan Dinas Pendidikan), Pemerintah Kapanewon Tanjungsari, perwakilan Kelurahan Kemiri, dan perwakilan Dusun Kemiri. Selain itu juga berhadir undangan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul, serta Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan peralatan kepada dua Kelompok Tani di Padukuhan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari.

Wakil Ketua PWM DI Yogyakarta, H. Parwoto menyampaikan apresiasi kepada MPM PWM DI Yogyakarta dan Lazismu Wilayah DI Yogyakarta yang telah melakukan pendampingan intensif terhadap warga Kabupaten Gunungkidul. "Setelah Muktamar di Makassar, Muhammadiyah mengembangkan wilayah dakwahnya dalam pemberdayaan masyarakat, karena Muhammadiyah berusaha untuk seperti lebah yang senantiasa memberi manfaat kepada manusia," ujar Parwoto.

Dalam acara yang berlangsung Senin (16/01) di Balai Dusun Kemiri tersebut, perwakilan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Diana mengemukakan, produksi Mocaf (Modified Cassava Flour) Gunungkidul saat ini berkisar 28 ton per tahun atau 3,5 ton per bulan. Jika dengan asumsi 3 kg ubi kayu menjadi 1 kg Mocaf, maka baru singkong atau ubi kayu yang terserap hanya berkisar 100 ton per tahun atau 12 ton per bulan. Artinya masih banyak peluang bahan baku produksi Mocaf yang belum terserap.

"Tanjungsari salah satu penghasil singkong terbesar. Sebelumnya singkong dibuat gaplek dengan nilai jual rendah dan sekarang jadi tepung Mocaf dengan nilai jual tinggi. Masalah lain, pangsa pasar belum terbuka dan terjalin kerja sama. Selain itu sumber daya manusia di tingkat produsen masih perlu ditingkatkan," lanjut Diana.

Agus Amin Syaifuddin selaku Ketua MPM DI Yogyakarta menuturkan, potensi alam Kabupaten Gunungkidul menjadi sasaran para wisatawan untuk datang. Dalam setiap tahun, bahkan waktu pandemi Covid-19 melanda, tingkat kunjungan wisata masih tetap tinggi. "Hal ini perlu jadi solusi terkait pemasaran Mocaf sebagai olahan singkong," ucapnya.

Senada dengan Agus, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Muhammad Arif Aldiyan menekankan, program pemberdayaan masyarakat di Tanjungsari dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan juga wisata di Kabupaten Gunungkidul. "Angka pertumbuhan ekonomi dari pertumbuhan wisata Gunungkidul, ketika ada pasar berkelanjutan dan ada pemberdayaan masyarakat," terang Arif yang juga menjadi pemateri FGD tersebut.

Agenda "Rintisan Eduwisata Dusun Singkong Gunungkidul" ini mendapatkan dukungan dari Lazismu Wilayah DI Yogyakarta. Cahyono, Ketua Lazismu Wilayah DI Yogyakarta menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pembiayaan terkait dengan agenda tersebut. Ia kemudian menambahkan, Lazismu turut memberikan bantuan pengembangan Mocaf. "Dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat, Lazismu DI Yogyakarta memberikan bantuan untuk mengembangkan program Mocaf. InsyaAllah dana zakat, infak, dan sedekah akan jadi barokah dan juga jadi laporan kepada muzakki atas penggunaan dana tersebut," pungkasnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Rizal Firdaus]

SELENGKAPNYA
25 Januari 2023

KOLABORASI, BAZNAS BERSAMA LAZISMU DAN KODIM 1405 PAREPARE SERAHKAN BANTUAN RUMAH

KOTA PAREPARE -- Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) diresmikan penggunaannya oleh Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Parepare. Rumah ini diserahkan kepada penerima manfaat yang rumahnya hanyut akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. Peresmian bantuan secara simbolis dilakukan di Tegal Dua, Jalan Bukit Madani, Kelurahan Lapadde, Kota Parepare, pada Jumat (20/01). Program ini merupakan kolaborasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare, Kodim 1405 Parepare, dan Lazismu Kota Parepare.

Wakil Wali Kota Parepare, H. Pangerang Rahim mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja Baznas yang berkolaborasi bersama Lazismu dan Kodim 1405 Parepare. Menurutnya, bantuan ini sejalan dengan program yang telah digagas oleh Pemerintah Kota Parepare. Ia pun berharap agar rumah yang diberikan mendapatkan keberkahan.

"Terima kasih kepada Baznas, Lazismu, dan Kodim Parepare karena telah mendukung dan membantu Pemerintah Kota Parepare dalam menyiapkan rumah yang baik dan nyaman kepada warga yang membutuhkan. Hal ini sangat bersesuaian dengan program Wali Kota yakni bedah rumah dan rumah impian untuk menjamin kebutuhan papan sebagai tempat yang layak untuk beribadah dan nyaman dalam bersosialisasi bersama keluarga. Selamat kepada Pak Ikbal Usman atas rezeki rumah ini, semoga rumah ini menjadi tempat yang berkah untuk mencari rejeki," ujar Pangerang Rahim.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan meresmikan Rutilahu

Pada kesempatan tersebut, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kota Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan mengajak kepada seluruh khalayak yang hadir untuk senantiasa menjadi orang yang Muhsinin (orang baik tanpa pamrih) untuk gemar menunaikan zakat dan infak, baik kala lapang maupun sempit. "Salah satu ciri orang Muhsinin sebagaimana dalam Al-Qur'an surah Ali Imran ayat 134-135 adalah orang yang gemar berinfak dan berzakat baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Dengan kegemaran berzakat, berinfak, dan bersedekah kita akan dimasukkan oleh Allah SWT ke dalam surganya seluas langit dan bumi," pesannya.

Erna melanjutkan, zakat, infak, dan sedekah dapat menampakkan kehidupan surgawi di dunia. Siapapun akan merasakan kebahagiaan seperti penerima manfaat bantuan rumah ini. "Seperti sekarang ini tentu Pak Ikbal berserta keluarganya selaku penerima manfaat Rumah Berkah ini pasti sangat bahagia. Tidak saja penerima manfaat yang merasakan kebahagiaan tetapi kita semua yang telah diberi andil terwujudnya rumah ini termasuk para Muzakki Baznas maupun Lazismu," ujarnya.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Parepare, Saiful Amir yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengurus Lazismu Kota Parepare ini menjelaskan, program Rutilahu yang merupakan kerja sama antara Baznas, Kodim 1405 Parepare dan Lazismu Kota Parepare ini diberikan kepada Ikbal Usman, warga yang rumahnya hanyut karena banjir beberapa bulan yang lalu. "Alhamdulillah rumah ini dibangun dari dana zakat warga Parepare yang telah menjadi Muzakki selama ini dan ini adalah rumah yang ketiga dibangun Baznas dengan dukungan penuh dari anggota Kodim 1405 Parepare serta kolaborasi dari Lazismu," terangnya.

Setelah pengguntingan pita sebagai simbol peresmian Rutilahu tersebut kemudian dilanjutkan serah terima rumah. Wakil Wali Kota Parepare bersama Dandim 1405 Parepare, Letkol Inf. Hastiar Hatta didampingi Ketua Persit Kartika Candra Kirana menyerahkan bantuan Rutilahu kepada penerima manfaat, Ikbal Usman.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Cahaya Anita]

SELENGKAPNYA
25 Januari 2023
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2025 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross