MDMC Hulu Sungai Tengah Bangun Jembatan yang Roboh Karena Banjir

12/02/2021

HULU SUNGAI TENGAH - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Hulu Sungai Tengah (HST) kembali melaksanakan pembangunan jembatan darurat di desa Datar Ajab dan Rantau Parupuk Rabu (10/02).

Pembangunan jembatan ini merupakan upaya Muhammmdiyah dalam membantu warga untuk melintas jembatan permanen yang rusak akibat bencana banjir. Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda Hulu Sungai Tengah pertengahan Januari lalu mengakibatkan sejumlah jembatan penghubung antar desa di Pegunungan Meratus menjadi terputus. 

Fuad, Perwakilan MDMC Hulu Sungai Tengah menjelaskan dalam pelaksanaan MDMC Hulu Sungai Tengah tidak bekerja sendirian melainkan di bantu oleh relawan dari daerah lain.

“Relawan yang terlibat dari berbagai daerah antara lain dari Solo, Jawa Tengah, Samarinda, Kaltim, HSU, Tapin, Banjarmasin, Tanah Bumbu dan Barabai dengan total 55 orang,” imbuhnya.

Fuad menerangkan bahwa yang menjadi kendala di lapangan adalah cuaca yang cukup panas.

“Cuaca yang cukup panas menjadi kendala ketika melakukan aksi di lapangan. Namun hal tersebut tidak begitu menyulitkan. Kami malah mengkhawatirkan adanya hujan karena akan membuat akses menuju lokasi menjadi becek akibat adanya longsoran tanah yang hampir menutupi jalan menuju desa Darar Ajab,” terangnya.

Fuad berharap dengan adanya jembatan darurat ini mampu bermanfaat untuk warga.

“Semoga dengan adanya perbaikan dan penguatan jembatan darurat tersebut bisa dimanfaatkan warga terutama pengguna roda 4 untuk mempermudah pendistribusian bantuan sebelum jembatan yang lebih permanen dibangun oleh pemerintah,” harapnya.

Menurut keterangan Fuad, pelaksanaan ini merupakan skenario pemulihan pasca banjir yang memuat berbagai hal seperti rekonstruksi dan rehabilitasi. Proses pemulihan inilah yang biasanya memerlukan waktu yang lama.

Ia juga menghimbau kepada para masyarakat yang mempunyai kelebihan harta untuk terus mendukung MDMC Hulu Sungai Tengah dengan memberikan infaq dan sedekah terbaiknya melalui Lazismu untuk membantu sesama.

Senada dengan itu, Miftah Farih, Ketua Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi MDMC Kalimantan Selatan menerangkan bahwa sebelumnya juga telah terlaksana pembangunan jembatan darurat.

“Ini bukan aksi pertama. Sebelumnya telah terlaksana pula pembangunan jembatan penghubung desa Patikalain-Papagaran, alhamdulillah terlaksana dengan lancar,” jelasnya.

Reporter : Muhammad Nashir/Yusuf