
Pendidikan adalah kunci utama untuk membuka pintu masa depan yang cerah. Lazismu, dengan komitmennya dalam membangun masyarakat yang lebih baik, terus berupaya memberikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang kurang beruntung.
Pilar Pendidikan Lazismu bukan hanya sekadar program, melainkan sebuah gerakan mencerdaskan bangsa. Melalui berbagai inisiatif, Lazismu memberikan kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-citanya.

Gerakan kepedulian sosial untuk menjamin keberlangsungan Pendidikan melalui pola pengasuhan dalam bentuk beastudi. Bentuk Bantuan beastudi bagi siswa yang menempuh Pendidikan Sekolah Dasar, Menengah, Atas dan sederajat, berupa biaya pendidikan bulanan atau semester yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan siswa dan kebutuhan lainnya, seperti uang transport, uang buku, living cost, dan lain-lain.

Gerakan peningkatan akses pendidikan lanjut yang berkualitas, dengan memberikan kesempatan generasi muda yang berprestasi namun menghadapi kendala ekonomi untuk menempuh pendidikan tinggi yang berkualitas. Bentuk Bantuan biaya pendidikan diploma dan sarjana di perguruan tinggi swasta maupun negeri, yang diberikan selama tahun atau lebih meliputi biaya perkuliahan, biaya hidup selama masa perkuliahan atau biaya penyelesaian tugas akhir kuliah.

Program akselerasi pembelajaran berbasis digital secara inklusif untuk meningkatkan mutu pembelajaran di daerah yang memiliki keterbatasan akses teknologi digital (Nir-Internet) melalui tablet yang didasarkan dengan semangat partisipatif siswa, guru, innovator, swasta dan masyarakat.

Gerakan sosial dan pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru baik honorer, guru agama dan relawan. Bentuk Program bantuan peningkatan kapasitas atau pemberian apresiasi (kesejahteraan) kepada pengabdian dan dedikasi Guru bagi pendidikan anak Indonesia dengan memberikan pelatihan, pemberdayaan ekonomi, penyediaan buku referensi dan mukafaah atau tunjangan guru.

Penggabungan pembangunan sistem pengajaran, pembangunan sarana prasarana, peningkatan kualitas sumber daya dan pemberian beastudi sehingga tata kelola sekolah dapat menjadi lebih baik, dan meningkatkan mutu dan output Pendidikan.
Bentuk Gerakan penyelamatan sekolah yang rusak secara fisik di daerah pinggiran dan sekolah yang berada di lokasi rawan bencana melalui pembangunan, perbaikan dan penambahan sarana-prasarana pendidikan minor melalui pendekatan IDE (Integrated Development for Education)

Gerakan peningkatan kualitas kader/aktivis persyarikatan dan pengajar Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) dari seluruh Indonesia untuk belajar ke luar negeri. Bentuk Program pemberian kesempatan kader terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan bahasa asing dan memperkuat karakter dan wawasan keislaman, kemuhammadiyahan dan kebangsaan sehingga dapat menjadi agen dakwah Islam yang mencerahkan dan berkemajuan

Pemberdayaan kaum muda berbasis kampus atau komunitas untuk meningkatkan partisipasi dalam menggali gagasan kreatif di kampus dan merumuskan inovasi sosial berbasis pemberdayaan komunitas dan kewirausahaan untuk pengentasan kemiskinan atau mengurangi dampak kemiskinan. Bentuk Program pemberdayaan partisipatif berbasis kampus atau komunitas dalam menggali gagasan kreatif, inovatif dengan sasaran masyarakat sebagai bagian pengentasan atau mengurangi dampak kemiskinan.

