BANTU PULUHAN PELAJAR KORBAN KEBAKARAN ASAHAN, LAZISMU PEDULI PENDIDIKAN

Ditulis oleh Doddy
Ditulis pada 10:49, 21/06/2022
Cover BANTU PULUHAN PELAJAR KORBAN KEBAKARAN ASAHAN, LAZISMU PEDULI PENDIDIKAN
KABUPATEN ASAHAN -- Kebakaran yang terjadi di Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjung Balai, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara beberapa waktu lalu menyebabkan puluhan pelajar kesulitan untuk menempuh pendidikan. Akibat hangusnya rumah yang ditempati berimbas pula pada perlengkapan pendukung pendidikan para pelajar yang turut terdampak kebakaran ini, seperti seragam sekolah, buku-buku pelajaran, alat tulis, dan lain-lain. Menyikapi kejadian ini, Lazismu Kabupaten Asahan langsung bergerak untuk menyalurkan bantuan.

Rangkaian penyaluran bantuan dilakukan sebanyak tiga tahap. Sebagai penutup, penyaluran bantuan tahap ketiga dilakukan pada Kamis (16/06) bertempat di Masjid Taqwa Muhammadiyah. Bantuan ini diberikan kepada 63 orang pelajar dari 66 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak musibah kebakaran, dari jenjang SD hingga SMA. Sebelumnya, para pelajar ini telah didata oleh amil Lazismu Kabupaten Asahan.

Perwakilan Lazismu Kabupaten Asahan, Sofian menyebutkan, bantuan tahap ketiga ini diberikan sejak peristiwa kebakaran yang terjadi pada (16/04) lalu dan menghanguskan lebih dari 60 rumah di wilayah perkampungan nelayan tersebut. Bantuan tahap pertama diberikan pada tanggal 18 April 2022 berupa uang senilai Rp. 3.100.000,- serta sumbangan pakaian baru. Tahap kedua diberikan pada tanggal 26 April 2022 senilai Rp. 20.090.000,- dan tahap ketiga senilai Rp. 53.106.500,- pada Kamis (16/06). "Total donasi hasil amanah dari pada donatur yang dihimpun Lazismu Asahan senilai Rp. 76.215.500,-. Kami berharap bantuan yang diberikan ini dipergunakan sebaik-baiknya untuk kepentingan pendidikan dan mendoakan para donatur agar senantiasa diberikan keberkahan serta kelapangan rezeki," terangnya.

Sofian melanjutkan, bantuan yang diberikan kali ini berupa keperluan sekolah seperti tas, buku, serta uang tunai. Penerima manfaat bantuan ini adalah 63 orang pelajar yang telah didata sebelumnya. "Bantuan yang kami serahkan ini berupa keperluan sekolah seperti tas, buku dan uang tunai untuk 63 orang pelajar SD hingga SMA korban kebakaran, yang sebelumnya sudah kami lakukan pendataan," ujarnya.

Amil Lazismu Kabupaten Asahan mengunjungi korban kebakaran


Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Asahan, Muhammad Akhiyar yang juga turut berhadir dalam acara penyerahan bantuan menyampaikan pesannya kepada warga terdampak kebakaran. Menurutnya, tidak ada seorang pun manusia yang senang menerima musibah. Namun dibalik cobaan, pasti ada hikmahnya. "Ini musibah kepada kami juga, karena kalau kami tak peduli Allah pasti murka kepada kami. Setiap ujian pasti ada hikmah dibaliknya. Yakinlah ini menjadikan kita bisa lebih bangkit, terutama kepada anak-anak kami pelajar," harapnya.

Akhiyar juga meminta kepada masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada gerakan sosial yang dilakukan oleh Muhammadiyah melalui Lazismu, meski saat ini Lazismu baru bekerja selama delapan bulan di Kabupaten Asahan. "Muhammadiyah kalau bekerja untuk dirinya sendiri, maka tugas itu sudah selesai karena kita sudah punya banyak sekolah hingga perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, dan amal usaha. Pekerjaan Muhammadiyah tidak akan ada habisnya untuk keumatan dan kebangsaan, termasuk dalam aktivitas sosial seperti ini," terangnya.

Penyerahan bantuan dari Lazismu Kabupaten Asahan ini disaksikan oleh Kepala Desa Sei Apung Jaya, Camat Tanjung Balai, dan Dinas Pendidikan Asahan. Bantuan yang diberikan kepada 63 orang pelajar ini berupa buku, tas, Al-Qur'an serta uang tunai masing-masing senilai 250 ribu rupiah. Selain itu, 66 KK terdampak kebakaran mendapatkan uang 250 ribu rupiah dan kain sarung.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah]