Dukung One Muhammadiyah One Response, Lazismu Bangun Rumah Korban Kebakaran di Bojonegoro

Ditulis oleh berita
12:10, 23/08/2021
Cover Dukung One Muhammadiyah One Response, Lazismu Bangun Rumah Korban Kebakaran di Bojonegoro
BOJONEGORO - Seluruh relawan yang tergabung dalam One Muhammadiyah One Response (OMOR) melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi korban kebakaran di Dusun Pading, Rt 2/4, Desa Tegalkodo, Kec. Sukosewu, Bojonegoro, Minggu (22/8) .

Relawan yang tergabung dalam One Muhammadiyah One Response tersebut antara lain Lazismu Bojonegoro, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Bojonegoro, dan Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro. Bantuan tersebut dilaksanakan dalam rangka kepedulian terhadap sesama yang sedang terkena bencana kebakaran.

Peletakan batu pertama dihadiri oleh Kepala Desa Tegalkodo Tomi Listiyo, Direktur Lazismu Bojonegoro Rudi Suparno, seluruh amil Kantor Layanan Lazismu Sukosewu & Kantor Layanan Lazismu RS Aisyiyah Bojonegoro, Perwakilan BPBD Bojonegoro, SAR Muhammadiyah, KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, IKKM Komisariat RS Aisyiyah Bojonegoro, dan DMC RS Aisyiyah Bojonegoro.

Pembangunan ulang rumah dilaksanakan dengan biaya 100% dari Lazismu dan dibangun oleh Relawan One Muhammadiyah One Response. Dana yang disalurkan oleh Lazismu Bojonegoro untuk membangun rumah mencapai 30 juta rupiah.

"Kebakaran disebabkan karna adanya konslet di listrik. Pendanaan pembangunan rumah full di backup oleh Lazismu Bojonegoro. Pembangunannya dibantu oleh relawan dari Muhammadiyah, ada MDMC, KOKAM, Pemuda Muhammadiyah, dan lain-lain," ujar Sartono, amil Lazismu Bojonegoro kepada Lazismu.org.

Tomi Listiyo menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar Muhammadiyah. "Terima kasih telah membantu warga kami dalam membangun rumah pasca kebakaran. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya," ujar Tomi.

Penerima manfaat sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, terutama kepada MDMC dan Lazismu yang menurutnya bergerak dengan sangat cepat.

Reporter: Yusuf