Anies Baswedan dan Khofifah Kurban Sapi Jumbo Melalui Lazismu

Ditulis oleh berita
18:31, 23/07/2021
Cover Anies Baswedan dan Khofifah Kurban Sapi Jumbo Melalui Lazismu
JAKARTA - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta dan Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur masing-masing menyalurkan sapi berukuran jumbo ke Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lazismu Jawa Timur.

Mochammad Sholeh Farabi, koordinator program kurban Lazismu PP Muhammadiyah menyebut bahwa sapi yang diberikan oleh Anies Baswedan kepada masyarakat melalui Lazismu sangat besar, dengan bobot hampir 1 ton.

"Sapi dari Pak Anies nanti akan kita olah menjadi kemasan kaleng Rendangmu. Ada sebagian yang dijadikan makanan siap saji. Kaleng Rendangmu nanti akan dibagikan sama PW Aisyiyah DKI Jakarta," ujar Farabi.

Ia menyebut bahwa kerja sama ini adalah kerja sama yang dilakukan kedua kalinya antara Lazismu dengan Gubernur DKI Jakarta. Pada Lebaran Iduladha tahun lalu, Anies Baswedan juga memberikan satu ekor sapi kepada Lazismu untuk dibagikan ke masyarakat.

"Sapi kemaren kita terima, sudah kita sembelih di RPH. Kita semua pusatkan di RPH karena tidak boleh menggelar penyembelihan di luar," imbuhnya. Sapi tersebut telah disembelih pada Rabu (21/7).

Sementara itu, sapi yang diberikan oleh Khofifah memiliki bobot 750 kg. Sapi tersebut disembelih pada Kamis (22/7) di salah satu RPH di Magetan.

Syamsidar Siregar, Sekretaris PW Aisyiyah DKI Jakarta menyebut bahwa kaleng Rendangmu akan dibagikan ke kampung nelayan binaan Aisyiyah di Marungga, Kalibaru, dan Cilincing, Jakarta Utara. Di sana terdapat 700 KK yang akan menerima Rendangmu.

"Selain itu, kita juga akan menyalurkan ke guru-guru TK Aisyiyah, guru-guru madrasah, dan guru TPA/TPQ. Selain sapi dari Pak Anies, kita juga sembelih 5 ekor sapi. Kita gabungkan dengan daging dari Pak Anies jadi Rendangmu lalu kita bagikan," ujarnya.

Selain memberikan kaleng Rendangmu, PW Aisyiyah DKI Jakarta juga akan memberikan beras. Masyarakat di kampung nelayan masing-masing akan mendapatkan 2 liter beras, sedangkan guru-guru Aisyiyah masing-masing akan mendapatkan 5 kg beras.

Pemberian ke kampung nelayan, imbuhnya, bukan hal baru bagi Aisyiyah maupun Lazismu. Tahun lalu, zakat fitrah Lazismu diberikan ke masyarakat di kampung nelayan. Kampung binaan Aisyiyah tersebut sering mendapatkan bantuan sembako. Menurut Syamsidar, daging sapi tersebut akan diolah menjadi kaleng Rendangmu oleh PW Muhammadiyah Jawa Timur.

"Rendangmu ini sangat-sangat luar biasa. Sangat luar biasa bermanfaat. Nelayan dan orang-orang tertentu itu kan belum tentu setiap waktu bisa makan daging. Nah melalui Rendangmu, mereka bisa makan daging meskipun tidak di masa lebaran, apalagi saat-saat seperti ini nelayan tidak bisa melaut karna cuaca, ditambah lagi pandemi," ujarnya dengan antusias.

Reporter: Yusuf