ANTUSIAS, MLO DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH HULU SUNGAI SELATAN IKUTI RAKORDA LAZISMU

Ditulis oleh Doddy
14:40, 13/11/2021
Cover ANTUSIAS, MLO DI LINGKUNGAN MUHAMMADIYAH HULU SUNGAI SELATAN IKUTI RAKORDA LAZISMU
KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN -- Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) pada Ahad (07/11) di aula Pendopo Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, Kandangan, Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan membahas beberapa hal terkait kerja Lazismu seperti kelembagaan, keuangan, program, serta penyaluran. Hal-ini bersinggungan langsung dengan majelis, lembaga dan ortom (MLO) di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam aktivitas Lazismu.

Pada kesempatan ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Didi Kurniadi menyampaikan, pelaksanaan Rakorda kali ini diisi oleh sosialisasi kebijakan yang telah dilakukan Lazismu di daerahnya, ditambah penyampaian tentang kelembagaan. "Pada beberapa waktu berjalan tentunya kami telah banyak melakukan kebijakan baik itu penghimpunan dan penyaluran dana ziska di berbagai program, misalnya Indonesia Siaga, Save Our School, Peduli Guru, Pemberdayaan Mualaf serta santunan dhuafa. Tentunya hal tersebut perlu disampaikan ke banyak pihak sambil berkoordiansi mengenai program yang rencanakan untuk tahun 2022, untuk Lazismu yang lebih baik lagi sesuai tema yang diangkat pada Rakorda ini," ujarnya.

Sementara itu, Yuda Alfinai selaku Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Hulu Sungai Selatan Bidang Keuangan sekaligus narasumber pertama menerangkan mengenai penghimpunan dan penyaluran dana ZISKA dari tahun 2020 hingga 2021 ditambah rencana kerja untuk tahun 2022. "Secara umum Lazismu sejak terbentuk tahun 2020 lalu hingga sekarang telah banyak melaksanakan berbagai program di berbagai pilar, seperti ekonomi, pendidikan, sosial kemanusiaan, dakwah maupun kegiatan rutin seperti qurban," terangnya.

Yuda juga menyampaikan mengenai rencana kerja untuk tahun 2022. Menurutnya, rencana kerja ini memerlukan masukan dan dukungan semua pihak, terutama dari internal persyarikatan Muhammadiyah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. "Dari beberapa program yang telah kami rencanakan untuk tahun 2022 tentunya melalui Rakorda ini perlu menerima masukan dan dukungan dari semua pihak untuk dapat dilaksanakan secara bersama-sama. Sesuai dari namanya saja yaitu rencana, berarti hal tersebut perlu kita realisasikan," ucapnya.

Berkaitan dengan kelembagaan Lazismu, Manajer Regional Lazismu Wilayah Kalimantan Selatan, Abdullah Sani yang juga menjadi pemateri menegaskan bahwa kedudukan Lazismu adalah sebagai unsur pembantu pimpinan. "Perlu diketahui bahwa Lazismu sendiri merupakan unsur pembantu pimpinan atau lembaga yang bertugas dalam bidang penghimpun dan penyalur ZISKA di persyarikatan Muhammadiyah," tegasnya.

Menurut Sani, kedudukan strategis Lazismu tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Hal ini mengingat program-program yang dijalankan oleh Lazismu pada akhirnya juga akan dinikmati oleh persyarikatan Muhammadiyah. "Tentunya berkaitan dengan itu perlu dukungan semua pihak di internal persyarikatan untuk menyalurkan ZISKA melalui Lazismu. Karena bagaimanapun, program-program yang berjalan nantinya akan mendukung Muhammadiyah beserta jajarannya di berbagai bidang," imbuhnya.

Terakhir, Sani berkeyakinan bahwa melalui pelaksanaan Rakorda ini akan dapat meningkatkan sinergi antar berbagai pihak. "Saya berkeyakinan dengan adanya pelaksanaan Rakorda ini pihak-pihak yang hadir bisa terus bersinergi dengan Lazismu karena kemajuan Muhammadiyah di Hulu Sungai Selatan tentunya dapat diukur dari peningkatan penghimpunan dan penyaluran yang bersama-sama dengan banyak pihak, khususnya di internal sendiri," tutupnya.

Para peserta Rakorda dengan tema "Konsolidasi dan Sinergisitas Membangun Etos Kerja yang Berkemajuan" ini sangat antusias dengan materi sosialisasi yang disampaikan, terlihat dari banyaknya tanggapan berupa pertanyaan maupun pernyataan yang berkaitan dengan program penyaluran maupun penghimpunan yang ada di Lazismu saat sesi tanya jawab dan diskusi. Rakorda ini dihadiri oleh unsur PDM, perwakilan MLO, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) serta Kantor Layanan (KL) Lazismu se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Muhammad Nashir]