BELASAN MAHASISWA PRAKTISI TERIMA BEASISWA DARI BPKH DAN LAZISMU

Ditulis oleh Doddy
14:55, 25/01/2023
Cover BELASAN MAHASISWA PRAKTISI TERIMA BEASISWA DARI BPKH DAN LAZISMU
KOTA BANDUNG -- Akses pendidikan bagi mahasiswa yang belum beruntung turut menjadi prioritas Lazismu untuk memastikan bahwa proses studi dapat berjalan dengan semestinya. Karena itu, Pilar Pendidikan Lazismu melalui Beasiswa Sang Surya perlu disalurkan dengan tepat sasaran. Bersinergi dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Lazismu menyalurkan Beasiswa Sang Surya kepada 15 penerima manfaat yang merupakan mahasiswa-mahasiswi Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung. Penyerahan beasiswa yang berlangsung pada Selasa (24/01) ini dihadiri oleh perwakilan Bank Muamalat dari regional Jawa Barat, dosen dan mahasiswa serta Lazismu Wilayah Jawa Barat di Kampus Praktisi, Jalan Purnawarman 40, Kota Bandung, Jawa Barat.

Direktur Praktisi Politeknik Bisnis Digital Bandung, Munir M. Ali, menyampaikan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH atas bantuan yang diberikan kepada mahasiswa-mahasiswinya. Ia mengungkapkan, konsep bisnis digital dalam Praktisi bukan sekadar startup. Digital tidak berangkat dari kekuatan teknologi semata. Artinya, perubahan dalam konteks konvesional ke digital tetap ada sisi transformasi ide. "Banyak juga industri yang sudah bertransformasi digital, namun mengalami tantangan dari aspek akuntansi dan manajemen," katanya.

Oleh karena itu, lanjut Munir, tantangannya adalah bagaimana aspek keuangan dan akuntansi dapat berperan dalam aktivitasnya yang beradaptasi dengan teknologi digital. Tanpa ide dan adaptasi, perusahaan tidak akan hidup jika hanya mengandalkan yang biasa saja. Munir menambahkan, sejak awal Praktisi sebagai kampus yang mengedepankan pembelajaran dan keahlian, misinya dapat menelurkan para alumninya agar dapat bekerja dalam suatu perusahaan dengan pengetahuan siap bekerja.

"Mitra kita ada kantor akuntan dan pajak. Jadi mereka setelah magang di perusahaan mitra setelah tamat dapat siap bekerja. Jadi ada penjaminan kerja yang bersedia ditempatkan di mitra-mitra kami. Selain itu, banyak mahasiswa yang muslim di sini, dan bagaimana ke depan kurikulumnya dapat menyinergikan wawasan digital dan manajemen informasi dengan wawasan keislaman," imbuh Munir.

Direktur Utama Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Edi Suryanto yang turut berhadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa Lazismu sebagai Lembaga Amil Zakat resmi di bawah naungan Muhammadiyah memiliki 1460 kantor di Indonesia dan ada di 8 negara yang resmi berdiri. Sejak 2018 akhir, ungkap Edi, Lazismu dipercaya oleh BPKH untuk melaksanakan program kemaslahatan. "Alhamdulillah sejak saat itu, bahkan sampai sekarang, Lazismu dan BPKH telah menyalurkan beragam program kemaslahatan baik yang fisik maupun non fisik," ucapnya.

Edi menilai, dengan mendengar keberadaan praktisi tadi, ada jurusan akuntan, pajak dan manajemen informasi, dapat ditelusuri bahwa di dalam setiap usaha membutuhkan wawasan yang sejalan dengan jurusan kuliah di sini. "Lazismu sangat terbuka bersinergi dengan siapapun. Senapas dengan konteks digitalisasi, bahwa rekomendasi Muktamar Muhammadiyah di Solo 2022, digitalisasi merupakan bagian dari dakwah berkemajuan Muhammadiyah," tegasnya.

Di sela-sela penyerahan beasiswa, BPKH yang diwakili oleh Indriayu Afriana mengatakan, penerima beasiswa yang memperoleh bantuan dari sinergi program BPKH dan Laziamu di bidang pendidikan sedang menempuh pendidikan pada semester 4 dan semester 6. Ia menekankan, meski digitalisasi menjadi fokus kuliah mahasiswa, tidak semua aspek bicara digitalisasi. "Pada hakikatnya transformasi digital ada spirit biodigitalnya," terangnya.

Indriayu berharap agar jangan sampai terperangkap dalam digitalisasi yang bersifat teknis. "Yang terpenting adalah apa logika (konsep) dan transformasinya sambil menyosialisasikan peran dan keberadaan BPKH untuk kemaslahatan umat," tambahnya.

Salah satu penerima manfaat Beasiswa Sang Surya, Santia  mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan BPKH. "Sungguh saya baru tahu jika BPKH keberadaannya memberikan manfaat untuk umat. Perannya sangat penting untuk pemberdayaan umat, apalagi dana kemaslahatan itu diperuntukan secara tepat sasaran," ujarnya.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah/Nazhori Author]