IKTIKAF INTERNASIONAL LAZISMU DI SUDAN PERERAT HUBUNGAN ANTAR BERBAGAI NEGARA

Ditulis oleh Doddy
Ditulis pada 08:45, 05/05/2023
Cover IKTIKAF INTERNASIONAL LAZISMU DI SUDAN PERERAT HUBUNGAN ANTAR BERBAGAI NEGARA

SUDAN -- Penghujung bulan Ramadhan disemarakkan oleh Kantor Layanan (KL) Lazismu Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Sudan dengan kegiatan Iktikaf Internasional. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Ali Al-Halaby, Jiref Khartoum dengan menggandeng Rumah Zakat dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Iktikaf Internasional ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Kado Ramadhan KL Lazismu PCIM Sudan.

Dimulai pada Senin (11/04) malam, kegiatan ini berlangsung hingga Kamis (20/04) atau dari 20 hingga 29 Ramadhan 1444 H. Acara ini diikuti empat puluh orang jamaah dari berbagai negara, seperti Yaman, Sudan, Nigeria, Mesir, serta Indonesia. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan pada bulan suci dan mempererat hubungan antar negara.

Thalhah, salah satu peserta iktikaf atau mu'takif dari Yaman menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara ini. "Iktikaf Internasional bagus sekali, selalu disediakan menu berbuka puasa, sahur, dan mesjidnya ada banyak kipas angin sehingga sejuk dan tidak panas. Saya sangat senang mengikuti Iktikaf Internasional karena selesai salat tarawih dilanjutkan dengan muhadarah," ungkapnya.

Peserta lainnya, Azmi juga mengungkapkan hal yang senada. Menurutnya, pelaksanaan Iktikaf Internasional berjalan dengan lancar berkat kesiapan para panitia penyelenggara. Selain itu, ia merasakan hangatnya sambutan warga yang berada di sekitar masjid.

"Saya sangat senang bisa mengikuti Iktikaf Internasional yang diadakan oleh Lazismu Sudan. Para mu'takif yang ramah, masjid yang nyaman untuk beribadah dan berfasilitas lengkap, makanan dari sahur sampai buka puasa disediakan oleh para panitia. Jadi para mu'takif benar-benar fokus beribadah. Penduduk sekitar masjid juga menyambut hangat kedatangan kami di sini. Alhamdulillah sejauh ini pelaksanaan Iktikaf Internasional berjalan lancar," terang Azmi.

Azmi pun berharap agar kegiatan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. "Harapannya semoga Iktikaf Internasional diadakan setiap tahunnya pada bulan Ramadhan. Semoga para panitia dan yang berkaitan dengan acara Iktikaf Internasional, Allah lipat gandakan pahalanya karena telah memberi fasilitas dan memberi kesempatan kepada kami untuk mengikuti Iktikaf Internasional," tutupnya.

Iktikaf Internasional ini diisi dengan berbagai program yang diadakan selama 10 hari pada penghujung Ramadhan. Di antaranya yaitu tahajud berjama'ah satu juz setiap malam, sholat lima waktu berjama'ah, kajian serta hafalan hadis Arba'in An-Nawawi bersama Masyayikh, bersih-bersih masjid, kemudian buka puasa bersama. Para peserta menginap di Masjid Ali Al-Halaby agar dapat fokus beribadah. Panitia pun setiap hari bergantian menemani para peserta Iktikaf Internasional tersebut.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu PP Muhammadiyah]