WAKAF AL-QUR'AN UNTUK PARA PENGHAFAL DI SUKOHARJO WARNAI PROGRAM RAMADHAN LAZISMU

Ditulis oleh Doddy
21:18, 26/04/2022
Cover WAKAF AL-QUR'AN UNTUK PARA PENGHAFAL DI SUKOHARJO WARNAI PROGRAM RAMADHAN LAZISMU
KABUPATEN SUKOHARJO -- Lazismu Kabupaten Sukoharjo pada bulan Ramadhan tahun ini memiliki beberapa program, mulai dari Ramadhan Ceria, UMKM Tangguh, dan Kado Ramadhan dengan penyaluran khususnya kepada masyarakat di Kabupaten Sukoharjo. Salah satu program yang juga digagas Lazismu adalah penyaluran wakaf Al-Qur'an bagi para penghafal.

Program wakaf Al-Qur'an tersebut diselenggarakan bersama dengan adanya wakaf Al-Qur'an dari salah satu donatur Lazismu. Kegiatan pentasyarufan dilaksanakan pada Sabtu (16/4) yang bertempat di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammadiyah Atmo Wahjono Weru Sukoharjo. Para santri penghafal pun mendapatkan bantuan Al-Qur'an dari donatur.

Mushlih selaku Manajer Lazismu Kabupaten Sukoharjo menyampaikan bahwa pelaksanaan program Wakaf Al-Qur'an tersebut diperuntukkan bagi para santri penghafal. "Alhamdulillah ada salah satu donatur kami yang mewakafkan mushaf Al-Qur'an sehingga kami fasilitasi untuk peruntukannya," ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa wakaf tersebut merupakan salah satu nadzar dari keluarga donatur yang tidak mau disebutkan namanya yang ingin mewakafkan Al-Qur'an kepada santri-santri penghafal. Sebanyak 60 buah mushaf Al-Qur'an pun diserahkan kepada Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammadiyah Atmo Wahjono Weru Sukoharjo.

Mudir Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Muhammadiyah Atmo Wahjono Weru Sukoharjo, Kyai Dasuki menyampaikan bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih atas adanya wakaf Al-Qur'an ini. "Kami ucapkan jazakallahukhoir, terima kasih kepada donatur dan Lazismu yang sudah memberikan amanah wakaf Al-Qur'an kepada Pondok Pesantren Atmo Wahjono," ujarnya.

Kyai Dasuki pun mendoakan kepada donatur yang mewakafkan Al-Qur'an agar diberkahi umurnya, rezekinya, serta diberikan kemudahan dalam beraktivitas. "Sangat bersyukur atas mushaf Al-Qur'an ini tapi juga saya sampaikan sebetulnya jumlah santri kami banyak sehingga masih belum merata mushaf ini," imbuhnya sembari diiringi gelak tawa hadirin.

[PR Lazismu PP Muhammadiyah/Yusuf Yanuri]