

BANYUMAS – Program Bedah Rumah Lazismu Banyumas kembali menghadirkan perubahan nyata. Kali ini, giliran Ibu Winarni, warga Sokanegara, Purwokerto Timur, yang menerima manfaat program bedah rumah ke-76 setelah kondisi rumahnya dinilai tidak layak huni.
Rumah yang telah berdiri lebih dari 70 tahun itu mengalami kerusakan parah, terutama pada bagian atap dan rangka tembok. Kondisi itu, membuat Ibu Winarni, wanita paruh baya yang juga menjadi pengurus keluarga dan merawat suami yang tengah sakit, tinggal dalam situasi yang tidak aman.
Meski begitu, Ia tetap istikomah mengikuti kajian dan menjadi jamaah aktif di Masjid 17 Purwokerto. Proses bedah rumah dimulai pada Minggu (23/11/2025) dan dikerjakan selama tujuh hari oleh Tim Bedah Rumah Lazismu. Pembangunan berjalan sesuai target hingga akhirnya selesai dan siap dihuni kembali pada Rabu (10/12/2025).
Direktur Lazismu Banyumas, Amrulloh Sucipto Aji, menyerahkan secara langsung hasil program bedah rumah tersebut kepada keluarga penerima manfaat. Amrulloh menegaskan bahwa bedah rumah ini merupakan amanah dari para donatur.
“Program ini terwujud dari zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki, mustahik, dan munfik melalui Lazismu. Semoga rumah baru ini membawa kenyamanan dan Ibu Winarni semakin istikamah dalam beribadah,” ujarnya.
Ibu Winarni sangat bahagia saat melihat rumahnya berdiri kokoh kembali. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya. “Dulu saya takut kalau hujan, takut roboh. Alhamdulillah sekarang jauh lebih aman. Terima kasih kepada semua yang sudah membantu,” tuturnya.
Bedah rumah ke-76 ini kembali menjadi bukti bahwa donasi masyarakat, sekecil apa pun, mampu mengubah hidup seseorang. Melalui program-program kemanusiaan yang berkelanjutan, Lazismu Banyumas terus berupaya memberikan hunian yang layak, aman, dan penuh harapan bagi warga yang membutuhkan.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat]

