Milad Lazismu ke-24 di Peneleh, Lazismu Jatim Perkuat Program Zakat Regional

Ditulis oleh
Author
Ditulis pada
6 Juli 2026
Kategori :
Milad Lazismu ke-24 di Peneleh, Lazismu Jatim Perkuat Program Zakat Regional

SURABAYA -- Lazismu Wilayah Jawa Timur secara resmi menegaskan komitmennya memperluas jangkauan penerima manfaat dan memperkuat penetrasi gerakan filantropi di seluruh tingkat daerah.

Penegasan tersebut disampaikan langsung jajaran pimpinan di sela-sela agenda akbar Semarak Milad ke-24 Lazismu yang di kawasan cagar budaya Kampung Peneleh, Kecamatan Genteng, Surabaya, Sabtu (4/7/2026).

Ketua Lazismu Jawa Timur, Imam Hambali, mengatakan, momentum milad tahun ini yang mengusung tema "Zakat Semakin Berdampak Nyata" didesain melalui perpaduan antara edukasi sejarah kebangsaan dan aksi sosial. Langkah ini ditempuh sebagai sarana refleksi ideologis bagi pengurus wilayah dalam merevitalisasi semangat pengabdian di level regional.

Rangkaian kegiatan ini diawali pagi hari, pukul 08.00 WIB lewat program Fun Walk for Philanthropy in Historical Area. Puluhan jajaran pengurus, amil, dan kader inti mengikuti aksi jalan sehat terbatas menyisir rekam jejak perjuangan tokoh-tokoh pergerakan nasional pra-1916 di sepanjang lorong Kampung Peneleh.

Jalur napak tilas dirancang khusus mencakup rumah kelahiran mantan Menteri Luar Negeri Roeslan Abdul Ghani, kediaman HOS Cokroaminoto, serta bekas kamar kos para tokoh bangsa seperti Ir. Soekarno, Semaoen, Tan Malaka, Kartosuwiryo, Muso, KH Mas Mansyur, KH Ahmad Dahlan, Douwes Dekker, hingga Agus Salim.

Rombongan yang berjumlah puluhan orang tersebut menyimak pemaparan sejarah secara mendalam dari Kuncarsono Prasetyo, perwakilan Perkumpulan Begandring Soerabaia, sebelum mengakhiri rute di rumah tempat lahirnya Bung Karno di Jalan Pandean IV yang menjadi saksi bisu sejarah tokoh muda pergerakan nasional.

"Napak tilas ini untuk menyerap kembali nilai perjuangan para tokoh bangsa yang dimotori oleh Bapak H.O.S. Tjokroaminoto. Melalui milad ke-24, Lazismu Jatim ingin terus konsisten menebar semangat memberi untuk negeri. Kami berharap budaya memberi ini menjadi gaya hidup kita semua, baik dalam kondisi lapang maupun sempit," terang Imam Hambali, dilansir dari laman resmi lazismujatim.org.

Selanjutnya, pusat kegiatan berpindah ke Lodji Besar, Jalan Makam Peneleh No 44, Kecamatan Genteng. Di lokasi ini, suasana berubah menjadi pesta rakyat kemanusiaan berskala besar yang dihadiri oleh ribuan warga sekitar yang antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai.

Lazismu Jatim bersama Lazismu Kota Surabaya langsung menyalurkan berbagai klaster bantuan, mulai dari layanan posko pemeriksaan kesehatan gratis yang melayani pengecekan tensi darah dan konsultasi medis, penyerahan ratusan paket sembako, santunan tunai bagi lansia duafa dan anak yatim, hingga penyediaan stan kuliner gratis berupa 1.000 porsi bakso dalam rombong makanan.

Seluruh pergerakan program kemanusiaan ini didukung penuh oleh jajaran mitra Lazismu KB Bank Syariah, Bank Muamalat, serta RSU PKU Muhammadiyah Surabaya. Manajemen lembaga juga memanfaatkan momentum ini untuk mengampanyekan gerakan "Ayo Zakat dan Infak" lewat pengeras suara guna mendorong transparansi penghimpunan dana publik yang dikelola secara digital lewat situs resmi Lazis Jawa Timur.

Sementara itu, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Muhammad Sholihin, dalam tausiyah menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Lazismu di tingkat wilayah harus senantiasa berpijak pada tiga ajaran inti pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Tiga ajaran itu meliputi kewajiban manusia untuk selalu berakar pada akal dan budi, memiliki sifat welas asih, serta mempunyai jiwa pengabdian yang kokoh.

"Lazismu hadir untuk memberi untuk negeri, bukan meminta kepada negeri. Kami mendorong peningkatan tata kelola, evaluasi program yang terukur, dan akuntabilitas publik yang ketat agar tingkat kepercayaan masyarakat Jawa Timur semakin kuat”, tandasnya.

Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun bisa disalurkan secara lebih masif untuk membantu fakir miskin serta anak yatim yang membutuhkan perhatian kita," pungkas Sholihin.

Agenda berskala wilayah ini ditutup secara tertib dan turut dihadiri serta dikawal langsung oleh Wakil Ketua Lazismu Jatim Aditio Yudono, Pimpinan Redaksi PWMU.CO Agus Wahyudi, Ketua Lazismu Kota Surabaya Faishal Haqqi, serta Sekretaris Lazismu Surabaya Ahmad Rosidi.

[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Dwipa Wijaya]

Bagikan Tulisan Ini :
LAZISMU adalah lembaga zakat nasional dengan SK Menag No. 90 Tahun 2022, yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan dana zakat, infaq, wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan, lembaga, perusahaan dan instansi lainnya. Lazismu tidak menerima segala bentuk dana yang bersumber dari kejahatan. UU RI No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang

Alamat

Jl. Menteng Raya No.62, RT.3/RW.9, Kb. Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340
Jl. Jambrut No.5, Kenari, Kec. Senen, Jakarta Pusat 10430
info@lazismu.org
0213150400
0856-1626-222
Copyright © 2026 LAZISMU bagian dari Persekutuan dan Perkumpulan PERSYARIKATAN MUHAMMADIYAH
cross