

YOGYAKARTA -- Audit berkala oleh lembaga sertifikasi independen untuk memantau dan memastikan bahwa suatu organisasi atau lembaga tetap konsisten menjalankan sistem manajemen mutu sesuai standar.
Aspek kepatuhan dan peningkatan berkelanjutan yang terverifikasi menandakan bahwa suatu organisasi atau lembaga mampu mendeteksi risiko yang akan dihadapi secara dini. Lebih jauh lagi, mampu menemukan potensi ketidaksesuaian lebih awal sebelum berdampak besar pada kinerja operasionalnya.
Lazismu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Jum’at (9/10/2026) melaksanakan 2nd Surveillance Audit ISO 9001:2015 bersama auditor TÜV Rheinland, Abdul Manan Aruli dan rekan sebagai wujud menata pelayanan kepada masyarakat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran struktural Lazismu UMY sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam menjaga kualitas pengelolaan, meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia (SDM), serta memastikan Audit ISO 9001:2015 bukan sekadar kegiatan pemeriksaan rutin, melainkan bagian penting dari upaya memastikan sistem manajemen mutu benar-benar diterapkan dalam setiap proses kerja organisasi.
Kepala Kantor Lazismu UMY Wahyu Manuhara Putra menegaskan, Lazismu di UMY mengalami perkembangan pesat dari tahun ke tahun. “Perkembangan itu perlu diimbangi penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar lembaga mampu memberikan pelayanan yang semakin profesional dan terpercaya”, terangnya.
Bagi Lazismu UMY, kata Wahyu, audit ini diperlukan untuk mengevaluasi kesesuaian prosedur dengan pelaksanaan di lapangan, mengidentifikasi potensi perbaikan, serta memastikan pengelolaan lembaga terus berkembang sesuai standar mutu yang diterapkan.
Keberadaan ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu yang membantu organisasi membangun proses kerja secara terstruktur, konsisten, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.
Melalui surveillance audit atau audit pengawasan berkala, penerapan sistem tersebut ditinjau untuk memastikan kesesuaiannya tetap terjaga setelah sertifikasi diperoleh. Audit ini juga membantu organisasi mengevaluasi efektivitas proses kerja dan menindaklanjuti peluang perbaikan secara berkelanjutan.
Wahyu menekankan pentingnya pengembangan kompetensi amil melalui keikutsertaan dalam berbagai program sertifikasi dan pelatihan. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta profesionalitas SDM dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Selain itu, Lazismu UMY terus berupaya memastikan penyaluran dana dilaksanakan sesuai syariat Islam dan tepat sasaran, sehingga amanah para donatur dapat diterima oleh pihak yang berhak dan memberikan manfaat secara optimal.
Pelaksanaan audit ISO 9001:2015 memiliki manfaat strategis bagi Lazismu UMY. Pertama, audit membantu memastikan konsistensi penerapan prosedur dan standar kerja di seluruh bagian organisasi. Kedua, audit menjadi sarana evaluasi untuk menemukan potensi ketidaksesuaian maupun peluang peningkatan kualitas.
Ketiga, audit mendorong budaya kerja yang lebih disiplin, terukur, dan bertanggung jawab. Keempat, penerapan sistem manajemen mutu yang efektif dapat mendukung peningkatan kepercayaan para donatur, mitra, dan masyarakat terhadap pengelolaan lembaga.
Dalam konteks pengelolaan zakat, sistem manajemen mutu berperan mendukung proses penghimpunan, pengadministrasian, dan penyaluran dana agar berjalan tertib dan konsisten. Meski demikian, kepatuhan terhadap syariat Islam dan ketepatan sasaran penyaluran tetap memerlukan penerapan ketentuan syariah serta prosedur pengelolaan yang sesuai.
Berdasarkan pemaparan hasil audit, menurut auditor TÜV Rheinland, Abdul Manan Aruli, Lazismu UMY memperoleh hasil tanpa temuan ketidaksesuaian (nonconformity), baik kategori mayor maupun minor. “Auditor mencatat empat observasi positif (positive observations) serta satu peluang perbaikan (opportunity for improvement) yang menjadi catatan penting bagi lembaga untuk mempertahankan praktik kerja yang telah berjalan baik”, pungkasnya.
Hal ini, sambung Manan, sekaligus menindaklanjuti peluang perbaikan yang teridentifikasi. Dalam tinjauan 2nd Surveillance Audit tahun 2026, Lazismu UMY sudah sesuai sertifikasi SNI ISO 9001:2015.
Melalui audit ini, Lazismu UMY memastikan sistem manajemen mutu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan lembaga. Tujuan akhirnya adalah membangun proses kerja yang semakin efektif, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat akuntabilitas pengelolaan, serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan komitmen terhadap evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, Lazismu UMY terus berupaya menjaga kepercayaan para donatur dan memastikan amanah yang dititipkan dikelola secara amanah dan profesional. Upaya ini menjadi bagian dari langkah Lazismu UMY untuk terus bertumbuh, memperluas manfaat, dan memberikan pelayanan terbaik.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu UMY]

