

BUTON -- Seminar bertajuk "Kepedulian Sosial sebagai Bentuk Pondasi Peradaban Islam untuk Buton Bersinar" memeriahkan kegiatan dakwah di Masjid Jami' Nur Taqwa Dongkala, pada Sabtu (21/2/2026).
Agenda tersebut merupakan rangkaian kegiatan Lazismu Buton bersama Pemerintah Kabupaten Buton dan Majelis Taklim Dongkala-Kondowa untuk program penyerahan paket sembako dan santunan anak yatim.
Hadir dalam seminar itu, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton La Ode Syamsudin, serta Ketua Lazismu Sulawesi Tenggara, Abdul Hamid sebagai narasumber. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Buton, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.
"Kepada Pemerintah Daerah yang telah hadir dan memberikan dukungan terhadap kegiatan ini, terima kasih kami sampaikan sehingga acara ini dapat terselenggara," ujarnya. Ia juga mengapresiasi peran Majelis Taklim Dongkala-Kondowa serta Remaja Masjid yang dinilai banyak membantu, baik secara teknis maupun nonteknis selama kegiatan berjalan lancar.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, menyampaikan tentang nilai penting pengelolaan zakat. Ia menekankan dalam tata kelolanya mengedepankan profesionalitas dan akuntabilitas. Sembari mencontohkan kepemimpinan Khalifah Umar, Syarifudin mengatakan, Umar adalah teladan dalam memilih amil yang amanah dan produktif.
"Keteladan Khalifah Umar adalah spiritnya dalam memilih amil yang terpercaya untuk mengelola dana umat agar bertumbuh, tidak semata-mata konsumtif," paparnya.
Syarifudin menilai, penguatan gerakan zakat, infak, dan sedekah membutuhkan kolaborasi berbagai entitas. Karena itu, edukasinya menjadi penting dilakukan pada setiap lini dengan memanfaatkan saluran media digital yang relevan serta didukung peraturan yang jelas.
Selaras dengan hal itu, Ketua Lazismu Sulawesi Tenggara, Abdul Hamid meminta dukungan pemerintah daerah supaya gerakan Lazismu di sini bisa lebih berdampak ketika melaksanakan njalankan program-programnya.
"Kami berharap pemerintah daerah dapat merestui jalan berbagi Lazismu untuk hadir di Buton agar berkiprah dengan program-programnya yang akan dilakukan oleh segenap para amil," pungkasnya.
Hamid juga mendorong jajaran amil untuk proaktif dalam melaksanakan kegiatan sosial dan dakwah supaya tetap menjaga semangat saat terjun ke masyarakat dalam upaya menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah.
Lazismu Kabupaten Buton berharap, ke depannya tumbuh kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepedulian sosial yang berdampak pada sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Buton]
.

