

BELITUNG – Dalam Milad Lazismu Ke-24, di Gedung Nasional Tanjungpandan, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan memperkuat sinergi dengan Lazismu Belitung yang sejak bulan Mei 2026, telah menjalin kerjasama program.
Wujud sinergi itu, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong antarlembaga, salah satunya lewat Milad Ke-24 yang dihadiri langsung oleh Bapas Tanjungpandan dan diwakili oleh Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, M. Yeyen Purbasari, pada Sabtu (11/7/2026).
Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, M. Yeyen Purbasari, terharu dengan kolaborasi ini. Apalagi kata Yeyen, tema yang diusung Lazismu adalah "Integrasi Menguatkan Dampak" yang tentu saja memiliki kesan mendalam bagi warna binaan Bapas yang selama ini mendapat nilai manfaat dari program Lazismu Belitung.
"Kami mengapresiasi acara penting ini. Tidak hanya ajang silaturahim tetapi juga menghadirkan aksi nyata bagi masyarakat. Bapas Tanjungpandan akan terus mendukung dan siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan kepedulian sosial yang berdampak dan berkelanjutan", katanya.
Merespons hal itu, Ketua Badan Pengurus Lazismu Belitung, Agus Sulistiadji, menyampaikan bahwa untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat tujuannya agar manfaat program Lazismu bisa dirasakan semua kalangan.
"Tema Integrasi Menguatkan Dampak adalah spirit Lazismu. Kami akan terus menjalin kerjasama dan sinergi dengan pemerintah, mitra strategis dan dunia usaha. Lazismu optimis ke depan masyarakat akan merasakan banyak manfaat melalui program-program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan Lazismu", papar Agus.
Perjanjian Kerja Sama
Pada kesempatan yang sama, Agus mengutarakan bahwa Lazismu Belitung pada bulan Mei 2026, telah menandatangani kerjasama dengan Balai Pemasyarakatan Kelas II Tanjungpandan. “Butir kerjasama itu salah satunya dalam pemanfaatan pelayanan mobil ambulans Lazismu untuk warga binaan”, terangnya.
Perjanjian kerja sama ini adalah wujud komitmen kemitraan Lazismu dan Bapas untuk saling memberikan kemanfaatan dalam pendayagunaan dana infak sedekah pegawai Balai Pemasyarakatan Kelas II Tanjungpandan yang telah dihimpun oleh Lazismu dalam setiap bulannya.
Kerja sama ini, sambung Agus, dalam bentuk pembayaran zakat dan infak sedekah seluruh pegawai Bapas kelas II Tanjungpandan yang ditunaikan lewat Lazismu Belitung. Kemudian Lazismu Belitung akan memberikan layanan ambulans dalam bentuk antar jemput warga binaan Bapas kelas II yang sedang menjalani pengobatan di RSUD Belitung.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Belitung]

