

SURABAYA -- Bantuan finansial bagi seseorang untuk kebutuhan biaya studi memiliki kontribusi dalam peningkatan kapasitas. Penerima manfaatnya merasakan dampak langsung sehingga mampu memberikan motivasi.
Lazismu Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), mewujudkannya dalam menyalurkan kebutuhan akademik mahasiswa untuk mendukung studinya dalam bentuk Beasiswa Sang Surya. Beasiswa senilai Rp130 juta diberikan kepada 73 mahasiswa pada semester gasal tahun akademik 2026/2027.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 penerima merupakan mahasiswa asing, termasuk mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak perang. Penyaluran Beasiswa Sang Surya tersebut berlangsung di Masjid Al-Khoory Umsura, pada Rabu (21/10/2026), dilansir dalam laman resmi Umsura.
Program ini mencakup tiga skema, yaitu Sang Surya Scholarship untuk bantuan pendidikan mahasiswa reguler, Sang Surya Living Cost untuk membantu biaya hidup mahasiswa asing, serta Sang Surya Charity berupa bantuan sosial bagi dua mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak perang.
Kepala Kantor Layanan Lazismu Umsura, Gandhung Fajar Panjalu mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat filantropi di lingkungan kampus.
“Semester ini ada tiga skema Beasiswa Sang Surya, yaitu Sang Surya Scholarship, Sang Surya Living Cost, dan Sang Surya Charity. Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat menjangkau mahasiswa dengan kebutuhan yang beragam”, ungkap Fajar.
Fajar menambahkan, Lazismu Umsura juga berencana mengembangkan program sertifikasi amil dengan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam filantropi muda. Selain itu, Lazismu akan mengadakan sertifikasi halal bagi mitra penyedia makan siang gratis.
Menurutnya, penguatan penggalangan dana atau fundraising juga akan dilakukan melalui integrasi program antara Lazismu Umsura, universitas, dan filantropi muda mahasiswa.
Selaras dengan hal itu, Rektor Umsura, Mundakir, menyampaikan selamat kepada seluruh penerima manfaat. Bantuan itu diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang proses perkuliahan sehingga mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu.
“Kami berharap mahasiswa dapat mensyukuri dan memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya. Belajar lebih giat dan menyelesaikan studi tepat waktu. Raih cita-cita yang diinginkan, dengan tetap semangat dalam spirit ta’awun yang menjadi nilai utama Beasiswa Sang Surya”, pesannya menekankan amanah itu.
Salah seorang penerima manfaat yang mendapat perhatian dalam penyaluran beasiswa tersebut adalah Eissa Thabit Mohamed Matar, mahasiswa asal Sudan. Ia menceritakan dampak perang terhadap kehidupan masyarakat di negaranya, termasuk kesulitan ekonomi dan berbagai keterbatasan yang dialami keluarganya.
Kesempatan melanjutkan pendidikan di Umsura menjadi hal yang sangat berarti bagi Eissa. Dukungan beasiswa dari kampus dan Lazismu Umsura turut membantunya menjalani perkuliahan. Ia bersyukur atas dukungan yang diterimanya sembari menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas, Lazismu Umsura, serta teman-temannya dalam menempuh pendidikan di Indonesia.
Selain menjalani perkuliahan, Eissa mengaku mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan pengabdian di lingkungan kampus maupun masyarakat di luar kampus.
[Kelembagaan dan Humas Lazismu Pusat/Lazismu Umsura]

