

Jakarta – LAZISMU. Lazismu dan Alfamart kembali salurkan Handsanitizer untuk Masjid dan fasilitas umum. Hal ini dilakukan untuk merespons dan memutus mata rantai wabah Covid-19 yang dananya berasal dari amanah konsumen Alfamart dari program Donasiku yang bekerja sama dengan Lazismu.
Pemberian Hand Sanitizer dilakukan di Masjid untuk para Jamaah yang masih datang ke Masjid untuk beribadah. Selain itu, pembagian ini juga sebagai wujud kepedulian Alfamart dan Lazismu dalam menekan angka penyebaran Covid-19.
Ada 1.500 botol Hand Sanitizer yang terdistribusikan secara merata di Bogor, Depok, DKI Jakarta, Tangerang, Bekasi hingga Sukabumi.
“Fasilitas publik dan rumah ibadah ini perlu mendapat perhatian agar masyarakat dapat mencuci tangan sehingga kuman, bakteri dan virus yang ada di tangan tidak akan masuk ke dalam tubuh,” ujar Corp. Communication General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk Nur Rachman, Selasa (21/04/2020).
Rachman melanjutkan, kesigapan Alfamart bersama Lazismu untuk pencegahan penyebaran virus ini terus digalakan sampai penyebaran virus ini dinyatakan berhenti. Selain pencegahan di sisi internal karyawan perusahaan, pihaknya juga melakukan kegiatan di lokasi-lokasi publik dan rumah ibadah. “Harapannya bisa membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus ini,” Tambahnya.
Selain upaya ini, Alfamart juga telah melakukan penyemprotan Desinfektan terdapat 150 titik penyemprotan untuk mendukung pencegahan penyebaran Virus COVID-19. Sebagai informasi, tim penyemprotan desinfektan tersebut dilakukan secara profesional. Penyemprotan dilakukan pada area dalam maupun luar bangunan dengan menggunakan cairan desinfektan dan dilengkapi perangkat alat pelindung diri (APD). (ars)

Jakarta – LAZISMU. Lembaga amil zakat nasional yang resmi terdaftar sebagai Lazismu dalam membagikan sembako dan masker untuk warga yang terdampak wabah corona. Sampai hari ini sudah tersalurkan ratusan sembako dan masker kepada penerima manfaat di Jakarta, Bekasi dan Depok, sebagai bentuk peduli terhadap mereka yang lumpuh dalam aktivitas ekonominya di sektor informal, Senin, (20/4/2020).
Ada beberapa penerima manfaat dari pekerja yang berbeda pada hari ini dan kemarin, yakni ada sejumlah Petugas Keamanan Dalam (PKD) yang berada di stasiun Depok Baru, tukang becak di Bekasi dan Jakarta serta supir angkutan umum yang ditemui sedang berhenti di pinggir jalan untuk istirahat.
Lazismu berhasil menemui dua supir angkutan umum itu di wilayah Jakarta Pusat yang tak jauh dari Kemayoran dan Pasar Senen. Salah seorang supir bernama M. Roni (25) yang terlihat kosong tanpa penumpang mengaku belakangan ini sepi penumpang. Roni mengatakan, dulu sebelum ada corona ia masih bisa membawa pulang uang dalam sehari sekitar Rp 150 rupiah. Itu sudah makan dan setoran, sambungnya.
“Berbeda mas dengan sebelum adanya wabah corona datang dan ramai diperbincangkan, sekarang cari penumpang saja sulit” katanya. Bagaimana kita bisa dapat rejeki untuk dibawa pulang, kadang sehari saja tidak sampai mendapat uang Rp 100 ribu. Roni mengungkapkan, untung saja setoran tidak dituntut penuh. Pemiliknya menerima uang setoran yang kita bawa berapapun dapatnya dalam sehari.
Hal senada disampaikan Nur Fajri (26) yang kondisinya tidak jauh berbeda dengan teman seprofesinya itu. Menurutnya wabah corona begitu berdampak dengan penumpang angkutan umum. “Jangankan kejar setoran untuk uang makan dan bensin angkot saja sudah tak sanggup,” paparnya.
Sebelum corona, kata Nur Fajri satu sampai tiga putaran (rit) kita bisa lumayan dapat uang bensin ditambah sedikit uang untuk makan, tapi sekarang susah sekali. Nur Fajri mengaku untuk setoran masih ada hal yang maklum dari pemilik angkot. “Mau gimana lagi keadaannya seperti ini.” paparnya.
Di sela-sela penyerahan sembako tersebut, amil Lazismu mendapati penarik becak yang sedang duduk di atas bangku penumpang becak miliknya. Nasib yang sama juga menimpa Joni Sahara asal Cirebon yang nekat menarik becak di Jakarta. Joni mengaku sepi penumpang. “Sudah siang ini saya belum sama sekali dapat penumpang,” katanya.
Biasanya Joni mendapat 3 penumpang dalam sehari jika rejeki itu dating kepadanya. “Kali ini saya hanya duduk seharian tanpa penumpang,” akunya.
Lazismu lalu menyerahkan bantuan masker dan sembako untuk Joni. “Tak menyangka ada orang yang membawakan sembako kepada saya,” terangnya. Joni bersyukur dan berterima kasih kepada Lazismu atas bantuan sembako ini. (na)

Toli-toli-LAZISMU. Imbas pandemi berdampak pada pedagang tradisional yang terdapat di kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah. Untuk itu lazismu bersama dengan Alfamart bagikan tambahan modal usaha untuk para mustahik.
Bantuan mod usaha yang dikucurkan sebesar Rp 50 juta. Modal usaha ini memang sengaja di berikan kepada mereka yang memiliki penghasilan di bawah Rp 1 juta perharinya. Sebanyak 50 pedagang pasar tradisional menadpatkan tambahan modal sebesar Rp 1 juta per orang.
Ketua Lazimu Tolitoli Arief Rahman menjelaskan bantuan ini diharapkan dapat membantu para pedagang untuk meningkatkan modal usaha khususnya dalam menghadapi wabah covid19. " modal usha ini nantinya bisa digunakan, untuk tambahan modal, keuntungannya bisa untuk menghidupi dirinya," ucapnya saat pengerahan bantuan modal usaha, Sabtu, 18/4/2020.
Di samping itu, salah satu pedagang penerima manfaat Sulama mengatakan, dia bersyukur dan mengapresiasi positif dengan mengucapkan terima kasih kepada Lazismu dan Alfamart atas bantuan modal usaha yang diberikan karena sangat membantu untuk meningkatkan usahanya ditengah wabah COVID-19, serta menjelang bulan suci ramadan.
“Terima kasih saya kepada Lazismu dan alfamart yang sudah memberikan bantuannya kepada saya, dan lewat bantuan usaha ini bisa menambah modal saya untuk menjual Kopi,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.
Kedepan kerja sama antara lazismu denngan Alfamart akan terus berlangsung untuk membantu para kaum dhuafa. Dengan menyisikan sisa uang kembalian dikasir Alfamart masyakart sudah bisa membantu kesejahteraan hidup mustahik yang membutuhkan.
Sobat, Yuk kita ramai-ramai berdonasi untuk membantu para masyarakat yang membutuhkan ditengah pandemi. Dengan menyisihkan sedikit hartamu, kamu sudah bisa #bantuHadangCorona.

Pulang Pisau - LAZISMU. Warga terdampak Covid-19 di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah mendapatkan bantuan dari Lazismu. Pembagian sembako tersebut adalah amanah dari para muzakki dan donasi yang berhasil dihimpun oleh Lazismu Pulang Pisau.
Ketua Lazismu Pulang Pisau Achmat Husen mengatakan, Dengan menggandeng Muhammadiyah Covid-19 Comand Center Muhammadiyah (MCCC) Kabupaten Pulang Pisau, pihaknya menyalurkan sembako untuk para masyarakat.
Dia menjelaskan, pembagian ini selain karena adanya dampak wabah covid-19, juga merupakan kegiatan rutin yang sudah dilakukan setiap bulan.
Penyaluran ini diprioritaskan kepada para mustahik dan warga yang membutuhkan karena imbas dari pendemi ini. Hal ini sebagai bukti kepedulian LAZISMU sekaligus menyampaikan amanah dari para muzakki dan donatur yang peduli dan menyisihkan sedikit dananya untuk membantu ditengah kondisi seperti ini.
Untuk itu, Lazismu menyampaikan ucapan terima kasih kepda para donatur yang sudah menyisihkan sebagian hartanya untuk para mustahik.
"Harapan kami dari Kegiatan ini semoga bisa sedikit meringankan beban mereka yang berhak menerima uluran dari para Muzakki, Semoga Allah segera membebaskan kita dari wabah ini dan bisa kembali beraktifitas secara normal dan seperti sedia kala," katanya, Kamis (23/04/2020).
Sementara itu, Ketua MCCC Pulang Pisau Yulianto menambahkan, melalui program ini pihaknya bertugas sebagai fungsi koordinasi dalam satu komando dengan MCCC pusat , wilayah dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) akan tetap melakukan ikhtiar dalam menghadapi keadaan bencana wabah penyakit ini.
"Mudah-mudahan kita selalu dalam perlindungan Allah SWT dan semua kegiatan kita dicatat sebagai amal ibadah selamanya," tandasnya.
Dia melanjutkan, berkat dukungan dari semua pihak, baik dari lazismu, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), PDM dan ortom-ortomnya serta para relawan Muhammadiyah, MCCC Pulang Pisau dapat ikut berkontribusi dalam program penanggulangan wabah covid-19 dan berusaha agar masyarakat dapat tetap tenang dalam kondisi apapun baik yang sedang melaksanakan karantina maupun isolasi mandiri.
"Di awal ini kami juga telah melaksanakan program seperti penyemprotan disinfektan untuk masjid, musholla dan fasilitas publik, Pembagian sabun cuci tangan , pembersih lantai , wipol dan Handsanitizer serta pemberian masker,” bebernya.

Jakarta – LAZISMU. Lazismu gandeng Kompas Gramedia Group menyalurkan donasi sebesar Rp 2,122 Miliar. Donasi tersebut akan disalurkan untuk masyarakat kurang mampu yang terus tergerus perekonomiannya, imbas dampak dari Covid-19.
Donasi Kompas TV dan Sobat Ambyar serah terimanya kepada Lazismu dilakukan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta. Secara simbolis penyerahan itu dilakukan dari GM Legal dan PR Kompas Gramedia Group Deddy Risnanto kepada Direktur LAZISMU Edi Suryanto (22/4/2020) yang disaksikan langsung secara live dari Yogyakarta dan Jakarta.
Direktur Lazismu, Edi Suryanto, mengucapkan terima kasih kepada Kompas Gramedia Group atas kepercayaan dan kolaborasinya sehingga bisa bersinergi bersama. Dana tersebut akan disalurkan kepada penerima manfaat di wilayah Jabodetabek.
“Lazismu akan sampaikan amanah donatur ini sebagai bantuan yang akan diberikan kepada yang berhak, khususnya masyarakat yang terdampak langsung, seperti tukang ojek, pemulung, dan para guru,” ujarnya sekaligus peluncuran Program Ketahanan Pangan dan Seremoni Penyerahan Donasi dari Kompas TV & Sobat Ambyar.
Sementara itu, Deddy Rinanto selaku GM Legal dan PR Kompas Gramedia Group, menjelaskan, dana tersebut berasal dari penyanyi Didi Kempot yang menggelar “Konser Amal Dari Rumah” dan telah dilaksanakan pada Sabtu (11/4/2020) yang disiarkan langsung oleh KompasTV. Konser Amal dari Rumah itu digelar untuk mengumpulkan dana yang hasilnya digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19.
“Dengan ini pemirsa Kompas TV dapat meringankan dampak Covid- 19. Kami berharap dalam penyalurannya bisa memerhatikan protokol yanga ada dalam penyerahan bantuan. Terimakasih kepada pemirsa Kompas TV dan Sobat Ambyar,” pungkasnya dalam kesempatan itu.
Lazismu dan Kompas Media Group juga memberikan bantuan kepada guru dan guru ngaji. Esih Sukaesih mewakili Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athafal (IGABA), mengucapkan terima kasih bantuan ini. Kami para guru sangat mengapresiasi bantuan yang disalurkan. “Dengan adanya bantuan ini pihaknya merasa diperhatikan, terutama pada masa sulit seperti ini,” terangnya.
Di kesempatan yang sama, Manager Program Lazismu Pusat, Falhan Nian Akbar, menjelaskan, bahwa sampai dengan hari ini Lazismu telah menyalurkan dana sebesar Rp 9.393.711.875 dari total penghimpunan yang diperoleh Rp 9.418.775.731. Penyaluran dana tersebut diperuntukkan untuk kegiatan pengadaan alat pelindung diri (APD) dan peralatan penyemprotan sebanyak 391 set.
Dana tersebut juga telah disalurkan dalam pengadaan cairan disenfektan dan handsanitizer sejumlah 56.631 liter. Dalam kesempatan itu, Lazismu juga telah menyalurkan APD Medis sejumlah 41.703 buah dan Masker (non medis) sebanyak 32.739 buah. Selanjutnya, untuk bantuan bagi penerima manfaat lainnya, Lazismu telah menyalurkan paket sembako dan suplemen lainnya sebanyak 20.983 paket.
Di Ramadhan nanti, Lazismu juga berencana akan menyalurkan paket sembako dan suplemen lainnya senilai Rp 2.122 miliar dari Kompas Gramedia Group yang akan didistribusikan untuk penerima manfaat berupa 3400 paket sembako masing-masing senilai Rp 3300 ribu dan 2000 paket uang tunai masing-masing senilai Rp 500 ribu. Lazismu mengucapkan terima kasih kepada donatur (muzaki) dan para pihak lainnya yang telah memercayakan Lazismu sebagai lembaga yang menerima dan menyalurkan donasi selama ini. (ara)

Depok – LAZISMU. Keterlibatan Muhammadiyah Command Center Covid-19 (MCCC) dalam penanggulangan wabah virus corona yang berkolaborasi dengan Lazismu secara nasional tak putus memberikan manfaat kepada warga yang terkena dampak. Bantuan yang disalurkan menyasar kepada warga yang kehilangan mata pencaharian selama ini.
Di Depok misalnya, bantuan dibagikan di daeran Beji, Pancoran Mas, Cimanggis, Sukmajaya, dan daearah lain yang sejak empat hari ini menjadi sasaran pembagian bantuan sembako Lazismu Pusat. Manager Program Lazismu, Falhan Nian Akbar mengatakan, ratusan sembako sudah dislaurkan selama empat hari belakangan ini, meliputi Depok, Bekasi dan Jakarta serta daerah lain yang ada di Indonesia.
Selain sembako, lanjut Falhan, ratusan masker juga diberikan secara langsung bersamaan dengan penyerahan sembako itu kepada penerima manfaat. “Penyaluran sembako ini juga bagian dari ikhtiar meringankan beban hidup warga yang terdampak saat mendekati bulan suci Ramadhan,” terang Falhan (21/4/2020).
Salah seorang penerima manfaat, F. Dadang yang bekerja sebagai penjaga pintu perlintasan kereta api di kawasan Dewi Sartika, Pancoran Mas, Depok, tak mengira jika sembako dari Lazismu sampai ke tangannya. Dadang mengucapkan terima kasih kepada Lazismu atas bantuan sembako yang diterimanya.

Selain Dadang, Rury Rury penjual buah keliling dan rujak, di bilangan Margonda, Beji Depok, juga merasakan bahagia. Satu paket sembako dan masker diperolehnya dari relawan Lazismu. Informasi dan edukasi juga dirasakan manfaatnya oleh Rury agar tetap selalu mengenakan masker saat berjualan.
Manfaat sembako juga dirasakan Uus seorang marbot masjid di Cilodong Depok. Relawan Lazismu menghampirinya saat membersihkan masjid. Uus mengucapkan terima kasih sembako telah diterima dengan rasa syukur.

Relawan Lazismu, Arfi Karmasya Ali, menuturkan, bantuan ini menyasar penerima manfaat seperti janda, petugas kemanan, pemulung, tukang parker, petugas kebersihan, guru ngaji, ojol dan supir angkot. Bantuan diberikan langsung kepada mereka dari satu tempat ke tempat lain.
Arfi berharap amanah dari donatur ini diterima kepada orang yang tepat sasaran. Semoga wabah virus corona segera berakhir, dan warga bisa menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa rasa takut terpapar bahaya dari virus mematikan ini (na)

