

Meulaboh – LAZISMU. Lazismu Aceh Barat, pada Sabtu, 11 Juli 2020, menyalurkan bantuan zakat produktif dalam bentuk pemberdayaan di bidang ekonomi untuk duafa dan fakir-miskin yang bertempat di Kantor Sekretariat Lazismu Aceh Barat, tepatnya di daerah Meulaboh.
Para penerima manfaat zakat produktif yang menerima bantuan terdapat 9 orang, yang menurut Lazismu Aceh Barat, masuk dalam kategori miskin, karena dalam kondisi sangat miskin, jumlah besaran yang diterima masing-masing penerima manfaat sebesar Rp 500 ribu.
"Penyerahan bantuan tersebut, diberikan setiap tahunnya kepada penerima manfaat yang rata-rata terdiri dari pedagang kecil. Antara lain penjual sirih dan jenis usaha lainnya yang dilakukan penerima manfaat, dengan harapan dapat mengembangkan usahanya,” kata Ansarullah selaku Ketua Lazismu Aceh Barat, didampingi pengurus dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah.
Menurut Ansarullah, bantuan itu diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, kendatiterbilang kecil, namun bantuan tersebut bagian dari perhatian Lazismu yang diberikan kepada penerima manfaat yang duafa. Zakat tersebut diberikan setiap tahunnya yang bersumber dari muzaki.
“Dana yang kami salurkan ini adalah dana zakat. Untuk penerimanya tentu ada berkah yang besar dan tentunya dana yang relatif sedikit ini akan berkembang menjadi banyak. Bahkan setelah setahun nanti, hendaknya yang mendapatkan bantuan dana zakat ini malah menjadi pembayar zakat. Karena usaha yang berkahnya sudah berkembang dengan baik,” pungkasnya. (serambinews)

Lumajang – LAZISMU. Kantor Layanan Lazismu Senduro berbagi hingga pelosok desa. Hal itu disampaikan Ketua KL Lazismu Senduro, Hendro Sukanto, yang dalam hal ini lembaga yang digawanginya berada dibawah sebagai binaan Lazismu Lumajang yang berusaha selalu menelurkan program-program inovatif
Kamis, 9 Juli 2020, KL Lazismu Senduro melakukuan aksi pentasyarufan zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan oleh donatur berupa paket sembako. Alhamdulillah para relawan juga ikut mengawal hingga ke pelosok desa.
Kegiatan pentasyarufan kali ini, sambung Hendro, sasarannya lima desa di wilayah Kecamatan Senduro. Kelima desa itu antara lain, Desa Glagah Arum, Desa Burno, Desa Sukorejo, Desa Pagowan, dan Desa Purworejo.
“Jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 45 paket. Dan yang menerima sesuai survei dan betul-betul saudara kita yang sangat membutuhkan,” ungkapnya.
Di samping itu, khusus di Desa Burno KL Lazismu Senduro juga menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Baitut Taqwa sebanyak Rp 3 juta, dan langsung disambut oleh Kepala Desa Burno Pak Tondo,” paparnya.
Sementara itu Kepala Desa Burno Tondo menyampaikan terima kasih kepada KL Lazismu Senduro yang selama ini mendukung kegiatan di Desa Burno. “Baik bantuan untuk pembangunan masjid maupun pembagian sembako bagi warga yang tidak mampu. Mudah-mudahan donatur semakin memberikan kepercayaan kepada Lazismu,” ungkapnya.
Anjar (55) salah satu warga Glagah Arum merasa sangat terharu, karena relawan Lazismu sudah memperhatikan keadaannya. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Lazismu. Semoga para relawan selalu diberi kesehatan dan keberkahan hidup sehingga dalam berjuang dan mengabdi untuk kepentingan umat terus berlanjut,” tuturnya.
Hendro menuturkan bahwa KL Lazismu Senduro akan terus menyosialisasikan tentang program dan kegiatan Lazismu sehingga ke depan keberadaan Lazismu semakin dikenal oleh masyarakat. “Harapannya para muzaki akan selalu percaya untuk menitipkan sebagian rejekinya ke Lazismu,” jelasnya.
Hendro juga menyatakan ketika penerimaan ZIS dari muzaki ke Lazismu semakin banyak maka semakin banyak juga para duafa dan fakir miskin yang bisa kita angkat taraf kehidupannya.
“Sejatinya zakat adalah untuk memberdayakan, tetapi kita sebagai LAZ yang diamanahi untuk mengelola itu semua juga harus mengimbangi pelaporan transparan dan akuntabel,” terangnya.
“Insyaallah dalam waktu dekat Lazismu juga mau menghadapi audit. Mari dukung sehingga pelaksanaannya bisa lancar dan mudah mudahan mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP,” tambahnya. (kus/pwmu)

Parepare – LAZISMU. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rilisnya mencatat, pasca banjir bandang di Luwu Utara, Senin lalu, sebanyak 4.930 keluarga membutuhkan uluran tangan. Ada 6 kecamatan yang terdampak, di antaranya Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.
Lazismu yang berada di Sulawesi Selatan, melalui Lazismu Kota Parepare, turut merespons dan tergerak melakukan aksi sosial-kemanusiaan. Erna Rasyid Taufan selaku Ketua Lazismu Kota Parepare, bergerak bersama relawan menyalurkan bantuan logistik yang terdiri dari beras, pakaian layak pakai, kurma, mie instan, obat-obatan dan Al-Quran.
Selasa lalu, seperti dikabarkan Saiful Amir seorang amil Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, telah menyalurkan bantuan itu bersama relawan ke penerima manfaat. Tidak hanya kebutuhan jasmani berupa asupan makanan dan obat-obatan, bantuan berupa asupan rohani, sebagai penyeimbang juga difasilitasi Lazismu untuk korban terdampak.
Erna berdoa agar korban terdampak di Luwu diberi kekuatan serta keberkahan. Dan mengambil hikmah dari musibah ini utnuk tetap bersabar. Kehadiran relawan Lazismu untuk menggembirakan mereka yang terkena musibah agar tetap kuat atas cobaan ini.
Sementara itu, Sekretaris Lazismu Parepare, Syaiful Amir yang diamanahkan sebagai koordinator Tim Relawan menyebutkan, ada tujuh orang relawan yang dikerahkan dalam penyaluran bantuan logistik itut. “Tim ini akan bersinergi dengan tim dari berbagai daerah bersama Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) se-Sulawesi Selatan,” pungkasnya.
Yuk Bantu dengan Klik >>> Donasi sekarang


Parepare – LAZISMU. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rilisnya mencatat, pasca banjir bandang di Luwu Utara, Senin lalu, sebanyak 4.930 keluarga membutuhkan uluran tangan. Ada 6 kecamatan yang terdampak, di antaranya Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat.
Lazismu yang berada di Sulawesi Selatan, melalui Lazismu Kota Parepare, turut merespons dan tergerak melakukan aksi sosial-kemanusiaan. Erna Rasyid Taufan selaku Ketua Lazismu Kota Parepare, bergerak bersama relawan menyalurkan bantuan logistik yang terdiri dari beras, pakaian layak pakai, kurma, mie instan, obat-obatan dan Al-Quran.
Selasa lalu, seperti dikabarkan Saiful Amir seorang amil Lazismu Kota Parepare, Erna Rasyid Taufan, telah menyalurkan bantuan itu bersama relawan ke penerima manfaat. Tidak hanya kebutuhan jasmani berupa asupan makanan dan obat-obatan, bantuan berupa asupan rohani, sebagai penyeimbang juga difasilitasi Lazismu untuk korban terdampak.
Erna berdoa agar korban terdampak di Luwu diberi kekuatan serta keberkahan. Dan mengambil hikmah dari musibah ini utnuk tetap bersabar. Kehadiran relawan Lazismu untuk menggembirakan mereka yang terkena musibah agar tetap kuat atas cobaan ini.
Sementara itu, Sekretaris Lazismu Parepare, Syaiful Amir yang diamanahkan sebagai koordinator Tim Relawan menyebutkan, ada tujuh orang relawan yang dikerahkan dalam penyaluran bantuan logistik itut. “Tim ini akan bersinergi dengan tim dari berbagai daerah bersama Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) se-Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (sf)

Pekanbaru – LAZISMU. Lazismu Kota Pekanbaru bersama dengan STKIP 'Aisyiyah Riau, menyelenggarakan kerjasama program pengembangan melalui penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Ruang Perpustakaan STKIP 'Aisyiyah Riau, Sabtu (11/7/2020).
Ketua Badan Pengurus LAZISMU Kota Pekanbaru, Hari Siyanto, dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah cerdas dan maju untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat. “Program yang akan dilaksanakan bersama Lazismu berupa penelitian, pelatihan, serta pendampingan terkait dengan pengembangan masyarakat,” katanya.
Haris mengatakan kerjasama program pengabdian masyarakat bisa dikembangkan dalam skala yang lebih luas, seperti pembinaan dan pendampingan untuk pelau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta membantu mahasiswa dalam melaksanakan tugas akademik seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Ketua STKIP 'Aisyiyah Riau, Rahmah, dalam kesempatan yang sama mengatakan, STKIP menyambut baik program kerjasama yang bersinergi dengan Lazismu di Kota Pekanbaru. “Kami sangat apresiasi sekali dengan program ini, karena memang sangat diperlukan, apalagi dalam situasi Covid-19, barangkali ada perubahan sistem yang harus diubah terutama dalam hal kegiatan KKN,” paparnya.
Rahmah berharap dengan adanya kerjasama ini bisa membantu memenuhi apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat, "Kita berharap dengan adanya kerjasama ini, akan mempermudah apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat dalam kondisi yang tak pasti ini terlebih pandemi masih berlangsung.
Rahmah menambahkan, pihaknya berharap agar kerjasama ini terus berlanjut, dan berkesinambungan antara tahun ini dengan tahun selanjutnya. “Sampai saat ini kita saling bertukar ide dulu, semoga dengan adanya program yang dilakukan bisa mendapat dukungan dari Lazismu Kota Pekanbaru, tutupnya. (na)

