

METRO – Sabtu, 5 September 2020, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM ) Kota Metro melalui Lazismu Kota Metro melakukan kegiatan launching mobil layanan sosial. Kegiatan ini dilakukan dalam rangkaian Workshop Pembentukan Kantor Layanan Lazismu Kota Metro dengan tema “Lazismu Terus Bersinergi, Berinovasi dan Berbagi untuk Negeri” yang bertempat di Gedung E Universitas Muhammadiyah Metro.
Kegiatan ini dihadiri oleh Lazismu Wilayah Lampung Drs. H. M. Ashuri, M.Pd. Banun Amariyah, S.Ag., Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro Hi. M. Daud Shidiq, Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Metro Dr. M. Ikhsan Dacholfany, M.Ed., pengurus Lazismu Kota Metro, donatur Lazismu, dan tamu undangan.
Kegiatan diawali dengan peyaluran program Lazismu Kota Metro seperti bantuan Program Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari, Back to masjid, Pemberdayaan UMKM, Paket Sembako, dan Bantuan School Kit.
Dalam sambutannya H. Ismail, S.Ag. selaku Ketua Lazismu Kota Metro memaparkan bahwa launching mobil dan wokshop ini merupakan bagian dari progam kerja Lazis-Mu Kota Metro, "Kami akan terus berbenah dan berkoordinasi serta berupaya untuk dipercaya oleh masyarakat Kota Metro. Selain itu, saat ini kami membantu UMKM berjumlah 3 keluarga yang ada di Kota Metro," papar Ismail.
Selanjutnya Dr. M. Ikhsan Dacholfany, M.Ed selaku Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Metro mengucapkan terima kasih kepada Lazismu yang telah menyelenggarakan acara workshop dan launching di Universitas Muhammadiyah Metro dan mohon maaf jika ada yang kurang berkenan dalam menyediakan segala sesuatunya kepada para tamu undangan.
Dalam hal ini beliau juga mengatakan bahwa Universitas Muhammadiyah Metro selalu siap bersinergi dengan PDM dan Lazismu dalam setiap kegiatan yang ada. Dan juga siap untuk membentuk Kantor Layanan Lazismu di Universitas Muhammadiyah Metro
Lazismu Kota Metro juga mendapat kepercayaan untuk menjadi contoh audit eksternal di Lazismu pusat bersama dengan Lazismu Wilayah Lampung dan Lazismu Lampung Timur, "Dengan dipandu oleh Lazismu pusat, Lazismu Wilayah Lampung, Lazismu Kota Metro dan Lampung Timur akan dijadikan contoh tim audit eksternal. Dan, semoga dengan adanya mobil untuk Lazismu Kota Metro dapat menambah kepercayaan masyarakat untuk menyalurkan infaq, zakat dan sedekahnya kepada Lazismu," Ujar manajer Lazismu Wilayah Lampung, Drs. H. M. Ashuri, M.Pd.
Selain itu beliau juga menyambut baik kegiatan launching dan pembentukan Kantor Layanan Lazismu Kota Metro, beliau juga berpesan agar lebih optimal lagi dalam mengelola Lazismu serta mengoptimalkan pengelolaan Kantor Layanan Lazismu agar selaras dengan meningkatnya penghimpunan dana Lazismu.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Metro, Hi. M. Daud Shidiq dalam pesannya pada saat melakukan launching tersebut mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mendonasikan dananya. “Saya berharap agar mobil tersebut dapat membantu kebutuhan masyarakat demi kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Selanjutnya Mobil Layanan Sosial LazisMu Kota Metro ini akan digunakan sebagai sarana bagi warga yang kesulitan askes transportasi menuju tempat layanan kesehatan. “Semoga bisa membantu masyarakat pra-sejahtera di Kota Metro dan sekitarnya dengan pelayanan cuma-cuma serta dapat digunakan sebagai sarana pendistribusian bantuan program Lazismu kepada para mustahiq,” harapan ketua Lazismu Kota Metro.

MARTAPURA - Lembaga Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Banjar serahkan bantuan program pemberdayaan UMKM kepada lima penerima manfaat pada (05-06/09) di berbagai lokasi.
Pemberdayaan UMKM merupakan program yang diinisiasi oleh LAZISMU untuk mengembangkan potensi ekonomi keluarga dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dalam upaya mengentaskan kemiskinan, khususnya dimasa pandemi COVID-19. Dalam pelaksanaan pemberdayaan UMKM kali ini Lazismu di dukung oleh Alfamidi, Wardah, dan Anggoro Eko Cahyo.
Ginanjar Sutrisno, Manajer Lazismu Kabupaten Banjar menjelaskan bahwa penyerahan bantuan ini sebagai perpanjangan tangan lazismu pusat melalui Lazismu Kalimantan Selatan.
“Penyerahan bantuan pada lima UMKM sebagai penerima manfaat di Kabupaten Banjar ini sebagai meneruskan amanah dari Lazismu Pusat melalui Lazismu Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Ginanjar menambahkan program pemberdayaan UMKM tidak hanya memberi berupa tambahan modal saja. “Kami melaksanaan program ini tidak hanya sekali pertemuan saat penyerahan dana saja melainkan terus dilakukan pemantauan secara rutin hingga mengetahui perkembangan usaha mitra binaan sebagai penerima manfaat,” tambahnya.
Nurdin, Pemilik Usaha Rotimu yang juga salah satu penerima manfaat mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Saya ucapkan terima kasih kepada Lazismu beserta pihak pendukung lainnya atas bantuan ini,”
Nurdin menambahkan bantuan yang diterima nantinya akan di gunakan untuk pengembangan usaha seperti pembelian alat. “Bantuan yang saya terima ini rencananya akan dipergunakan untuk membeli alat seperti oven karena untuk saat ini produksi tidak bisa terlalu banyak karena keterbatasan alat yang dimiliki,” tambahnya.
Lima penerima manfaat UMKM kali ini yakni Rotimu di Biih, Nasi Goreng Julak di Sekumpul, Kerupuk Rambak Sapi di Pekauman Ulu, Lakasi Manyablon di Karang Intan dan Sekumpul Multimedia di Sekumpul. Selain lima penerima manfaat kali ini sebelumnya Lazismu Kabupaten Banjar juga telah memiliki dua mitra binaan yakni Abon MU di Tiwingan dan Kedai Nyamsir di Martapura. (MDN)

BANJARBARU - Lazismu Banjarbaru didampingi oleh Program Keluarga Harapan (PKH) kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan pentasyaarufan bantuan sembako dan pemberdayaan UMKM. Lazismu turun secara langsung ke lokasi masing-masing penerima. Penerima bantuan sampai menangis karena terharu.
Salah satu penerima bantuan adalah janda lansia sekaligus mantan pekerja seks komersial yang sampai sekarang masih tinggal di kawasan lokalisasi. Penerima bantuan sangat terharu karena mereka selama ini merasa tidak diperhatikan.
3 UMKM yang mendapatkan bantuan yakni, Kue Cipir Bu Nurhayati, Kedai 10 Bersaudara, dan Nasi Pecel Bu Parti. Abdul Aziz selaku Ketua Badan Pengurus Lazismu Banjarbaru mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan kepercayaan kepada Lazismu Banjarbaru sebagai tempat untuk menyalurkan sedekah.
"Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan Lazismu Banjarbaru sebagai tempat untuk menyalurkan sedekahnya," ucapnya.
Program Pemberdayaan UMKM ini merupakan agenda Nasional yang digelar oleh Lazismu bersama dengan Alfamart, Wardah Beauty, dan juga Anggoro Eko Cahyo.
Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang memiliki UMKM. Selain membantu dengan pembelian peralatan menunjang UMKM, Lazismu Banjarbaru juga memberikan bantuan berupa pendampingan selama 3 bulan kepada para penerima bantuan UMKM tersebut.
Pendampingan tersebut akan dilakukan bersama dengan IMM Cabang Banjarbaru. “Nanti sama IMM dalam hal pendampingan, karena menurut penuturan penerima manfaat, mereka terkendala pada pemasaran dan branding, sehingga skala produksinya terbatas. Ditambah lagi dengan suasana pandemi,” ujar Tito Dwi Wirawan, Manajer Lazismu Banjarbaru ketika dihubungi oleh Tim Media Lazismu melalui saluran telepon.
Tito berharap agar penerima manfaat bisa melanjutkan usahanya yang selama pandemi kehabisan modal. Serta para penerima manfaat mendapatkan kehidupan yang layak. (Zahra/Yusuf)

JAWA TIMUR - Pada tanggal 5 September 2020, Lazismu Jawa Timur telah mendistribusikan 36 paket donasi untuk masyarakat terdampak pandemi covid-19. 36 paket ini berasal dari kerjasama antara Lazismu Jawa Timur dengan Bank Muamalat Indonesia. Jalinan sinergi dalam aksi-aksi filantropi untuk kemanusiaan senantiasa dijalin oleh Lazismu bersama para mitra. Termasuk dengan Bank Muamalat.
Paket dibagikan kepada keluarga-keluarga yang hidup berkekurangan karena kehilangan penghasilan atau terkena PHK dan terdampak Covid-19 di beberapa kawasan di Surabaya. Demikian pula dengan para guru yang terpapar Covid-19 di salah satu kecamatan di kota Pahlawan tak luput dari penyaluran bantuan Lumbung Pangan ini.
Lazismu dan Bank Muamalat Indonesia bekerjasama untuk membuat program Lumbung Pangan Kemanusiaan. Pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat menjaga jarak, tinggal di rumah (stay at home) dan mengurangi aktifitas diluar rumah. Hal ini menyebabkan ekonomi masyarakat menegah kebawah terganggu, khususnya yang mengandalkan penghasilan harian dari berjualan, karyawan yang dirumahkan, penjual PKL yang tidak bisa berjualan, guru mengaji, Da’i, dan yang lainnya.
Bank Muamalat selaku lembaga keuangan bank yang terpercaya turut serta dalam penggalangan donasi untuk keluarga terdampak Covid-19. Hasil donasi diamanahkan kepada LAZISMU untuk ditasarufkan kepada keluarga-keluarga yang terdampak dan terpapar Covid-19 di Surabaya, Sidoarjo dan daerah lainnya di Jawa Timur.
Drh Zainul Muslimin, Ketua LAZISMU wilayah Jawa Timur mengucapkan terima kasih kepada Bank Muamalat Indonesia atas kerjasama dan kepercayaannya menyalurkan paket donasi Lumbung Pangan melalui LAZISMU.
“Kerjasama LAZISMU dengan Bank Muamalat ini sudah terjalin mesra dan saling menebar kemanfaatan untuk sesama. Tidak hanya di sektor keuangan, melalui program Lumbung Pangan Kemanusiaan, LAZISMU dan Bank Muamalat mengajak ummat Islam dan masyarakat pada umumnya untuk berperan serta menjadi bagian dari solusi di masa Pandemi. Yaitu gemar bersedekah dan menebar kebaikan bagi sesama” kata Zainul Muslimin di Gedung Muhammadiyah Jatim, Jl. Kertomenanggal IV, Surabaya, 8/9/2020.
Sementara itu Winny Wijayanti dari Bank Muamalat Mayjend Sungkono Surabaya, menyatakan bahawa kiprah ini adalah sebagai bentuk kepedulian Bank Muamalat dalam mensikapi kondisi pandemi yang belum juga usai.
“Kami merasa mempunyai tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini. Dengan langkah ini semoga dapat mengurangi beban masyarakat yang menderita dan terdampak virus Corona. Kita semua berdoa semoga pandemi ini cepat berakhir dan kondisi cepat pulih kembali, serta roda perekonomian dapat berjalan dengan baik dan lancar” kata ibu Wenny ketika mengamanahkan paket sembako melalui Lazismu.
“Insya Allah Bank Muamalat selalu hadir untuk ummat dan masyarakat, senantiasa berupaya untuk menjaga amanah nasabah dan donatur dengan baik dan menggerakkan ekonomi bangsa ini agar bertumbuh dan berkembang,” pungkasnya sebagaimana dilansir dari Lazismu Jawa Timur. (Adit/Yusuf)

Teriknya matahari bukan penghalang bagi tim Lazismu Kota Parepare untuk menebar kebajikan kepada sesama.
Jumat 11 September 2020 Tim Lazismu yang dipimpin Saiful Amir Seketaris mengunjungi rumah salah seorang warga Cappa Galung Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare yang mengidap penyakit Paruparu basah akut Remaja Yatim ini adalah Sapri usia 17 tahun masih berstatus Pelajar. Menderita penyakit pernapasan ini sejak 3 bulan lalu.Sejak masa pandemik Corona memanfaatkan waktu libur dengan bekerja sebagai tukang cuci mobil hibgga malam, hingga sautu malam kena asa dan Muntah darah ungkap Hendra Kakak Sapri dengan sedih.
Terus terang pak kami keluarga kurang mampu bapak sudah meninggal ibu juga sudah pergi,jadi saya selaku buruh bangunan membiayai kedua adik saya. Makanya adik saya bantu cari uang, niatnya bantu eh malah kena sakit Paru-paru. Kisahnya kepada tim Lazismu.
Digubuk ini kami rawat adit saya dan berobat dia sudah masuk rumah sakit berobat pake BPJS, namun untuk memenuhi gizinya cukup sulit,kadang dibantu sama teman dan tetangga.
Mendengar kisah menyedihkan ini Sekretaris Lazismu Saiful, usai menyerahkan paket bantuan,
Lazismu membuka Donasi untuk biaya pengobatan si Sapri dan perbaikan gizi sekaligus perbaikan rumah yang tidak layak huni
kami mengajak para donatur untuk pengobatan Sapri.

JAKARTA - Lazismu Pusat menjalin kerjasama dengan Alfamidi sepanjang bulan September & Oktober 2020. Program Kemitraan Lazismu Pusat ini rencananya juga akan dilanjutkan dengan Alfamart pada November & Desember 2020. Uang receh kembalian konsumen yang berbelanja di Alfamidi akan ditawarkan untuk didonasikan kepada Lazismu.
Program kemitraan dengan Alfamidi adalah salah satu program besar yang dijalankan oleh Lazismu. Pasalnya, uang hasil donasi dari Alfamidi relatif besar. Di tahun 2018, Lazismu sudah menjalin kemitraan dengan Alfamart selama satu tahun penuh.
Pada paruh pertama tahun 2019, Lazismu kembali menjalin kerjasama serupa dengan Alfamidi. Sedangkan pada November & Desember 2019, Lazismu kembali menjalin kerjasama dengan Alfamart. Setiap bulan, rata-rata Alfamidi bisa melaporkan donasi sekitar 500 – 600 juta rupiah. Sedangkan untuk Alfamart bisa sampai 700 bahkan 900 juta.
“Pada tahun 2020, masing-masing 2 bulan. Alfamidi di September & Desember, sedangkan Alfamart November & Desember,” ujar Edi Muktiyono, Corporate & Retail Fundraising Lazismu Pusat.
Program yang disepakati antara Lazismu dan Alfamidi adalah bahwa uang hasil donasi akan digunakan untuk pembangunan masjid dan membangun UMKM di sekeliling masjid. “Mustadh’afin di sekitar masjid difasilitasi dengan UMKM agar masjidnya makmur dan masyarakat di sekitar masjid juga makmur,” lanjut Edi melalui saluran telepon.
Program ini kemungkinan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur. Program kemitraan bertujuan untuk membangun kerjasama antara Lazismu dengan mitra dalam rangka membantu sesama, meningkatkan kemampuan UMKM, mengentaskan kemiskinan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan lain-lain.
“Program-program kemitraan dilaksanakan untuk banyak hal. Bisa untuk beasiswa pendidikan, membantu guru honorer yang gajinya masih 300 ribu per bulan, bantuan kesehatan, bantuan sosial, dan kebencanaan. Seperti di Lombok dan Palu, Alfamidi bersama Lazismu juga turun tangan secara all out. Hal ini juga mengedukasi masyarakat untuk bersedekah melalui recehan mereka, dalam rangka mengembangkan jiwa sosial masyarakat,” imbuhnya.
Selama ini, Lazismu sudah menjalin kerjasama dengan Idolmart, Wardah, Telkom, Bank Mega Syariah, Bank Permata Syariah, Bank BSB Syariah, dan lain-lain. “Dengan Wardah, kita sudah bertahun-tahun bekerjasama. Dan donasi zakat perusahaannya besar. Dengan CT Corp. juga besar,” lanjutnya.
Edi menyampaikan bahwa di masa pandemi, tantangan masyarakat menjadi sangat besar karena pendapatan dan daya beli turun. Maka, Lazismu harus mencari peluang-peluang yang bisa menghasilkan dana dalam rangka membantu sesama. (Yusuf)

